
Malam gale seni dimulai semua sudah bersiap di tempat masing-masing orang-orang yang menyaksikan mulai terdengar bersorak menyambut kedatangan pemanduan acara pada malam gala seni itu.
Mereka semakin riuh saat pemandu acara dibawah oleh artis terkenal, keheboh mereka membuat suasana makin meriah.
"Mana suara kalian," teriak pemandu acara yang semakin membuat gemuruh para pendukung dari setiap peserta.
"Baik," jawab mereka serentak.
Pemandu acara membuat beberapa kelucuan untuk membakar semangat mereka menyaksikan malam gala seni malam ini.
Saat waktu nya tiba, Panitia mulai mengambil alih acara. sebelum acara dimulai, ia membacakan susunan acara yang akan mereka adakan. Persyaratan, hadiah dan lainnya.
Setelah membacakan susunan acara dan sedikit kata sambutan darinya, ia kembali meminta kepala sekolah untuk memberikan kata sambutannya sekaligus membuka secara resmi malam gala seni tersebut.
Semua pendukung dan peserta sangat antusias, panitia berhasil membuat pasta gala seni tahun ini lebih meriah dari tahun sebelumnya.
Setelah sambutan kepala sekolah selesai dan membuka Acara malam gala seni secara resmi, panitia penyelenggara acara kembali memberikan acara tersebut kepada pemandu acara selaku orang yang akan memandu jalannya malam gala seni malam ini.
"Terima kasih sebelumnya kepada panitia penyelenggara, kepala sekolah para peserta, dan kalian semua. Malam ini jangan malu-malu untuk memberikan dukungan kalian agar peserta yang mewakili kelas dan sekolah kalian menjadi pemenangnya," ucapnya yang dijawab teriakan oleh semua pendukung.
Acara pun dimulai, penampilan anak-anak kelas 1 dan 2 mengawali penampilan acara tersebut. Penampilan mereka membuat para penonton terhibur dan memberikan dukungan. Kemudian dilanjutkan dengan kelas 3 diletakkan di bagian pertengahan dan akhir acara dan peserta lainnya, semakin malam acara semakin meriah.
Acara sedang berlangsung, beberapa peserta masih mempersiapkan penampilan mereka di ruang ganti termasuk Tiara.
Tiara sedang berganti pakaian, Ia memakai gaun panjang, terlihat sangat cantik di badannya. Tiara memakai pakaian yang istimewa yang khusus dipesan untuknya. ia sudah lama menyiapkan gaun itu.
"Tiara, gaun Kamu cantik sekali!" ucap salah satu teman mengagumi Tiara saat ia baru keluar dari ruang ganti.
Mendengar pujian itu semua teman-teman yang lain melihat Tiara dan semua melihatnya dengan tatapan kagum.
"Waw, Tiara kamu malam ini cantik banget, pasti semua akan terpesona dengan penampilanmu."
Tiara semakin meninggi saat semua temannya mengelilinginya dan memuji penampilannya.
'Malam ini aku harus menjadi pemenang, tak akan ada yang mampu mengalahkan kecantikanku,' batin menatapnya dirinya di pantulan cermin besar yang ada di ruangan peserta yang ikut berpartisipasi malam itu.
Saat sedang mengagumi kecantikannya sendiri, tiba-tiba ia melihat Claudia yang berjalan terburu-buru, seperti ia akan pergi mengganti pakaiannya, raut wajahnya seketika berubah, ia sadar jika yang bisa mengalahkan penampilannya hanyalah Claudia.
'Aku harus mencari cara agar Claudia tak ikut dalam lomba,' batin Tiara, ia terus memikirkan cara bagaimana agar bisa membuat Claudia batal mengikuti lomba tersebut. Matanya tertuju pada sebuah kain panjang, senyum licik terbit di bibirnya.
Melihat Claudia yang berjalan ke arahnya, Tiara pun berpura-pura berjalan ke arah Claudia dan begitu mereka berpapasan Tiara menarik sebuah kain sehingga membuat kain tersebut melilit di kaki Claudia, membuat Claudia terjatuh tersungkur ke lantai, rencananya berhasil, namun sialnya Claudia malah jatuh menimpanya, membuat gelang yang dipakai Claudia tersangkut di bagian bawah gaunnya.
"Claudia, kamu itu apaan sih," bentak Tiara saat melihat gaunnya yang sedikit robek dan masih nyangkut di gelang Claudia.
"Maaf, maaf. Aku nggak sengaja, kakiku tersandung," ucap Claudia yang masih terduduk di lantai dan mencoba melepas gelangnya yang tersangkut di gaun Tiara.
Semua melihat kearah mereka.
Tiara yang melihat teman-temannya mulai berkerumun memanfaatkan situasi tersebut.
"Kamu sengaja 'kan rusak gaunku? Kamu irikan denganku," ucapnya sambil mengeluarkan air mata palsunya. Sementara Claudia yang masih berusaha melepas gelangnya.
"Lihatkan gaunku jadi rusak, bagaimana ini? Sebentar lagi kita akan tampil," kesalnya.
Kinara yang sejak tadi memperhatikan mereka menghampiri dan langsung membantu Claudia melepas gelang tersebut dari gaun Tiara.
"Kinara! Apa yang kamu lakukan?" Pekik Tiara saat melihat Kinara semakin merobek gaunnya saat membuka gelang Claudia yang tersangkut.
Kinara membantu Claudia untuk berdiri,
"Kau tak apa-apa?" tanya tak mengindahkan teriakan Tiara yang kesal padanya.
Tiara melihat gaun yang sudah sobek lebih parah saat gelang Claudia tersangkut.
"Kinara, lihat gaunku, beraninya kamu merobeknya," seru Tiara merasa kesal melihat kearah Kinara dengan nafas yang memburu karena emosi.
Kegaduhan terus terjadi di ruang ganti tersebut hingga seorang panitia datang menghampiri mereka.
"Ada apa ini?" Kenapa kalian tidak siap-siap malah bertengkar seperti ini.
"Semua ini karena dia," tunjukan Tiara pada Claudia yang berdiri di samping Kinara.
"Dia yang telah sengaja merusak gaunku," memperlihatkan gaunnya yang robek..
"Apa benar kamu melakukannya?" tanya panitia tersebut.
"Iya, tapi aku tak sengaja melakukannya, kakiku benar-benar tersandung kain itu," tunjuk Claudia pada kain yang tadi melilit kakinya sambil menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
"Alah, itu hanya alasan kamu saja, jelas-jelas dengan sengaja kamu merobek gaunku. Kamu sengaja melakukannya karena ingin membuatku gagal dalam lomba ini 'kan," kekeh Tiara terus mengatakan seolah-olah Claudia yang salah dalam insiden tersebut.
"Tiara kamu jangan malah memutarbalikkan fakta. Kamu sengaja 'kan ingin mencelakai Claudia kau yang dengan sengaja membuat Claudia, sengaja membuatnya tersandung kain itu dan membuat drama Claudia yang salah, kamu memang licik, Tiara."
"Licik? Kalian yang licik. Buat apa juga aku merobek gaunku sendiri."
"Kamu mengaku saja, aku melihatnya sendiri Kamu sengaja menarik ujung kain itu saat Claudia kawat," ucap Kinara yang memang tadi tanpa sengaja melihat apa yang dilakukan oleh Tiara.
"Kamu jangan balik fitnah aku dan malah membuat aku yang seolah-olah bersalah.
Kamu mengatakan itu semua karena kau berada di pihak Claudia 'kan?"
"Sudah jangan diperpanjang lagi, sebentar lagi adalah giliran kalian. Claudia cepat ganti pakaianmu! Kamu Tiara gaunmu itu masih bisa dipakai, yang rusak hanya bagian bawahnya dan itu pun tak terlalu kentara, Robekan kecil itu tak akan mengganggu penampilanmu," ucap panitia tersebut melerai mereka setelah itu ia pun Kembali ke tempat acara, ia menganggap permasalahannya sudah selesai, namun ia salah. Tiara tetap kekeh mengatakan jika semua itu adalah kesalahan Claudia.
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
Terima kasih sudah membaca 🙏
jangan lupa like dan komennya 🙏
Salam dariku Author M Anha 🥰🥰
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖