
Setelah selesai sarapan mereka kembali ke kelas masing-masing. Leon melihat Theo yang begitu perhatian kepada Katty mengkerutkan keningnya. Bukankah ia ingin mendekatkan Katty dengan kakaknya? namun mengapa ia tidak suka melihat kedekatan mereka. Mereka kini terlihat seperti sepasang kekasih yang saling memberi perhatian.
" Ayo kak," ajak Leon dengan nada tidak suka kepada kakaknya.
Theo saat ini seperti remaja yang sedang kasmaran. Ia tersenyum manis kepada Katty membuat Leon tidak suka.
Setelah memastikan Katty masuk ke dalam kelasnya Theo pergi ke kelasnya bersama Leon.
Gwenn dan Steffanny terus menggoda Katty karena kedekatannya dengan Theo.
" Bau- bau ada yang mau jadian nih," sindir Gwenn lalu tertawa.
" Jangan lupa traktir kita kalau lo jadian sama ayank Theo," Steffanny pun ikut menggodanya.
" Apaan sih kalian pagi-pagi udah heboh," kilah Katty.
" Oh ya,dosen kita yang kemarin kemana ya? kok dia nggak muncul lagi?" tanya Gwenn yang merindukan wajah tampan Tiger.
" Dia lagi sibuk,hari ini dia ada rapat pemegang saham," jawab Katty santai.
" Oh iya ya,Lo kenal sama dia? emang dia siapa lo?" tanya Steffanny penasaran.
" Ehmm,dia om gue," jawab Katty gugup. Ia bingung mengatakan siapa om Tiger,tidak mungkin kan ia memberitahukan mereka om Tiger seorang alien.
" Asli om lo atau om ketemu gede?" jiwa kepo Gwenn meronta-ronta ia terus bertanya seperti seorang reporter.
" Asli om gue," jawab Katty asal.
" Om lo ganteng banget,bahkan gantengnya melebihi Theo," sahut Steffanny kembali mengingat wajah tampan Tiger.
" Iya,tau- tau nanti lo pacaran sama om ganteng lo itu," goda Gwenn tergelak.
" Mana ada seperti itu," protes Katty dengan wajah yang memerah. Ia kembali mengingat kejadian di mana ia dan Tiger sudah dua kali berciuman. Setiap mengingat Tiger jantung nya terasa berdebar kencang.
Tak lama kemudian dosen mereka memasuki kelas,mata kuliah hari ini di mulai. Ketika dosen memberi arahan Katty tidak fokus. Ia kembali mengingat sikap manis Tiger pagi ini. Tiba-tiba saja ia memikirkan alien itu,apa yang sedang ia lakukan sekarang.
Siang hari nya Tiger baru saja selesai dengan pertemuannya dengan pemilik perusahaan tersebut. Ia kini mengendarai kendaraannya menuju kampus Katty,ia hendak mengajak nya makan siang bersama di restoran.
Namun sebelum sampai ke kampus ia melihat Katty sedang makan siang bersama seorang pria di sebuah kafe dekat dengan kampus mereka. Terlihat jelas betapa senangnya mereka dari kaca jendela kafe. Tiger bergegas memarkirkan mobilnya di depan kafe tersebut. Ia lalu keluar dari mobilnya berjalan masuk menghampiri Katty.
" Kitty?" panggil Tiger ketika ia sampai. Ia menatap Theo dengan tatapan tidak suka.
" Siapa dia Kat?" tanya Theo yang tidak menyukai kehadiran Tiger.
Katty menoleh ke arah Tiger,ia tersenyum manis kepada nya. " Om?" panggil Katty.
" Om? dia om kamu Kat?" tanya Theo terkekeh. Theo pikir pria yang baru saja datang adalah gebetan Katty, melihat pandangannya menatap Theo dengan tatapan tidak suka. Tapi ia merasa lega,ternyata pria di depannya ini adalah paman nya Katty.
Tiger duduk begitu saja di samping Katty,Theo berusaha bersikap ramah kepada Tiger karena ia pikir Tiger adalah paman Katty.
" Iya lah,masa penampilan keren gini abis ngeronda?" cibir Tiger tidak ramah. Katty merasa aneh dengan sikap Tiger yang begitu ketus kepada Theo. Bukankah tugasnya membantu Katty menemukan cinta sejatinya,namun mengapa Tiger terlihat tidak menyukainya?
" Kat,coba ini deh?" tawar Theo.
Theo memotong steak salmon miliknya lalu hendak memberikan potongan salmon itu kepada Katty. Namun belum sempat Katty menerima suapannya,potongan steak salmon itu sudah di lahap oleh Tiger dengan cepat.
Katty menutup kembali mulutnya yang sempat terbuka untuk menerima suapan tersebut. Sementara Theo merasa paman Katty terlalu posesif kepada keponakannya.
Kejadian itu terus berulang membuat Theo rasanya ingin menelan hidup- hidup pria yang berada di depannya ini. Pria ini seolah tidak ingin Theo mendekati Katty,Katty pun merasa aneh dengan sikap Tiger.
Setelah selesai makan Katty pamit kepada Theo untuk pulang terlebih dahulu. Untungnya ia sudah tidak ada lepas lagi, sehingga ia dapat pulang lebih awal.
" Dah Theo," pamit Katty lalu ia membawa Tiger pergi dari kafe.
Theo menatap kepergian mereka dengan tatapan berbeda. Ia merasa mereka tidak seperti om dan keponakan. Mereka terlihat seperti sepasang kekasih,namun mengapa Katty mengakuinya om? Theo harus mencari tahu siapa pria itu sebenarnya.
Mobil Tiger melaju meninggalkan area kafe,Katty bersidekap dada sambil mendelik kepada Tiger yang saat ini sedang fokus menyetir.
" Om kenapa sih harus bersikap kayak tadi? nggak lucu tau. Tugas om kan bantu aku buat dapetin cowok yang tulus sama aku. Kalau sikap om kayak tadi terus aku akan jomblo terus," protes Katty kesal.
" Lagian kenapa harus suap- suapan segala coba?" cibir Tiger tak kalah sewot.
" Kenapa suap- suapan sama Theo nggak boleh tapi ciuman sama om boleh? om egois!" ketus Katty sambil mengerucutkan bibirnya.
" Itu jelas berbeda,kita ciuman kan cuma untuk menambah kekuatan gue aja," ucap Tiger beralasan.
" Lagian kenapa lo protes? lo nggak suka gue cium? Lo tuh beruntung mendapatkan ciuman gue. Orang lain akan sulit mendapatkannya," ucap Tiger sangat begitu narsis.
" Dih narsis banget sih," Katty menggerutu kesal. Ia malas berbicara dengan Tiger,Katty memilih untuk tidur saja.
Setelah lama berkendara Tiger membawa Katty ke apartemennya. Ia menggendong Katty yang tertidur pulas ke dalam apartemen nya. Tiger berjalan masuk ke dalam kamarnya,ia merebahkan tubuh Katty di atas ranjang.
Ia pandangi wajah cantik Katty,kepada ia merasa berdebar ketika berdekatan dengan wanita ini? mengapa ia tidak menyukai ia dekat dengan pria lain? apa mungkin ia menyukainya?
Namun ia tidak boleh menyukai manusia, kekuatan nya akan hilang apabila ia menyukai manusia. Tiger ikut merebahkan tubuhnya di samping Katty,ia memeluk Katty dengan erat.
Sesekali ia ciumi puncak kepala Katty,oh astaaga ia tidak dapat menahan rasa ingin mencium gadis ini. Tiger memilih memejamkan matanya daripada terus berpikir ingin mencium Katty.
Beberapa menit kemudian Katty terbangun dari tidurnya. Ia melihat ke sekeliling,tempat ini begitu asing bagi nya. Katty melihat wajah tampan Tiger yang sedang terlelap begitu tampan. Entah mengapa ia merasa nyaman berada dalam dekapan Tiger. Jari jemari Katty menelusuri wajah Tiger,ia ingin dapat membuat pahatan seperti ini untuk karya seni nya. Ia memegangi bibir Tiger yang selalu menciumnya tanpa permisi.
" Udah gue bilang juga lo suka kan gue cium?" tanya Tiger dengan mata tertutup membuat Katty terkejut.
...........
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗