My Teacher "I Love You"

My Teacher "I Love You"
Aib Kang Ghosting



"Sayang mas ke ruang kerja dulu ya sama angga,kamu disini sama dinda,kalo butuh apa-apa itu ada rendy suruh dia aja" Ucap Sean sambil menunjuk rendy yang duduk sambil menikmati secangkir kopi di bangku taman rumah sean


"Enak aja main perintah" Sahut rendy


"Udah sana jangan berantem terus,pusing aku dengerin" Lerai jihan


Sean dan Angga pergi meninggalkan taman rumahnya bersama Angga menuju ruang kerjanya.


Tak lama kericuhan terdengar dari arah pintu,siapa lagi jika bukan rombongan Sahabat jihan beserta jeno dan Jay yang juga sering ikut kumpul bersama mereka.


"Lagi apa buk serius amat" Tanya Ubay basa-basi,padahal sudah terlihat jelas jika jihan tengah menaruh bunga yang di tanamnya ke dalam pot.


"Lagi ngajarin Cacing Terbang" Jawab jihan singkat


Mereka yang mendengarnya hanya menahan tawa agar tidak pecah,termasuk sean yang hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan istri kecilnya.


"Kena mental kan lo," Timpal sofi terkekeh


"Lo pada kalo mau ketawa ya ketawa aja gak Usah di tahan entar pipis di celana tau rasa" Ucap ubay dengan kesal


"Mana ada kita pipis di celana yang ada lo yang suka pipis di celana" imbuh razi


"Sialan ini kampret,gue gak pernah pipis di celana" Elak ubay


"Iya mereka salah lo gak perna pipis di celana,terus yang dulu lari sambil pipis pas di kejar anjing itu siapa,lo tau gak zi" Arman yang sedari tadi diam ikut angkat bicara


"Siapa lagi kalo bukan si kang ghosting,mana habis pipis naik ke punggung gue lagi minta gendong,pulangnya gue di omelin bunda dikiranya gue yang pipis di baju" Jihan ikut angkat bicara


mendengar apa yang dikatakan jihan semua yang ada di sana tertawa terbahak bahak bahkan jeno pun sampai keluar airmata,sedangkan rendy tersedak kopi yang di minumnya.


"Sialan lo,dasar kakak gak ada akhlak." Ubay maju hendak mendekat pada jihan


"Maju satu Langkah lagi aku bikin kamu pipis di tempat saat ini juga" ucapan sean sontak membuat ubay menghentikan langkahnya dengan wajah kesal


jihan yang mendapat pembelaan dari suaminya menjulurkan lidahnya mengejek ubay.


"Dia emang gitu kak,Selain itu kak ubay juga takut ulat" sambung jay


"Ini juga lemes nya sama kakak adik,bisa diem gak lo kalo gak bisa biar diem biar gue lakban mulut lo" Tunjuk ubay pada Jay


"ada apa ini seneng banget kayak,mommy gak di ajak nih" Tiba-tiba mommy sarah muncul bersama dengan daddy Sakha


"mommy" jihan dengan semangat menghampiri mommy sarah


"Ya Ampun sayang,,,kenapa mukanya cemong belepotan gini sih,kamu ngapain" Mommy Sarah terkejut mendapati wajah jihan yang ada beberapa bekas tanah


"Emang mukanya aja yang jelek mom,bukan salah tanahnya yang nempel" Timpal ubay Yang masih kesal karna jadi bullyan mereka disana


"Enak aja,mata lo katarak apa gimana yang liat muka gue,ini muka gue yang cantik alami dari orok" Sanggah jihan tak terima


"Dia mana tau ama yang cantik orang nengoknya sama pantat" Timpal dinda ikut membela jihan


"Rendy bener punya kembaran ini" Daddy sakha ikut nimbrung


"Kok jadi aku di bawa-bawa dad" ucap rendy mendengar namanya di sebut


"Bukan cuma ubay dad itu yang pura-pura nengok hp juga tak jauh beda sama rendy" Kali ini Angga yang berbicara


"Apaan,aku itu setia dia yang suka ghosting cewek-cewek" Razi tak terima


"Lo emang gak pernah ghosting tapi tiap bulan lo putusin anak orang tanpa alasan" Ubay juga tak mau kalah


"Kalian ini,,gak boleh gitu sama perempuan tak baik,kasian mereka yang kalian permainkan,gimana kalo mereka sakit hati terus tak terima,terutama kamu rendy,kalau masih belum berubah juga mommy akan jodohin kamu dengan pilihan mommy" Ucap Mommy sarah dengan tegas


"mommy ini zaman modern,main jodoh jodohin aja kayak zaman siti nurbaya,Angga aja itu yang di jodohin,dia yang jomblo akut" Tunjuk Rendy pada Angga


Sedangkan Angga menatap Rendy dengan tatapan tajamnya.


"Ya udah kalian berdua sekalian, biar daddy yang carikan calon" Ucap daddy Sakha tersenyun