
Senin pagi Kiara berangkat sekolah bersama Kenzo dan Papanya dengan diantar Pak Ujang Sopir keluarga Juliandra.
Mereka sampai duluan di sekolah Kiara.
"Kiara turun dulu Pa.." ucap Kiara sambil salim tangan papanya.
"belajar yang bener" nasehat Papa ke Kiara.
"iya pa.." ucap Kiara sambil keluar mobil.
Setelah memastikan Kiara masuk area sekolah, mobil itu melanjutkan perjalanan ke sekolah Kenzo, ke SMP H yang tidak jauh dari sekolah Kiara, baru kemudian menuju ke perusahaan Papanya Kiara.
***
Sesampainya di sekolah Kiara langsung menuju kelasnya.
"Kiaraaa.."
Mendengar namanya dipanggil dari belakang Kiara pun menoleh dan tersenyum melihat siapa yang memanggil.
"Lianaaa.." Kiara balik memanggil sambil melambaikan tangannya.
Liana adalah teman sekelas Kiara. Mereka sangat akrab, Liana juga seorang ARMY (nama fans BTS) tapi berbeda dengan Kiara yang sangat mengidolakan V, Liana sangat mengidolakan sang Leader Kim Nam Joon atau RM.
Mereka berdua tampak asyik bercanda ria membahas idola mereka sambil berjalan menuju kelas.
Kiara kelas XII IPA 2.
Kelas Kiara berisi 24 siswa. Dengan bangku berderet kesamping 5 bangku dan kebelakang 5 bangku. Sesampainya Kiara dan Liana di kelas mereka, Kiara langsung menuju bangkunya tepat dibagian tengah, dan Liana menuju bangkunya di depan bangku Kiara.
Jam pembelajaran pun dimulai, tampak seorang bapak guru masuk diikuti seorang siswa laki laki.
"selamat pagi semuanya.." ucap pak Reza guru Bahasa Inggris sekaligus wali kelas.
"pagi Pak" jawab seluruh siswa.
"Kalian punya teman sekelas baru.. Haruskah dia memperkenalkan dirinya?" lanjut pak Reza.
"iya.."
"iyalah pak.."
"harus.."
Jawaban para siswa oleh pertanyaan pak Reza tadi.
Kiara memperhatikan dengan senyuman.
"baiklah...perkenalkan dirimu"
"nama saya Alvito Deandra Wijaya, pindahan dari Surabaya" siswa laki laki itu memperkenalkan dirinya.
"wooww.."
"ganteng pak"
"namanya ganteng kek orangnya"
Ucap beberapa siswi sambil tertawa.
Kiara hanya tersenyum melihatnya.
"sudah sudah, apa apaan kalian ini, lebih gantengan saya pas waktu muda" ucap pak Reza bercanda.
"wuuu...hahahaha" para siswa tertawa mendengarnya.
"kamu bisa duduk dibangku yang kosong" pak Reza menyuruh Alvito duduk.
Kebetulan ada satu bangku kosong di kelas tersebut.
Alvito menuju bangku kosong yang ada di belakang dekat dengan jendela.
"kita mulai pelajarannya.. Buka buku kalian halaman 23"
Pelajaranpun dimulai.
***
*tet..teeet (bunyi bel sekolah tanda istirahat)
Ada 3 siswi yang menuju bangku Alvito.
"hai boleh kenalan nggak, namaku Andin" Gadis paling centil sekelas itupun memperkenalkan dirinya.
"aku Fani" ucap yang satunya dengan nada riang.
"Clarissa" dengan nada jutek gadis yang agak tomboi itupun juga ikut memperkenalkan dirinya.
Mereka bertiga adalah tiga serangkai yang selalu bersama.
Alvito hanya memperhatikan mereka bertiga. Sebelum Alvito menanggapi mereka bertiga tiba tiba Kiara memanggilnya.
"hai Al.." sapa Kiara sambil tersenyum menghampiri Alvito.
"hai.." Alvito membalas sapaan Kiara.
"kantin bareng yuk" ajak Kiara yang telah ditunggu Liana di pintu kelas.
"boleh" Alvito beranjak dari duduknya.
"tunggu.. Kalian saling kenal?" tanya Fani.
"iya" jawab Alvito singkat sebelum meninggalkan mereka bertiga.
Andin terlihat kesal dengan apa yang barusan dia lihat, Andin berusaha mendekati Alvito dan ingin mengajaknya ke kantin tapi malah sudah keduluan Kiara.
Alvito, Kiara dan Liana pergi ke kantin bersama.
❄❄
Hai readers... ketemu lagi dinovel baruku.
Jangan lupa LIKE, KOMENT dan VOTE ya..
Dan juga Follow akun Instagram author @eieiraa..terima kasih 😊