My Teacher "I Love You"

My Teacher "I Love You"
Murid Baru



Di sekolah


Jihan memasuki sekolahnya bersamaan dengan kelima sahabatnya dan juga jeno yang selalu jadi ekor jihan atas perintah dari sean.


Sepanjang Mereka berjalan di lorong sekolah Mereka menjadi pusat perhatian,dimana mereka berjalan membentuk barisan menyamping dimana para cewek yang di apit oleh para cowok.


Banyak yang memandang dan mengagumi mereka ada pula yang menatap iri melihat kedekatan dan kesetia kawanan mereka.


Dari depan kelasnya jihan mendengar Teriakan teman-temannya yang bersorak senang,mereka menghentikan langkahnya memandang satu sama lain,lalu mengedikkan bahunya.


"Hei ji ada apa kok rame" Tanya dinda saat aji berlari keluar kelas di ikuti beberapa siswa lainnya.


"Kita bebas gaess soalnya pak budi gak bisa ngajar,katanya lagi izin sakit" jelas aji berlalu meninggalkan jihan Cs


Mereka saling pandang satu sama lain,lalu tersenyum dan dengan kompak Mereka berlari ke arah taman samping sekolah. Membuat semua siswa yang melihatnya hanya menggelengkan kepala dengan kelakuan mereka.


Tak ada kata jaim buat sahabat jihan,hanya Arman satu-satunya yang lebih menonjol dengan sikap dinginnya. Beda dengan ubay Dan razi meski mereka juga menjadi idola namun kelakuan mereka kadang terbilang konyol,dan lebih mudah akrab dengan anak-anak lainnya.


"Akhirnya,,,,setelah sekian purnama kita bisa juga bebas seperti ini" ucap jihan merentangkan kedua tangannya bersandar pada pohon yang ada di taman tersebut


"Ji,,,lo kelupaan sesuatu gak,,?" Tanya ubay


Jihan,dinda dan sofi melempar pandangannya mencari apa sesuatu yang di kira terlupakan oleh ubay.


"Arman,,,Jeno,,," ucap jihan, sofi, dinda bersamaan


"Kakak ipar,kok aku di tinggal sih" ucap jeno dengan wajah cemberut datang bersama Arman.


"Hehe,,, maaf no,gue lupa" kata jihan menggaruk kepalanya


"Kita ngapain ya di sini" celetuk razi


"Maksud gue bukan itu ogeb,kalo itu gue juga tau kalo kita duduk bukan ngepel, maksud gue kita gak beli makan atau apa gitu" jelas razi, yang di angguki oleh lainnya


Setelah itu dinda dan ubay pergi ke kantin untuk membeli makanan.


Ketika akan kembali ke taman,dinda dan ubay tak sengaja melihat kegaduhan di lorong sekolah,banyak para murid yang berdiri di sepanjang lorong sekolah, ada juga yang berdiri di depan pintu dan juga yang melihat dari jendela dalam kelasnya.


"Ada apa ya bay kok,rame gitu" Tanya dinda pada ubay Yang berada di sampingnya dengan menenteng beberapa kantong kresek di tangannya


"Mana gue tau,lo tanya aja sama mereka" jawab ubay menunjuk seorang murid perempuan yang berjalan ke arahnya


"Itu ada apa kok rame?" Tanya dinda pada murid tersebut yang juga seangkatan dengannya namun beda jurusan.


"Owh,,itu ada murid baru katanya," jawab murid tersebut yang bernama nadia


"Kirain ada apa,cuma murid baru ternyata" timpal ubay


"Lo gak tau aja bay,dia itu ganteng banget makanya itu anak-anak pada histeris gitu" ucap nadia


"Alaahh,,gantengan juga gue paling" ucap ubay dengan percaya dirinya


"Ke pedean lo" ucap nadia mengusap wajah ubay kasar lalu pergi meninggalkan ubay Dan dinda


"Kurang ajar lo ya,awas lo cinta sama gue" teriak ubay melihat pada nadia yang berjalan menjauh


"Gak akan," balas nadia sambil menunjukkan jari tengahnya dengan senyum mengejek


dinda yang melihat wajah kesal ubay jadi tertawa terbahak-bahak,,,sedangkan ubay pergi meninggalkan dinda yang masih tertawa dengan menunjukkan raut wajah kesalnya