My Teacher "I Love You"

My Teacher "I Love You"
Hukuman



Di lapangan sekolah


Sembilan murid tengah berdiri di hadapan sean,siap mendapat hukuman akan di berikan olehnya.


Sean menatap mereka satu persatu dengan tatapan elangnya. membuat mereka merasa seperti akan di hakimi dan di sidang saat ini.


"Kalian,,,kenapa bisa telat" ucap Sean yang berdiri di depan dafa sambil memainkan penggaris panjang yang di bawahnya,memukulkan nya pada telapak tangannya sendiri.


"Kesiangan pak,tidak di bangunkan sama emak" jawab dafa enteng,


sean yang mendengarnya merasa geram dengan jawaban dafa memukulnya dengan penggaris yang dia bawa,tapi tidak memukul pada badannya melainkan pada ujung topi yang dafa kenakan,sehingga topi itu menutupi wajahnya.


Mereka yang ada di sana menahan tawa mendengar apa yang dafa katakan.


"Alasan saja,,! Memangnya kamu tidak bisa bangun sendiri tanpa harus di bangunkan oleh ibumu," Tanya sean lagi


"Mana bisa dia pak,dia kan anak mama" celetuk ivan lalu di senggol oleh max,mengkode agar ivan diam saja.


"Siapa yang bertanya sama kamu,kenapa kamu yang menjawab" membuat mereka semua kembali tertunduk. sean tidak suka jika bertanya pada seseorang dan orang lain yang menjawab


Setelah selesai dengan ketiga murid baru itu,kini sean berdiri di depan jihan.


Jihan yang merasa bersalah hanya menundukkan kepalanya,.


"Kamu kenapa bisa terlambat,," Ucap Sean datar sama seperti pada yang lainnya


"Maaf pak,tadi ban mobil teman saya bocor" jawab jihan sambil meremas ujung bajunya.


Sean melihat gerak gerik jihan yang terlihat gugup,sean memahami itu tapi sean harus profesional dan memberikan hukuman untuk mereka seperti murid yang lainnya.


Sean menghembuskan nafasnya kasar, kesal tentu saja.


"Kalian semua, Bersihkan seluruh toilet di sekolah ini,yang laki-laki Bersihkan toilet laki-laki begitu juga sebaliknya,termasuk toilet guru juga di Bersihkan" Ucap Sean Tanpa menoleh sedikitpun pada jihan.


"Haaahh" ucap mereka bersamaan dengan mulut terbuka


"Yang bener aja pak" sanggah ubay


"Kenapa,,kamu menolak,mau membersihkan perpustakaan sendirian" tegas sean menatap ubay dengan tajam


"Enggak pak,,Bersihkan toilet aja udah lebih dari cukup" jawab ubay dengan cepat sambil menggelengkan kepalanya


"Bagus,,,sekarang Kalian boleh bubar" ucap Sean lagi


"Iya pak," ucap mereka bersamaan


Johan menatap punggung lebar suaminya yang menjauh dari pandangannya.


Mereka semua berjalan bersama menuju toilet,,kebetulan jam kedua kelas 12 & 11 IPA tengah kosong tidak ada gurunya,membuat sebagian murid ada yang nongkrong di kantin ada pula yang lalu lalang di lorong sekolah.


Satu jam berlalu jihan,dinda dan sofi belum juga selesai dengan hukumannya,sedangkan ke enam cowok tadi sudah selesai termasuk toilet guru juga sudah mereka Bersihkan.


Bayangkan lima belas toilet laki-laki dan lima belas toilet perempuan di tambah lima toilet guru. Para cowok membagi tugas dengan masing-masing kebagian tiga kamar mandi sedangkan yang cewek-cewek lima toilet per orang.


"Sisa lima toilet lagi,capek banget gue" ucap dinda mengelap keringat di keningnya


"Lo kira gue gak capek,gue juga capek kali din" timpal sofi mencebikkan bibirnya


"Ji,,lo diam mulu dari tadi,lo kenapa" Tanya dinda yang melihat jihan hanya diam saja masih terus melakukan pekerjaannya.


"Gue gak apa-apa, cuma gak mood aja" jawab jihan singkat


"Kalian belum selesai?" Tanya ubay dari luar ruangan pembatas toilet laki-laki dan perempuan.


"Belum bay,,sisa lima lagi" jawab jihan lemas.


Dengan sigap ketiga sahabat cowok jihan langsung masuk toilet perempuan untuk membantu mereka.


"Mana yang belum,biar kita yang lanjutin" ucap ubay sambil menarik tangan dafa dan ivan ikut bersamanya.


"Lo apa-apaan sih,kenapa narik-narik gue,biar itu kerjaan mereka buat apa kita capek capek lagi,kita udah selesai tinggal istirahat" Ucap ivan menghempaskan tangan ubay


"Lo jadi orang jangan gitu,lo gak kasian mereka cuma bertiga" ubay mencoba meyakinkan ivan dan dafa


"Udah lo pada diam deh,kalo kalian berdebat kapan kita Bersihin nya" lerai razi


sesaat pandangan jihan tanpa sengaja bertemu dengan max yang juga ada di tempat itu. namun jihan langsung buru-buru mengalihkan pandangannya ke arah yang lain.


Dengan langkah cepat mereka mengambil alih pekerjaan ketiga cewek tersebut.


Sampai akhirnya...


Setelah lima belas menit akhirnya pekerjaan mereka selesai juga.


###


Mohon dukungannya ya kak,,, biar author nya Semakin semangat....


Love you🥰😍