Mafia In The School

Mafia In The School
Membuat jalan menuju Misi



Sesampainya di ruang tamu rumah Natasha, Natasha meminta Kirana untuk menunggu.


"Kamu duduklah dulu aku akan menemui Ayahku dulu,  aku akan minta izin agar kamu bisa menemuinya," ucap Natasha kemudian Ia pun berlari naik ke lantai dua, Kinara hanya melihat ke mana Natasha pergi. 


Kinara memandangi seisi rumah dan kagum melihat perabotan rumah Natasha, ia menjelajahi semua rumah itu dengan pandangannya. Rumah itu bak istana, semua perabotan yang terpajang di sana terlihat mewah dan langkah, banyak juga lukisan yang terlihat vulgar terpajang di dinding, tetapi terlihat tetap elegan.


Kinara menyusuri deretan hiasan yang ada di bufet, mengabsan satu persatu dengan jari telunjuknya. Ia tersenyum melihat Semua keindahan itu.


'Rumah ini mewah sekali,' batinnya.


Tak sampai 5 menit Natasha kembali turun dan menemui Kinara.


"Kinara, aku sudah memberitahu Ayahku tentangmu yang ingin bertemu denganmu, ayah sudah setuju, kita temui Ayahku di ruang belajar di atas ya, Ayah menunggumu kita di sana," ucapnya pada Kinara yang sedang melihat-lihat seisi rumahnya.


"Oh, iya. Tentu saja, Kinara kemudian berjalan cepat menghampiri Natasha dan kemudian mereka pun naik ke atas ke lantai 2 di ruang belajar tempat Favorit ayah Natasha.


"Apa ayahmu benar mau bertemu denganku? Atau kau memaksanya?"tanya Kinara penasaran, pasalnya tak sembarang orang yang bisa bertemu langsung dengan walikota.


"Kau sudah menyelamatkan nyawaku, aku sudah menceritakan semua kejadian tadi pada Ayah. Ayah juga ingin menemuimu untuk berterima kasih," ucap Natasha, membuka gagang pintu kemudian mereka masuk.


Begitu pintu dibuka pandangan Kinara langsung tertuju pada pria yang duduk di kursi kebesarannya menatap kepada mereka berdua.


"Ayah ini Kinara, temanku yang sudah menyelamatkanku dari orang yang menyerang ku dan supir. Kinara ini ayahku," ucap Natasha memperkenalkan mereka berdua.


"Kinara," Kinara memperkenalkan dirinya ia maju dan menjabat tangan ayah Natasha.


" Duduklah," ucapnya mempersilahkan Kinara untuk duduk.


"Ya, sudah. Kinara, kau bicara lah dengan ayahku, aku akan mengganti pakaianku dulu. Nanti aku akan ke sini lagi," ucapnya kemudian meninggalkan mereka berdua. Natasha sengaja ia memberi waktu kepada Kinara untuk berbicara dengan ayahnya.


"Senang bertemu dengan anda, Pak. Aku sudah sering mendengar kebaikan anda menjadi walikota. Anda wali kota  yang baik dan sangat dihormati di kota ini," sapa Kinara berbasa-basi.


"Itu memang tugasku, Aku akan melakukan yang terbaik yang aku bisa.


Aku sudah mendengar dari Natasha tentang kejadian saat di jalan tadi, aku sangat berterima kasih atas tindakan mu menyelamatkan putriku." Ayah Natasha terus memperhatikan tingkah Kinara.


"Sama-sama Pak, aku hanya kebetulan ada di sana dan aku membantunya. Walau dia bukan seorang anak walikota aku akan tetap membantunya jika ada dalam situasi semacam tadi," ucap Kinara memandang lekat pada ayah Natasha.


Mereka saling menyelidiki gerak-gerik  masing-masing dengan tatapannya.


Ayah Natasha tersenyum mendengar ucapan Kinara, ia salut dengan anak itu sangat aktif  saat berbicara dengannya biasanya anak seusia Kinara sangat takut bahkan terkadang terbata-bata saat mengungkapkan apa yang ingin diungkapkan padanya.


"Aku akui tindakanmu sangat berani untuk melawan para preman itu, apalagi aku dengar dari sopir jika ada beberapa di antara mereka yang memiliki senjata dan sudah menembakkan satu kali pelurunya pada Natasha, kau bisa saja menjadi sasaran peluru mereka selanjutnya karena kau ikut campur dalam masalah mereka, kau bisa kehilangan nyawamu, karena menyalamatkan Natasha."


"Aku tak takut pada senjata jenis apapun," jawab dengan gaya angkuhnya membuat Ayah Natasha menjadi Tertarik.


"Oya, aku dengar dari supir jika kau juga mampu mengalahkan mereka hanya dalam beberapa menit. waktu mengalahkannya dengan waktu yang terbilang cepat," ucap Ayah Natasha memuji kepiawaiannya dalam bela diri.


Sebenarnya Ayah Natasha sedikit tak percaya dengan teman anaknya itu, tapi ia penasaran dengan aksi Kinara yang didengarnya dari sup jika kita sekaligus Asisten juga .


 Benarkah ia melakukan itu, dan Terbukti  Orang yang memberikan informasi adalah orang kepercayaannya Tak mungkin ia berbohong mengenai Kinara


"Kau sudah menyelamatkan Natasha hari ini, Kau boleh meminta apapun yang kau inginkan, aku akan berusaha memberikannya sebagai hadiah dan sebagian Ucap terima kasihku padamu."


Selain walikota Ayah Natasha adalah pemimpin sebuah Geng, 


Ayah Natasha yang mendengar cerita dari sopirnya tentang keahlian berkelahi Kinara, Ayah Natasha merasa aneh dan yakin jika Kinara bukanlah gadis sembarangan. Ada hal lain yang di sembunyikan oleh Kinara.


"Aku sama sekali tak menginginkan hadiah dari Anda, Pak. Aku sudah mendapatkan hadiah ku dengan bertemu dengan Anda malam ini. Bisa bertemu dengan Anda itu sudah cukup bagiku pak," ucap Kinara kemudian Kinara mengeluarkan sesuatu dari ruang penyimpanan.


Ia mengeluarkan sebuah kotak dan meletakkan di ayah Natasha yang masih terus memperhatikannya. 


Kinara meletakkan kotak itu di depan mereka, di atas meja kerja?"


Ayah Natasha melihat kotak itu dan melihat Kinara penuh tanya.


"Apa  itu? Kau memberi ku Hadiah?" tanya ayah Natasha tersenyum tak percaya menunjuk kotak yang diberikan atas yah yang meletakkannya di atas mejanya.


"Aku rasa ini adalah milik Anda yang tak sengaja aku menekannya hanya mengembalikannya aku minta maaf karena telah merebut nya dari anda saat di kasino ucap Kinara membuka kotak tersebut 


Wajah Ayah Natasha berubah tadinya dia yang terlihat ramah dan senyum saat menghadapi Kinara, tidak terlihat Kinara dengan tatapan sinisnya, Ayah Natasha merasa terhina saat melihat barang yang dikembalikan Kinara yang dimaksud nya adalah gelang onyx yang memang waktu itu gagal didapatkan.


Kinara yang tadinya menganggap jika itu bisa menyenangkan Ayah Natasha ternyata tidak dia ternyata dia salah Kinara menyadari ketidaksukaan Ayah Natasha dari tindakan dan kata-katanya.


"Apa yang kau harapkan


Aku tak berbuat apa-apa, Aku hanya ingin bergabung dengan anggota Geng Anda."


Mendengar hal itu Ayah Natasha kembali dikejutkan dengan apa yang dikatakan oleh Kinara, mana ia tahu jika dirinya memiliki adalah ketua dari sebuah Geng.


💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖


Terima kasih sudah membaca 🙏


Salam dariku Author M Anha 🥰


💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖