
Masih dalam suasana pesta,Katty dan Theo kini menjauh dari area pesta. Theo membawa Katty ke sebuah ruangan,Katty membelalakkan kedua matanya ketika memasuki ruangan tersebut.
Di dalam ruangan tersebut terdapat begitu banyak miniatur terpajang. Yang menarik perhatian Katty adalah miniatur kereta beserta banyak miniatur langka di dalamnya.
" Wow! ini keren sekali Theo," puji Katty dengan mata berbinar.
" Gue mengoleksi ini semua sudah lama, sepertinya sejak kecil," ucap Theo.
" Gue memiliki banyak miniatur namun kebanyakan dari tembikar. Ketika gue sedih atau stress gue mengobatinya dengan berkarya," sahut Katty.
" Wah,gue penasaran pengen nyobain seni tembikar," ucap Theo terlihat antusias.
Theo menaruh miniatur hadiah dari Katty di samping miniatur lainnya. Katty masih mengelilingi ruangan itu,ruangan itu seperti toko miniatur. Terdapat berbagai jenis miniatur di sana,membuat Katty tidak dapat membayangkan betapa banyak nya uang yang dikeluarkan untuk membeli semua miniatur ini.
" Lo nggak kembali ke pesta lo?" tanya Katty penasaran.
" Gue nggak terlalu suka keramaian,gue berbeda dengan Leon yang begitu menyukai pesta seperti ini," cetus Theo lalu duduk di teras balkon ruangan tersebut.
" Gue juga nggak suka dengan keramaian,tapi Leon pasti bakal nyariin gue," kata Katty merasa Canggung berada di dekat Theo.
" Gue udah bilang sama Leon kalau elo sama gue," sahut Theo.
Di teras balkon terdapat sebuah teropong,Katty mencoba melihat bintang- bintang yang bersinar di langit. Terlihat begitu dekat apabila dilihat dari teropong.
" Wow,Daebak! rasi bintang" ucap Katty merasa takjub.
" Gue suka berdiam diri di sini sambil melihat bintang- bintang,di sini sepi. Meskipun gue di kelilingi banyak orang tapi nggak semua suka gue apa adanya. Mereka mendekati gue hanya karena popularitas saja," cerocos Theo membuat Katty sedikit tersindir karena niat awalnya mendekati Theo untuk memanasi si Micin.
" Nggak semua orang seperti itu Theo, terkadang kita harus positif thinking kepada orang lain." ucap Katty terdengar bijak.
Lama mereka berbincang meninggalkan keramaian pesta. Tak lama kemudian mereka kembali ke dalam pesta,mereka menghampiri Leon yang sedang asyik menikmati musik yang di mainkan.
Tiba-tiba suasana menjadi ramai ketika Tiger naik ke atas stage sambil membawa gitar. Jari jemarinya menari indah memainkan alat musik tersenyum menciptakan musik indah menghipnotis para kaum hawa. Tiger bernyanyi sambil bermain gitar membuat semua mata tertuju padanya.
Pesona seorang Tiger Tan tak bisa dielakkan lagi,ia dapat menghipnotis semua orang sehingga mereka menari mengikuti alunan musik yang ia nyanyikan. Sejenak Katty terpesona oleh wajah tampan nya,Katty kembali mengingat awal pertemuan nya dengan Tiger hingga ia dan Tiger berciuman.
Deg!
Perasaan apa ini? tidak mungkin kan ia menyukai alien itu? Katty tersenyum kepada Theo yang memberikan nya minuman.
Sasha menatap sinis melihat kedekatan Theo dengan Katty. Ia sudah lama mendekati Theo namun mengapa ia lebih akrab dengan Katty daripada dengannya. Dengan Katty ia dapat tertawa selepas itu.
*Kamu harus cepat pulang,
Jangan terlambat sampai di rumah
Kamu harus cepat pulang,
Walau sedang nikmati malam ini
Mereka gak pernah mengerti,
Mereka gak akan mengerti, itu pasti*
Nyanyian dan alunan musik yang di mainkan oleh Tiger membuat semua orang begitu menikmatinya. Bahkan mereka kini mengikuti Tiger melompat- lompat.
Ini alien tau lagu ginian dari mana? apa dia alien gaul yak?
Malam semakin larut,Theo mengantarkan Katty ke rumah nya. Katty tidak merasa malu membawa Theo ke rumah nya yang sederhana. Meski sederhana dan tidak semewah rumah nya namun rumah ini hasil jerih payah Katty.
" Gue anter sampai sini aja ya? nggak enak malem- malem bertamu ke rumah anak gadis," ucap Theo membuat Katty tertawa mendengarnya.
" Baiklah selamat malam Theo," Katty pamit untuk masuk ke dalam rumah. Setelah memastikan Katty masuk ke dalam rumah,Theo kembali masuk ke dalam mobilnya lalu melajukan mobilnya meninggalkan rumah Katty.
Katty berjalan masuk ke dalam rumah sambil bernyanyi,ia merasa senang akhirnya ia dapat mendekati Theo. Ketika Katty masuk ke dalam rumah,ia terkejut melihat Tiger sedang duduk di ruang tamu sambil menyilangkan sebelah kaki nya.
Tiger saat ini seperti seorang suami yang sedang menunggu istrinya pulang. Ia menatap Katty dengan tatapan tidak suka,ia kembali mengingat di mana ia melihat Katty begitu senang bersekolah dengan pria tadi.
Cih! apa bagusnya pria itu? dia lebih segalanya dari pria tadi.
" Om ngagetin aja?om ngapain di sini?" tanya Katty begitu terkejut melihat nya.
" Lo kayak melihat hantu saja,yang Lo liat saat ini alien tampan dengan kadar ketampanan 200%," pungkas Tiger penuh percaya diri.
" Dan kadar kenarsisan 1000% ya om?" tanya Katty dengan senyum terpaksa.
" Hari ini gue mau tidur di sini," ucap Tiger membuat Katty membelalakkan kedua matanya.
" Om mau tidur di mana?rumah gue cuma punya satu kamar om," protes Katty tidak mau om Tiger kembali berbuat aneh kepada nya.
Entah mengapa akhir- akhir ini alien satu ini sedikit mesum.
" Nggak mungkin kan om tidur di lemari? kan kata om rumah gue sempit," sindir Katty lagi.
" Gue tidur sama lo aja," jawab Tiger dengan cepat masuk ke dalam kamar Katty.
Katty mengikuti Tiger dari belakang,ia tidak mau Tiger menginap dirumahnya. Akhirnya mau tidak mau Katty mengalah, setelah lama berdebat akhirnya Katty memilih untuk tidur di lantai bawah.
" Dasar! alien menyebalkan," cibir Katty dengan sorot mata tajam.
Sementara Tiger hanya tersenyum tanpa dosa lalu mulai memejamkan matanya.
Pagi mulai menyapa dua insan berbeda dunia yang sedang saling berpelukan. Manik mata Katty menerjap ketika merasakan sesuatu yang memeluknya. Ia terkejut ketika melihat Tiger tidur bersamanya. Ia melihat ia yang berada di atas tempat tidur,berarti yang pindah dari bawah.
Katty bangkit dari atas tempat tidur,ia berjalan pelan agar Tiger tidak menyadari pergerakan nya.
" Mau kemana lo?" panggil Tiger membuat Katty menghentikan langkahnya.
........
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗