
đź–¤Bab.99.
MENCINTAINYA
Setelah kepergian Beck, Aby membersihkan semua bekas makan di Meja makan.
Kemudian Aby ke Kamar dan mengambil Laptop.
Dy terus mengintip kemana Aby pergi, sampai Aby mau tertawa dalam hati melihat tingkah Dy.
"Kenapa Kamu terus mengikutinu?". Tanya Aby menatap Dy.
" Karena Aku takut Kamu pergi". Sahut Dy spontan.
" Hehe.. karena Aku sepi..sepi...". Ralat Dy takut ketahuan perasaannya.
" Cuma karena sepi?, kalau ke Markas pasti ramai, ada Dilan yang hebat ". Sindir Aby.
" Kamu juga ada Lopi yang bikin hatimu senang tiap hari ". Kata Dy mulai emosi.
Aby diam ingat pesan Beck, yang menyuruhnya mengalah sementara waktu.
" Koq diam, benarkhan Kamu ada hubungan dengan Lopi ". Cecar Dy.
Aby diam juga.
" Aku benci sama Kamu, dasar laki-laki play boy, mata keranjang ". Dy mulai matanya berkaca-kaca.
Aby tetap diam.
" Dasar perempuan murahan, pelakor, semua laki Orang di caplok ". Dy geram sambil menangis.
" Sampai Aku lihat Kamu berdua sama Lopi, Aku tendang Kalian berdua ". Dy terus menangis Aby diam masih bertahan.
" Tahu gitu Aku tidak mau mencintaimu, lebih baik Aku ke jakarta, Kamu telah menyakiti hatiku". Dy tambah keras menangis.
Aby bangun memeluk Dy.
Dy meronta marah.
Kata-kata Dy sudah cukup membuktikan bahwa Dy sudah mulai mencintainya.
Aby terus memeluk Dy sampai Dy menyerah. Kemudian Aby mengambil tissue dan menghapus air mata Dy.
" Aku sangat mencintaimu sayank....". Bisik Aby.
"Bohong, gombal ". Sahut Dy manyun.
" Mau bukti?". Aby langsung mengulum bibir Dy. Dan Mereka mulai saling berpagutan mesra.
" Aku mencintaimu ". Bisik Dy lirih.
Aby sangat terharu mendengarnya.
Saking gembiranya Aby menggendong Dy ke Kamar.
Perempuan itu memang aneh, khayalannya terlalu mengembang.
Selalu menerka-nerka.
" Kamu tidak akan pergi dari Sini khan?!". Tanya Dy, kepalanya menyusup di dada Aby.
" Kita akan pergi setelah Aku meminangmu ".
" Aku sangat bahagia ". Sahut Dy.
Aby mulai memamfaatkan kesempatan ini dengan permainan cinta.
Dy menerima rumus-rumus baru yang diterapkan oleh Aby.
Begitulah Cinta, sangat menggoda dan penuh gairah.
Tidak mengenal waktu dan tempat, Cinta berjalan semau gue.
Siang merambat Sore, Aby turun dari tempat tidur menuju Kamar mandi.
Perasaan puas terpancar dari wajah gantengnya.
Tentu saja Aby berterimakasih dengan Beck, atas semua dukungannya dan kepercayaannya selama ini.
Dy bangun menunggu Aby mandi.
Perasaan inilah yang selalu membayangi hari-harinya, perasaan yang tidak bisa di lukiskan dengan kata-kata.
Rasa asmara yang indah, bergejolak dengan asrat yang menggebu.
Yang menyatukan kata hati yang sama, dengan tujuan yang sama yaitu saling memiliki, saling mencintai.
Aby keluar dari Kamar mandi sudah rapi, matanya yang tajam melihat Dy dengan Pakaian dan rambut awut-awutan.
Muka Dy menjadi merah ketika Aby berbisik...
" Aku sudah itung bahwa ada 5 gigitan cinta di tubuhmu ".
" Aku sangat menikmati ". Sahut Dy tersenyum malu.
" Aku akan menikahimu secepat
mungkin ". Kata Aby memangku Dy.
" Jangan lamar Aku lewat Voice Note".
Sahut Dy bercanda.
"Tapi maaf, Aku tidak punya Mas kawin,.Aku hanya punya Cinta sejati ". Kata Aby puitis.
" Aku tidak minta apapun yang Aku minta adalah Surat Dokter yang mengatakan Kamu Sehat dan masih Perjaka". Sahut Dy tertawa.
" Kalau Aku tidak minta macam-macam ".
Ujar Aby tersenyum.
" Mumpung Aku baik hati dan tidak sombong, Aku serahkan semua tubuhku padamu, tinggal Kamu pilih benda mana paling berarti untukmu".
Sambung Aby sambil mencium pipi Dy.
******* TAMAT *******