
Malam ini Yuna tidak tertidur, dia masih mencari-cari hal yang sama sekali tidak ada informasi tersebut di internet. Yuna mulai frustasi, dia kebingungan mencari informasi dari mana lagi.
"Kenapa aku pusing memikirkan kak Aldo? Apa aku mulai menyukai nya? Tapi tidak mungkin! Aku tidak ingin! Aku yakin sekali dia bukan manusia biasa." Yuna menaruh laptop nya di meja belajar nya dan beranjak ketempat tidur untuk berusaha masuk ke alam mimpi nya.
10 menit.....
20 menit.....
30 menit.....
"Akh kenapa dengan aku ini? Tidak biasanya aku sepeti ini!" Yuna mulai kesal dan ke jendela untuk melihat sekitar nya yang sudah sepi dan gelap gulita.
Saat melihat-lihat, tak sengaja manik mata nya menatap siluet memakai hoodie hitam membelakangi diri nya. Yuna menatap lekat orang itu hingga tiba-tiba orang itu menghilang entah kemana.
"Tadi seperti nya masih disitu, kemana menghilang nya orang itu? Padahal daritadi mataku tak lepas dari orang tersebut." Yuna tambah kesal dengan keadaan ini. Keadaan yang membuat dirinya seperti terjebak oleh keadaan yang tidak diinginkan nya.
Yuna kembali ke ranjang nya dan mulai terlelap memasuki alam mimpi. Berharap hal yang dilihat nya adalah hanya ilusi saja yang dibuat oleh Yuna.
**********
Yuna berjalan menuju pintu gerbang sekolah. Jam masih menunjukkan pukul 07.09. Masih ada waktu beberapa menit lagi untuk dia ke taman belakang sekolah yang sangat sepi. Rumor nya, ada penjaga yang sering menganggu siapapun yang berada di sana. Seorang wanita berambut sepinggang dan memakai gaun putih diatas lutut, seperti gaun pengantin.
Yuna duduk sambil menghirup udara yang masuh asri. Walau tidak di urus, taman ini masih begitu sangat cantik. Tumbuhan masih tumbuh hingga terdapat beberapa buah dan bunga yang cantik.
Ini adalah pertama kali Yuna mendatangi taman ini. Tidak merasa takut, Yuna beranjak dan duduk di bawah pohon besar yang sangat teduh. Dia merasa, rumor yang beredar hanyalah bualan semata. Hanya omong kosong agar semua siswa takut dan tak ada yang berani untuk ke taman belakang.
"SIAPA KAMU?" Yuna terkejut akan seseorang yang meneriaki dia, Yuna berdiri dan melangkah menuju wanita itu.
"Saya salah satu siswi di sekolah. Siapa kamu?" Yuna mendekat perlahan-lahan, namun Yuna terdorong hingga tersungkur ke tanah.
"Jangan pernah datangi tempat ini lagi!" Yuna berdiri dan maju kearah wanita itu.
"Cepat pergi dari sini atau kau akan menerima akibat nya." Tepat sekali, bel berbunyi. Yuna segera berlari memasuki koridor sekolah dan menuju kelas nya. Bukan karena takut, dia memang sangat penasaran akan sesuatu. Ternyata memang ada penjaga taman itu.
**********
15.00 WIB
Yuna baru saja keluar dari kelas nya. Sekolah sudah sepi dan hanya tersisa beberapa orang saja, untuk mengikuti ekstrakulikuker (Ekskul).
Sreett....
Yuna terkejut karena ada yang menarik nya dengan sedikit kencang. Saat melihat siapa yang menarik nya, Yuna bernapas lega. Yuna berpikir dia di culik oleh arwah wanita tadi.
"Huh, kaget aku kak! Kenapa?" Aldo hanya menggeleng.
"Tidak ada apa-apa. Hanya mengajak untuk pulang bersama." Yuna mengangguk menerima ajakan tersebut. Mereka berjalan kearah mobil yang terparkir, tepat di samping gedung sekolah nya.
"Kamu mau makan apa Yuna?" Yuna berfikir, namun tidak ada ide makanan apa yang enak.
"Terserah kakak aja deh, kali ini kakak harus makan bareng aku." Aldo mengangguk mengiyakan dan menuju salah satu kafe yang tak jauh dari rumah mereka.
~Ster Cafe~
"Kak, nanti malam mau nginep dirumah kakak boleh?" Aldo tersedak minuman nya. Yuna melihat kepanikan dari raut wajah Aldo.
"Hmmm iya boleh. Nanti kamur tidur di kamar tamu." Yuna mengangguk senang. Rencana awal nya berhasil di lakukan dengan sangat mulus.
Malam ini Yuna bertekad akan mencari tahu segala hal yang ingin di ketahui oleh nya. Semua kejadian aneh yang Yuna alami dirumah itu.