My Teacher "I Love You"

My Teacher "I Love You"
Kunjungan mertua



"Assalamualaikum" ucap Sean memasuki rumahnya


"Wa'alaikum salam,," Jawab jihan berjalan ke arah pintu menyambut kedatangan sean lalu menyalami tangan begitu juga dengan sean yang mencium kening jihan.


"Kamu lagi ngapain kok dari belakang" Tanya sean


"Lagi masak buat makan malam" Jawab jihan tersenyum


***


Jihan dan Sean tengah duduk bersantai di ruang keluarga di atas sebuah karpet, jihan Sedang belajar dengan di awasi sean yang juga sambil mengerjakan beberapa berkas dan penilaian.


Tok,,,tok,,,tok,,,


"Biar mas aja yang buka pintunya,kamu lanjut belajarnya" ucap Sean sambil berdiri menuju arah pintu.


"Assalamualaikum,,"


"Wa'alaikum salam,,mommy,daddy" seru sean langsung meraih tangan kedua orang tuanya


"Bagus ya,mentang mentang udah punya istri ada yang ngurusin,sekarang jarang datang ke mansion" ucap mommy sarah sambil berjalan memasuki rumah sean


"Mommy,daddy" Sapa jihan lalu menyalami mereka


"Ini juga mulai bandel Menantu mommy,udah lupa sama mommy ya kalian" Ucap mommy sarah memeluk jihan


"Maaf mommy jihan kan cuma ngikutin mas aja,salahin dia aja mommy gak perna nganter jihan ke rumah mommy,mas nya sibuk mulu" Ucap jihan


"Lain kali pergi sendiri aja gak usah nunggu tuh anak,dia dari dulu memang selalu sibuk sendiri" timpal mommy sarah


Mereka duduk di bawah bersama sambil menikmati makanan yang mommy sarah bawa.


"Assalamualaikum,,good night everybody" Teriak seseorang dari arah pintu masuk


"Ini anak datang Teriak²" ucap Sean


"Malam kakak ipar" Sapa seseorang tersebut yang tak lain adalah Jeno


"Jeno,,kapan datangnya kok aku gak tau" seru jihan dan di sambut pelukan oleh jeno


"Minggir,dia istri gue jangan peluk-peluk" sean melepaskan pelukan Jeno dan jihan


"Apaan sih,meluk doang pelit amat,dia kan kakak ipar aku" Sinis jeno


"Dia emang kakak ipar lo,tapi dia istri gue gak boleh peluk sembarangan" sean menarik jihan dan memeluknya dari samping


"Kalian ini apa sih,tiap kumpul selalu beramtem,daddy jadi pusing liatnya" Lerai daddy Sakha


"Kak Ji,besok sekolahnya sama aku ya" ucap jeno saat duduk di sebelah jihan


"Kok sama kamu,emangnya kamu mau ngapain di sekolah aku" Tanya jihan


"Besok juga bakalan tau" jawab jeno senyum ke arah jihan


***


Ke esokan paginya


Tin...tin...tin...


Sebuah mobil sport berhenti di depan gerbang rumah sean bertepatan dengan sean dan jihan yang keluar akan berangkat ke sekolah.


"Pagi kakak ipar" Sapa jeno memasuki halaman rumah sean


"Jeno,,,kok di sini,ini juga kamu kok pakai seragam sekolah gue" ucap jihan memperhatikan pakaian jeno dari atas sampai bawah


"Hari ini jeno akan satu sekolah dengan kamu" ucap Sean datar


"Yang bener,,wah kita bakal sering ketemu dong" jihan tersenyum ke arah jeno


"Kamu hari ini berangkat sama jeno dulu gak apa-apa kan,mas mau ke kampus dulu ada tugas yang harus mas serahkan sama rendy" Kata sean


"Iya mas gak apa-apa,aku ngerti kok" ucap jihan


"Ayo kakak ipar kita berangkat sekarang" ajak jeno


Jihan meraih tangan sean dan menciumnya,begitu juga sean yang tak lupa mencium kening jihan.


"Aku berangkat ya mas,,hati-hati" Ucap jihan berjalan mengikuti langkah jeno


Sean mengantar sampai pinggir jalan di depan rumahnya.


"Hati-hati bawa istri gue,awas kalo di bawa kebut-kebutan" sean mengingatkan jeno


"Iya bawel,,,udah sana lo berangkat juga" Ucap jeno dari dalam mobilnya


Sean terus memandangi mobil jeno yang membawa istrinya sampai mobil itu menghilang dari pandangannya.