My Teacher "I Love You"

My Teacher "I Love You"
Saingan buat Ubay



"Kenapa muka lo gitu,kayak jeruk nipis aja,kecut" ucap razi saat ubay sudah berada di sampingnya.


"Dia di tolak cewek zi," sahut dinda dari belakang


"Yang bener lo,,,wah kayaknya tuh cewek pemecah rekor deh,baru kali ini gue denger ada cewek tak tertarik sama dia" Ucap razi terkekeh


"Diem lo,gak usah ikut-ikutan si lemes" kesal ubay


Hahahaha...... tawa mereka pecah melihat betapa kesalnya ubay,bisa di pastikan jika cewek itu akan jadi target ubay selanjutnya.


"Awas aja tuh cewek,bakal gue bikin lo cinta mati sama gue" batin ubay


Dua jam mereka menghabiskan waktunya di taman itu,tiba-tiba terdengar kericuhan di lapangan dekat jihan dan sahabatnya berada


"Itu ada apa kok rame gitu" ucap jihan penasaran sambil menengok pada lapangan


Terlihat tiga orang cowok berjalan bersama menuju lapangan.


Sedangkan murid yang melihatnya histeris seperti melihat artis.


"Itu mungkin anak baru yang tadi pagi" timpal dinda


"Anak baru,?" Tanya sofi menaikkan sebelah alisnya


"Iya,,tadi pagi juga gitu,ricuh,katanya sih ganteng,anak orang kaya juga katanya, makanya jadi idola baru" cuek dinda sambil memakan makanannya


"Emang seganteng apa sih,jadi penasaran gue,kalo soal kaya sih gue masih belum yakin bisa menggeser posisi Pak sean dan jeno,cuma mereka belum tau aja siapa jeno" Kata sofi lagi mencebikkan bibirnya


Dari gerbang masuk ke lapangan tampak tiga cowok tampan berjalan beriringan, mereka berjalan bersama menuju lapangan.


Disana sudah ada bagas dan teman kelasnya yang tengah berdiri di dengan bola yang di apit di antara pinggang dan lengannya.


Bagas ikut menatap ke arah tiga murid baru tersebut.


Sedangkan para cewek sekolah itu sudah berteriak histeris layaknya melihat artis,itu pun juga terjadi saat sean dan juga jeno masuk ke sekolah itu untuk pertama kalinya.


"Ini gunanya punya sahabat seperti max,selain gue yang emang tampan ada aura si max yang mengimbangi" gumam salah satu dari murid baru tersebut


"Bener,,,bersama dia gue bisa orang yang sangat Tampan dan terkenal" ucap satunya lagi sambil menyisir rambutnya menggunakan jarinya. Sambil menunjukkan senyum terbaik yang di milikinya.


Sedangkan satu dari mereka tampak terdiam tak perduli dengan keadaan sekitarnya,meski dirinya kini menjadi pusat perhatian namun sikapnya nampak biasa saja.


"Aduhh ayang jeno,,,Aku jadi oleng,,"


"Bisa jadi cadangan kalo nanti di tolak pak sean dan jeno"


"Semoga gue beruntung"


Itulah yang terdengar dari mulut para cewek-cewek tersebut


Di saat itu juga cowok yang terlihat dingin itu berjalan dengan santainya meninggalkan kedua temannya yang masih tebar pesona,dan saat itu juga para cewek yang awalnya berkerumunan ikut melangkah mengikuti cowok tersebut. Mereka berdua terheran mendapati kedua yang kini di abaikan.


"Kemana max daf?" Tanya nya pada temannya itu yang bernama dafa saat menyadari max tidak ada di sampingnya.


Mereka mengedarkan pandangan nya mengikuti arah para cewek-cewek yang berhenti di sebuah kursi penonton di lapangan.


"Itu dia si max,,ayo van kita kesana" ucap dafa pada ivan


Di sisi lain


"Ya Ampun dew,itu cowok ganteng banget" ucap lia temannya dewi


"Gue harus bisa dapetin tuh cowok" batin dewi tersenyum menatap max


Lain halnya di sisi tempat jihan dan sahabatnya berada


"mereka emang ganteng sih,apalagi itu yang duduk itu" Ucap sofi menunjuk pada max


"bisa tenggelam aura kegantengan kita bro kalo gini,kemaren jeno sekarang nambah lagi tiga" celetuk ubay menepuk bahu Arman dan razi yang berada di sisi kiri kanan nya.


"Lo aja yang tenggelam gue kagak" ucap Arman


mereka semua tertawa melihat ubay Lagi-lagi di buat kesal


#Halo kakak,,,budayakan tekan πŸ‘πŸ» yaaa


biar author makin semangat,semoga kita semua di beri kesehatan,,aamiin


Love you All😍πŸ₯°