
###
Dulu waktu umurku belasan tahun sudah
Aku pernah ingin merasakan apa itu cinta
Tapi ku tak tahu bagaimana 'tuk memulai
Kadang ada perasaan yang tak bisa kujelaskan
Lirik sini, lirik sana oh, senangnya
Aku suka dia sama dia juga suka
Tapi kenapa sih mama
Bilang kalau ini cinta monyet
Oh padahal hatiku sering deg-degan
Saatku dengan sih dia
Iyih, masa cinta ini cinta monyet!
Tapi ku tak tahu bagaimana 'tuk memulai
Kadang ada perasaan yang tak bisa kujelaskan
Lirik sini, aku coba lirik sana oh, senangnya!
Aku suka dia sama dia juga suka
Tapi kenapa sih mama
Bilang kalau ini cinta monyet
Padahal hatiku sering deg-degan
Saat ku dengan si dia
Iyih, masa cinta ini cinta monyet!
Aku suka dia sama dia juga suka
Tapi kenapa sih mama
Bilang kalau ini cinta monyet
Oh, padahal hatiku sering deg-degan
Saat ku dengan si dia
Iyih, masa cinta ini cinta monyet!
Monyet dong
###
Sedangkan mereka hanya mendengar nyanyian ubay hanya tertawa, begitu juga dengan razi dan rendy yang berada di atas panggung, mereka hanya bisa tertawa dengan ke konyolan ubay Yang bernyanyi dengan lagu seolah menggambarkan dirinya sendiri
Lagi,,
lagi,,,
lagi,,,
Ucap para pengunjung yang masih kurang puas dengan penampilan mereka
"Udah dulu yaa,capek gue teriak teriak lagian udah sore,sampai jumpa di lain waktu lagi,,bye" ucap ubay turun dari panggung bersama rendy dan razi
"Kita pulang sekarang ya," ucap Sean pada mereka semua
Ketiga gadis berjalan lebih dulu sambil bergandengan layaknya anak kecil,bahkan sesekali mereka melompat dan terus bergandengan.
"Bini lo sen kelakuan nya bener kayak bocil" Ucap rendy
"Udah resiko pak sean,sapa suruh nikah sama bocil,belum tau aja pak sean sama kelakuan tuh anak,kalo udah tau di jamin bakalan sering terapi jantung tapi meski gitu yakin gue pak sean bakalan jatuh cinta sama jihan,percaya deh" Ucap Ubay terkekeh bersama dan lainnya
"Ga,gue mau ke rumah mommy, lo mau ikut apa enggak?" Tanya sean pada Angga
"Gimana kalo sekarang kita kerumah mommy, udah lama juga gue gak kesana" ucap rendy
"Baru juga dua minggu lo bilang lama," sean
"Ya sudah sekarang kita langsung ke rumah utama,kalian juga ikut bersama dinda dan sofi" kata sean lagi pada ubay Dan razi
Kini mereka dalam perjalanan ke rumah mommy sarah,rendy membawa mobilnya bersama dinda dan sofi atas perintah dari sean,sedangkan ubay Dan Razi membawa mobil dinda,dan Angga mengendarai mobil Sean
20 menit mereka berlalu kini mereka sudah berada di kediaman mommy Sarah
Bunda yang Sarah yang tengah bersantai di taman melihat kedatangan jihan langsung menyambutnya.
"Menantu mommy akhirnya kesini juga mommy kangen tau,kamu apa kabar sayang?" Tanya mommy sarah mencium seluruh wajah jihan,membuat mereka semua yang ada di sana menatap iri dengan keberuntungan jihan yang mendapat kasih dari mertuanya
"Jihan baik mommy, mommy sendiri gimana,ji juga kangen sama mommy" jawab jihan sambil menyalami tangan mertua nya.
Semua menyalami mommy sarah tinggal sean dan Angga yang masih berjalan dari arah belakang
"Ayo sayang masuk,anggap aja rumah kalian ya,mommy seneng jika kalian dateng rame-rame begini,mommy kan tidak kesepian" ucap mommy sarah
Ketika di ambang pintu sean hendak masuk dan menyalami tangan mommy nya,, mommy sarah lebih dulu menarik telinga sean,,
"Aaww mommy kenapa jewer telinga sean sih" ucap Sean berusaha melepaskan tangan mommy nya namun semakin sean berusaha mommy sarah semakin menariknya
"Kamu ini dasar anak kurang ajar,lupa kalau punya orang tua, sampai tak perna nengok mommy Sama daddy lagi,heeh?" Ucap mommy sarah geram pada anak sulung nya itu
"Bukan gitu mom,sean sibuk makanya gak sempat kesini" jelas sean sambil mengusap telinganya yang terasa panas akibat jeweran dari mommy nya
"Hahaha,,, pak sean mukanya kenapa gitu pak,sakit ya pak,?" Ucap ubay dengan berani nya
"Kamu.. berani kamu menertawakan saya,mau saya kurangi nilai kamu" ancaman sean pada ubay
"Apa kamu bilang, kamu berani mengancam murid kamu sean,Ubay kalo ada dia berbuat macam-macam lapor sama mommy, biar mommy potong sekalian telinganya" Ucap mommy sarah berkacak pinggang beralih menatap pada ubay
Terlihat muka kesal Sean apalagi mereka semua tengah menertawakan nya,bisa-bisanya sang mommy melakukan itu di depan muridnya
mommy Sarah benar-benar senang dengan kedatangan mereka,rumah yang selama ini sepi kini beramai penuh canda tawa,bahkan daddy Sakha dan mommy Sarah juga ikut nimbrung bersama mereka membahas hal konyol yang selalu membuat orang lain tertawa