
Di sisi lain, ada seorang wanita yang sedang marah karena ia tidak Terima jika orang yang sangat ia cintai menjadi sasaran pria yang ia percaya bisa membawa Zidan kembali ke dalam pelukannya. Dia adalah Natalia Wilson. Wanita yang selama ini dekat dengan Zidan dan selalu mulus membawa Zidan ke ranjang miliknya. Meskipun ia harus memberi pria itu obat terlebih dahulu.
Namun, pria yang ia percaya itu nyatanya bukan membawa Zidan kembali ke dalam pelukannya. Tetapi malah menghancurkan mata pencaharian pria yang ia cintai tersebut. Padahal Natalia telah berkorban banyak untuk pria yang ia percayai ini.
Bukan hanya itu yang membuat Natalia naik pitam. Regen juga tidak berhasil melenyapkan rivalnya. Pada kenyataannya Nandita masih sering bertemu dengan Zidan. Bahkan seorang bocah yang disinyalir sebagai putra kandung Zidan, kini malah semakin lengket dengan pria incarannya itu.
"Apa maksudmu membakar pabrik Zidan?" tanya Natalia pada Regen. Pria super arogan yang tidak memiliki hati. Regen hanya terlihat santai. Tak menjawab pertanyaan wanita cantik ini.
"Kamu pembohong Regen. Katanya mau melenyapkan wanita itu. Katanya mau menjauhkan bocah sialan itu dari Zidan ku. Mengapa tak kamu lakukan itu? Bilang aja kalau kamu nggak becus!" Natalia semakin kesal.
Regen diam. Namun tersenyum licik dalam hati. Ia hanya melirik sekilas pada Natalia. Bukan hanya itu, pria ini juga memikirkan sesuatu sambil meneguk minuman berwarna coklat yang ada dalam genggamannya.
"Regen! Aku bicara padamu, jika kamu nggak mau jawab, akan kubunuh darah dagingmu!" ancam Natalia kesal.
Sayangnya Regen bukanlah pria yang mau memikirkan orang lain. Baginya kesenangan dan kepuasan dirinya sendiri adalah yang utama.
Regen adalah pria yang tak mau peduli dengan apapun. Apa lagi dengan mahluk bernama bayi. Dalam hati Regen juga tidak yakin, jika itu adalah bayinya. Sebab ia tahu Natalia tidak hanya tidur dengannya. Bisa jadi itu adalah anak pria lain dan Natalia hanya menggunakan bayi tersebut untuk mengancamnya.
Merasa tidak dipedulikan, akhirnya Natalia pun memutuskan untuk pergi dari markas Regen. Membawa segengam ancaman untuk pria jahanam itu. Natalia berjanji dalam hati, jika sampai Regen berani menyakiti Zidan. Maka dia sendirilah yang akan membongkar semua kejahatan Regen dan memberitahu pihak berwajib, di mana dia bersembunyi selama ini.
Sedangkan Regen sendiri, dia bukanlah pria bodoh yang tak bisa membaca situasi. Apa lagi cuma membaca apa yang Natalia pikirkan. Apa yang wanita itu rencanakan.
Tanpa berpikir lagi, Ia pun langsung bergerak cepat. Meminta anak buahnya untuk mengawasi Natalia.
"Jika dia berani membocorkan rahasiaku, maka habisi saja dia!" ucap Regen memberi perintah pada anak buahnya.
"Baik, Bos!" jawab pria bertubuh tinggi tegap itu.
Sebenarnya yang Regen takuti bukanlah Zidan. Tetapi malah Dion. Sebab Dion lebih cerdas dari Zidan. Lebih licin dan licik dari Zidan. Bukan hanya itu, tanpa banyak yang tahu, ternyata Dion juga punya dendam pribadi terhadap pria tersebut.
***
Apa yang Regen takutkan adalah kenyataan. Tanpa banyak yang tahu, ternyata Dion adalah anak angkat Galih. Yang tak lain adalah ayah kandung Zidan.
Saat itu, ketika usia Dion menginjak empat tahun. Ayah dan ibunya meninggal. Dion hidup terlunta-lunta di jalanan. Tanpa sengaja, Galih menemukan bocah itu tidur kedinginan di depan pintu restauran miliknya. Setelah ditanya, ternyata bocah itu sebatang kara. Melihat penderitaan Dion, tentu saja hati Galih tergerak. Awalnya ia ingin menaruh Dion di panti asuhan. Tetapi ketika melihat bocah itu begitu cerdas, akhirnya Galih memilih membesarkan bocah tampan itu sendiri.
Galih begitu menyayangi Dion. Bahkan menganggap bocah tampan itu adalah putranya sendiri. Itu sebabnya, Dion juga sangat patuh pada pria tersebut dan berjanji akan selalu menjadi putra kebanggaan bagi Galih.
Suatu hari tanpa sengaja, ketika Galih meminta Dion untuk mengambilkan sebuah file di meja kerjanya, Dion menemukan sebuah foto keluarga yang terjatuh dari dalam buku yang tak sengaja ia senggol. Kemudian, karena rasa penasaran akhirnya Dion pun bertanya pada Galih, siapa mereka.
Berpikir bahwa Dion sudah besar dan berhak mengetahui semua kebenaran. Akhirnya Galih pun menceritakan semuanya. Tanpa terkecuali. Saat itulah Dion berjanji untuk menyatukan keluarga pria yang menjaganya selama ini. Namun sayang, sebelum itu terjadi, ternyata kedua wanita yang ayah angkatnya cintai telah berpulang ke pangkuan Illahi.
Tentu saja kabar ini membuat Galih shock dan sakit-sakitan sampai saat ini. Sebenarnya Ia ingin menemui Zidan, namun ia takut. Takut jika Zidan akan marah padanya. Takut kalau Zidan tak mau mengakuinya sebagai ayah.
Memahami ketakutan sang ayah, akhirnya Dion memutuskan untuk mendekati Zidan. Memutuskan untuk menjadi orang terdekat Zidan. Agar suatu hari nanti ia bisa menyatukan anak dan ayah tersebut.
Bersambung...
Hay hay semuanya, Emak mau kasih tahu ni.. biar kalian nggak nunggu2 update My Sunshine, mulai hari ini emak putuskan buat update sehabis salat Isya
Sedangkan Penjara Cinta Untuk Stella, Emak update nya habis salat Subuh. Selamat menikmati karya Emak, semoga selalu suka😘😘😘😘😘 Like n Komennya jangan lupa😙😙😙