
đź–¤Bab .52.
ISTIRAHAT
Sekarang Aby mengerti, bukan karena Dy tidak laku, tapi semua cowok takut pacaran dengan Dy karena Beck quay. Siapa sih yang tidak terangsang dengan Dy, semua cowok terangsang melihat Dy tapi Mereka pura-pura biasa karena takut dengan Dy atau dengan Beck quay.
" Dy... kalau Kamu bukan Anak Beck quay dan Kamu bukan Intelijen yang pandai mempergunakan semua senjata, pasti Kamu sudah di perkosa orang". Jelas Aby berusaha mengingatkan Dy supaya berpakaian sopan, jangan terlalu minim dan harus punya malu di depan laki-laki.
" Apakah pakaian ku sekarang ini minim? dan Kamu terangsang?". Sahut Dy merasa lucu.
" Pakaianmu sangat minim dan Aku terangsang ". Kata Aby membuat Dy salah tingkah.
Dy menatap Aby lekat-lekat, Dy ingin tahu apanya yang terangsang.
" Apakah Aku harus mengganti pakaianku dengan daster". Tanya Dy.
" Hanya dengan Aku saja Kamu boleh berpakaian minim, selebihnya tidak".
Kata Aby tegas.
" Kegiatanku banyak, ke SPA, nge gym, berenang, Senam itu semua pakai pakaian minim ". Sahut Dy.
" Setiap kegiatanmu yang memakai pakaian minim dilakukan atas sepengatahuanku".
" Apakah Beck yang menyuruh Kamu ngomong begini atau Kamu sendiri yang punya pemikiran jadul?". Sambung Dy lagi membuat Aby tersenyum tipis.
Aby bingung mau menjelaskan apa. Mungkin Dy tidak peka akan getaran cinta Aby.
" Waktu SMA Kamu lebih banyak bergaul dengan laki-laki atau perempuan?". Tanya Aby selanjutnya.
" Laki-lakilah, karena perempuan sangat lamban. Disamping itu Aku selalu di kawal sama anak buah Beck, jadi Aku jarang juga main sama teman ". Kata Dy selanjutnya.
" Jangan-jangan Kamu lesbian ". Kata Aby menakuti Dy.
" Aby jangan menakutiku, jangan buat Aku panik". Kata Dy menganggap serius omongan Aby.
" Jangan panik, sekarang Aku mau tes Kamu. Apakah Kamu Cinta sama Gama atau Sama Aku atau Christian". Tanya Aby pura-pura serius.
" Tidak ada". Sahut Dy tegas.
Dy betul-betul panik.
" Apa tes kedua itu " tanya Dy tegang.
" Aku akan menciummu, apabila Kamu menolak berarti lesbian". Kata Aby hampir mau tertawa.
" iih...kampret, itu mah bohong". Kata Dy tertawa, Aby juga tertawa.
" Kalau gak mau berarti lesbian ". Kata Aby. Suara ketukan pintu menghentikan pembicaraan Mereka.
Aby cepat-cepat menyuruh Dy pakai piyama.
Aby membukakan pintu. Seorang waiter dan dua orang Cleaning service masuk.
Aby menyuruh menaruh makanan di Living Room, karena di dalam akan di bersihkan.
" Yank... mari Kita makan ". Aby sengaja memanggil Dy Sayank, supaya Karyawan Dy bergosip dan gosip itu bisa sampai ke Gama. Maklumlah Gama juga cinta banget sama Dy.
Dy keluar memakai piyama sambil cengar cengir.
" Kenapa sih Kamu aneh, memanggil Aku Sayank". Bisik Dy setelah sampai di Living Room.
" Supaya orang tidak menilaimu lesbian". Sahut Aby tersenyum.
Dy mesem, Mereka akhirnya makan siang berdua. Mau tidak mau pikiran Dy tersita juga sama omongan Aby yang mengatakan Dy Lesbian.
Tapi apakah dengan di cium Aby akan membuktikan Aku Lesbian atau tidak?.
Pikir Dy termenung.
Dy melirik Aby, memperhatikan bibirnya, wajahnya dan...
Dy jadi gemess.
Perasaan gemes itu selalu datang kalau Dy menatap Aby. Gara-gara predikat lesbian itu Dy jadinya melamun.
*******