
Sandra terlihat lega, melihat reaksi — tuan dan nyonya Loius, saat melihat putrinya. Sandra merasa bersyukur karena tuan besar Louis menyukai putrinya. Juga tampak menyayangi Aurora, itu terlihat dari tatapan mata kedua pasangan itu kepada — putrinya.
Namun tiba-tiba ia merasa tersentak saat mengingat kekurangan akan bayinya. Sandra yang semula lega, kini merasa sedikit was-was.
Sebelum mengungkapkan tentang kekurangan buah hatinya, Sandra memejamkan mata lalu menarik nafas.
"Kimberly kami telah kembali!" Seru nyonya besar Louis dengan wajah berbinar bahagia.
"Lihatlah! Sayang, dia begitu mirip dengan putri kita," ujar nyonya Louis kembali dengan tatapan bahagia.
Sandra tertegun, ia yang akan mengungkapkan kepada semua orang, harus terhenti. Bagaimana ia akan menerangkan kepada semuanya saat melihat wajah antusias — nyonya besar Louis juga wajah berseri tuan besar Louis.
"Kimberly ku, sayang!" Seru nyonya Louis sambil menimang — Aurora.
Semua keluarga yang berada di sana hanya bisa terdiam, kini sikap hangat wanita itu terlihat kembali, setelah sekian lama memudar saat kehilangan — putrinya.
Tuan Louis menatap sendu wajah bahagia istrinya, nyatanya duka kehilangan putri mereka meninggalkan kesedihan mendalam dalam rumah tangga keduanya.
Terutama sang istri yang begitu tertekan kehilangan putri cantik mereka, istrinya bahkan mengalami depresi berat yang mengakibatkan gangguan kejiwaan.
Nyonya Louis terpaksa diamankan di sebuah rumah kosong, saat mencoba melukai seseorang yang dianggap menculik putrinya juga pernah membawa putri seseorang yang ia anggap putri cantiknya.
Cukup lama untuk menyembuhkan istrinya dari tekanan batin juga depresi yang dialami istrinya. Membuat, Kendrick terabaikan dari kasih sayang seorang ibu.
……
Sandra tampak terlihat gelisah, bahasa tubuhnya tidak luput dari pantauan tatapan tajam seorang tuan besar Louis.
Pria setengah baya itu bisa melihat kekhawatiran di wajah Sandra, juga tekan berat. Tuan besar Louis menolehkan wajahnya ke samping, di mana sang istri masih menimbang — darah daging putranya.
"Kau, ingin menyampaikan sesuatu?" Tanya tuan Louis dengan tatapan tajam.
"Iya!" Jawab Sandra lugas.
"Saya, ingin mengatakan sesuatu penting mengenai …."
""Kau, bisa mengatakannya lain kali!" Pinta tuan Louis dengan tatapan mengintimidasi.
"Tidak! Ini sangat penting yang harus saya katakan, ini juga alasan, kenapa saya membawanya kepada, anda," sahut Sandra tanpa rasa takut sedikitpun dengan tatapan tuan — Louis.
Keluarga besar Louis yang berada di sana hanya bisa diam, menyaksikan perdebatan Sandra dengan tuan Louis yang sangat disegani itu.
Sementara Kendrick sendiri kini berada di kamarnya, menemani sang istri yang mengalami kesakitan.
"Pergilah, kami akan menerimanya dengan baik. Seperti yang kau katakan, kami tidak akan menelantarkan seorang keturunan, Louis," sentak tuan Louis dengan nada datar penuh ketegasan.
Sandra mengepalkan kedua tangannya erat, kedua sisi rahangnya pun mengetat. Bagaimanapun ia ingin memperjelas keadaan terlebih dahulu sebelum ia benar-benar pergi jauh dari kehidupan — putrinya.
"Pergilah!" Perintah tuan Louis sekali lagi.
Ia tidak akan membuat kebahagiaan istrinya kembali terganggu dan penyakitnya kembali kambuh dari sekian lama sudah membaik.
"Pergilah! Kami akan memberikan kompensasi kepadamu, karena sudah melahirkan keturunan, kami," ucap tuan Louis dengan arogannya.
Sandra semakin di buat geram, apa maksud mereka, apa mereka menganggap dia menjual bayinya? Sandra terdengar berdecak lirih dengan senyum miring terlukis di wajahnya.
"Pergilah!"
"Dia mengalami kebutaan!"
Sandra mengungkapkan semua tanpa ragu dan menyela ucapannya tuan besar di kediaman mewah itu.