
Pagi ini sean mengantar jihan ke sekolah terlebih dahulu sebelum berangkat ke kampus
"Mas Hati-hati jangan ngebut," ingat jihan ketika akan keluar dari mobil sean
"Iya,, Kamu juga jangan bikin ulah selama mas gak ada,nanti mas punya jam setelah istirahat" Jelas sean mengecup kening jihan
mobil sean melesat membelah keramaian jalan.
setelah lima belas menit sean tiba di kampus nya dan langsung menuju kantin dimana rendy berada, karena sebelumnya dia sudah janjian dengan rendy buat ketemu di Kantin.
"Wihhh,,ternyata masih ingat jalan kampus lo bro" ledek rendy saat berada di kantin bersama rendy
"Gue juga cuma sebentar disini,ngisi mata kuliah gue,habis itu gue balik lagi ada jam di sana" jawab sean melihat jam di pergelangan tangannya.
"Hebat lo sen,bisa jadi guru dan dosen sekaligus, gak capek apa. Belum lagi sekarang lo yang Megang alih perusahaan bokap lo" ucap Rendy
"Capek sih sebenarnya nguras tenaga dan otak,tapi kalau perusahaan masih ada Angga yang bantu,mungkin sebentar lagi jeno juga bakalan bantu,jadi masih terbilang aman" ucap Sean menyandarkan tubuhnya pada tembok di belakangnya
"Si jeno mau balik ke indo,bukannya masih tinggal dua tahun lagi sekolahnya" Tanya Rendy penasaran
"Dia sengaja pindah karna permintaan gue,sekalian menggantikan buat jaga jihan kalau gue udah ngundurin diri dari sekolah" jelas sean meneguk minuman kaleng yang ada di meja itu
"Itu si jeno udah kenal sama jihan kan,?" Ucap Rendy lagi
"Iyalah,,bahkan kata mommy dia yang awalnya nawarin diri minta di jodohin sama jihan" kesal Sean saat mengingat cerita mommy sarah kalau jeno meminta jihan di jodohkan dengan jeno saja dari pada sean.
Saat itu mungkin sean biasa saja,tapi beda dengan sekarang,dirinya sudah mencintai istrinya jihan.
"Gila,,, si jeno ada-ada aja,di kira jihan modelan cewek yang doyan berondong" rendy tertawa mendengar cerita sean
"Jangankan jeno yang usianya seperti jay,gue aja yang umur 24 di bilang nya udah tua" kata sean dengan wajah kesalnya membuat rendy tertawa semakin kencang
"Istri lo emang beda sen,jujur aja gue suka banget sama dia sejak pertama kali bertemu di pernikahan lo" ujar rendy mengingat pertemuan pertama nya dengan jihan
"Maksud lo apa ngomong gitu" sean menatap Rendy dengan tajam
"Ya elah sen,,gue suka bukan cinta,gue udah menganggapnya seperti adek gue sendiri gak lebih,mulai bucin ini kayaknya" tawa rendy menggelengkan kepalanya
"Awas aja lo kalo nikung gue, ya udah gye cabut dulu mau ngisi kelas," sean berdiri meninggalkan rendy yang masih santai di tempatnya
***
Di sisi lain
"Ji ke kantin yuk," ajak dinda menoleh pada jihan yang duduk di belakang bangkunya
"Ayo,,, sekalian isi tenaga buat ulangan nanti" ubay menyetujui tawaran dinda
Mereka berjalan sambil bergandengan tangan,persis seperti anak TK
ketika di tengah berjalan senyum ubay Tiba-tiba mengembang,membuat dinda dan sofi heran.
"Hai cewek,,,cantik banget kelas berapa,?" Ucap ubay pada seorang siswi yang di sebuah bangku depan kelasnya
Sedangkan murid itu tersenyum malu mendengar rayuan ubay
"Boleh kenalan gak?" ucapnya lagi
"Awas dek,, jangan kasih celah kalo perlu di kasih garis polisi sekalian" teriak salah satu murid yang udah hafal dengan kelakuan ubay
"Kang ghosting cari mangsa,mana bocil lagi,udah gak laku ya bang.." ledek seorang murid yang sedang berdiri di jendela sebelah kelas murid tadi bersama beberapa teman lainnya
"Yee lo aja dulu mau gue modusin,sekarang sok jual mahal ngeledek lagi,bilang aja kalau lo itu cemburu" teriak ubay tak terima
Membuat sahabatnya tertawa kecuali Arman.
"Udah cepetan, lo mau modus di sini apa mau ke kantin" Ucap Arman menarik kerah seragam ubay dari belakang
"Sialan,,gue gak bisa napas ogeb" ubay berusaha melepaskan tangan Arman
Ubay terbatuk saat Arman melepaskan tangannya
"Gila,lo mau bunuh gue ya man" seru ubay
"Gak ada manfaatnya gue bunuh lo" jawab Arman
Mereka memesan makanan sesuai keinginan mereka
Beberapa menit kemudian mereka menyelesaikan makannya
Ting... suara notifikasi hp jihan
❤️My Hubby
"Lagi di mana?"
Jihan membuka pesan itu yang ternyata dari sean
Jihan : "Lagi di kantin,kenapa?"
❤️My Hubby
"kamu udah makan,?"
Jihan : "Ini baru selesai, kamu sendiri udah makan?"
❤️My Hubby
"Belum."
Wajah jihan yang tadinya tersenyum seketika berubah
"Lo kenapa ji?" Tanya sofi dengan dahi berkerut
"Gue pesen makanan dulu buat pak sean" ucap jihan berdiri memesan makanan
Setelah selesai dengan pesanan nya jihan langsung menuju ruangan sean, sean memiliki ruangan khusus di sekolah tersebut karena yayasan itu milik keluarganya.