
My Hubby❤
(Sayang mas pulang lebih awal,ada urusan di kantor sama jeno)
Jihan membuka pesan yang dikirimkan oleh sean
Jihan: (Iya mas gak apa-apa,Jangan pulang terlalu malam)
My Hubby❤️
(Iya sayangnya mas😍😘)
Jihan tersenyum membaca pesan balasan dari sean yang di sertai emoticon seperti itu
My Hubby❤️
(Jangan kemana mana rendy akan jemput kamu)
Lagi-lagi jihan di buat meleleh dengan perlakuan manis sean,jihan duduk di halte depan sekolah nya di temani oleh dinda karna kebetulan dinda di jemput oleh ubay sedang sofi sudah pulang terlebih dahulu bersama razi karna ada urusan keluarga
"Ji belum di jemput" ubay berhenti di depan jihan dan dinda
"Bentar lagi kak rendy sampai bay" Jawab jihan
"Gue tungguin ya sampai kak rendy datang" ubay hendak turun dari motornya
"Gak usah udah dinda di sini" tolak jihan
"bener gak apa-apa gue tinggal," Tanya ubay lagi
"Udah sana cepetan gue tau lo sibuk" ucap jihan
Tak lama setelah kepergian ubay mobil rendy tampak dari kejauhan
"Itu dia kak rendy" kata jihan pada dinda menoleh pada arah datangnya mobil rendy
***
Jihan sudah sampai di rumahnya bersama rendy dan juga dinda.
"Masuk dulu kak,din" Tawar jihan
"Emang gak apa-apa gue di sini ji" Tanya rendy
"Gak apa-apa kak lagian kan ada dinda juga tidak,tadi di jalan aku udah ijin sama mas sean" Jelas jihan dan langsung mendapat persetujuan dari dinda dan rendy
Setelah selesai bersih² tubuhnya jihan memasak di bantu oleh dinda.
"Wangi banget masak apa?" Tiba-tiba sebuah tangan kekar melingkar di pinggang jihan
"Kenapa?"
"Mas bikin kaget aja,aku kira siapa" jihan mencubit lengan sean
"Ahh,sakit yang mulai berani ya KDRT sama suami" Ucap Sean pura-pura merajuk
Di ruang keluarga
"Apaan si datang langsung ngerocokin aja" rendy berusaha merebut remot tv yang ada di tangan dinda
"Pinjam bentar napa pelit amat jadi orang" dinda terus berusaha mempertahankan remot itu di tangannya
"Itu,,itu liat deh diem dulu lagi seru-seru nya" dinda menunjuk pada layar televisi
Rendy yang melihat apa yang dinda tunjuk tampak tak percaya,drakor yang sedang adegan kissing.
"Ini bocah ternyata sudah tidak polos lagi" Batin rendy menatap pada dinda yang duduk dengan santai Di sebelahnya sambil memakan cemilan yang di bawanya dari dapur.
"Heh Bocah,,,masih kecil nonton yang gituan,gak liat itu si rendy mulai keracunan" Angga muncul dari sebuah ruangan yang biasa di gunakannya ketika berada di rumah sean
Dinda pun menoleh ke arah rangga berada kemudian juga menoleh pada rendy yang berada di sampingnya.
"Aku bukan anak kecil,aku udah besar juga umurku udah 17 tahun jadi gak apa-apa lah nontong gini" jawab dinda tak mau kalah
"Kak rendy ngebayangin yaaaa" Ucap dinda sambil tertawa
"Ada apa sih rame banget" jihan berjalan bersama sean yang sudah mengenakan pakaian santainya.
"Ini teman lo liat Nonton nya yang gituan" tunjuk rendy pada layar televisi
"Kakak pikir aku tau yang begini dari mana" timpal dinda
"Emang lo tau dari Mana yang beginian" Tanya rendy
Sedangkan jihan hanya bisa menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal dan Salah tingkah
Sean yang melihat jihan salah tingkah hanya bisa tersenyum geli melihat wajah jihan
"Itu dia ratunya,gue tau Drakor-drakoran dan kawan kawannya itu dari dia" Tunjuk dinda pada jihan
"Beneran yang" Tanya sean pura-pura
"Ehehhe,,," jihan jadi salah tingkah karna kini semua tatapan tertuju padanya.
"Udah ayo makan semua udah siap" Ucap jihan mengalihkan pembicaraan