
"Besok Senin insyaallah kita sudah mulai perkuliahan tatap muka setelah liburan, persiapkan diri kalian masing-masing ya guys. Besok sepertinya mata kuliah pertama di awali dengan Metodologi Penelitian. Semoga semester ini kita bisa lewati dengan baik ya.. " ucap Ratna sebagai kosma mengingat kan kepada teman-teman sekelasnya yang di aamiin kan oleh seluruh warga kelasnya.
"Bill, Kamu udah fotocopy Absen Dosen dan Kelas kan ?" Billa mengangguk sambil mengacungkan kedua jempolnya menandakan kebutuhan kelas siap.
"Oke Guys, Terima kasih kerja samanya hari ini,jaga kesehatan kalian. Sampai jumpa hari Senin. Kalian boleh pulang." Hari ini adalah hari terakhir pengumpulan KRS seluruh mahasiswa. Ratna dan Billa sengaja mengumpulkan teman-teman sekelasnya untuk mengumpulkan KRS masing-masing agar segera di kumpulkan ke bagian Akademik Kampus. Meskipun bukti data sudah di isi oleh mahasiswa masing-masing melalui sistem akademik online, tetapi bukti data nyata juta penting untuk dilaporkan.
*
Matahari yang cerah, Cahayanya menembus fentilasi jendela pada setiap sudut kamar milik penghuni kosan yang baru saja selesai membersihkan tubuhnya. Pagi ini Billa dan teman-teman kosan lainnya sibuk bersiap untuk memulai perkuliahan yang akan mereka mulai hari ini. Tapi banyak juga yang belum bersiap bahkan masih tiduran santai karena jam perkuliahan mereka masuk siang atau sore. Billa sibuk mempersiapkan Absen Dosen yang akan mengajar di kelasnya hari ini. Dia juga tidak lupa membawa absen khusus mahasiswa yang tak lain adalah absen teman-teman nya untuk di tanda tangani sebelum mata kuliah di mulai. Gadis itu sudah siap dengan pakaian anggunnya. Billa mulai memanaskan motornya untuk melaju ke kampus.
"Weh.. Kuliah pertama masuk pagi Bill ?"
"Iya Re, Mana Mentopen lagi makul pertama"
"Puyeng-puyenglah tu pala, wkwkwkwk. Sarapan dulu Bill, banyak mikir tu mata kuliah." Ujar Rere mengingatkan.
"Gak keburu kayaknya. Aku berangkat duluan ya Re" ucap Billa sambil berlalu melajukan motornya dengan kecepatan sedang.
"Ratna!" teriak Billa saat melihat teman dekatnya yang juga baru saja memarkirkan motornya diseberang jalan khusus mahasiswa. Ratna tersenyum sambil berlari ke arah Billa dengan menenteng laptopnya.
"Kok bawa laptop, memangnya disuruh bawa ?"
"Iya, tadi pagi sebelum berangkat aku sempetin hubungin Dosen Mentopen kita, beliau nyuruh aku bawa laptop." Billa mengangguk mengerti. Sebagai kosma Ratna harus sigap dan cekatan dalam mengkonfirmasi Dosen yang bersangkutan pada mata kuliah di setiap semester. Hal ini berguna untuk mengenal karakter Dosen guna memperlancar perkuliahan. Keduanya berjalan memasuki kelas yang ternyata sudah banyak teman kelasnya yang stand by duduk sambil memainkan ponsel dan bergosip ria.
"Rat, Katanya dosen Mentopen kita masih muda. Dia Dosen jurusan Fisika juga ya ?"tanya teman sekelasnya yang juga update mengenai kampus.
"Katanya gitu, Beliau juga Hafidz Quran. Denger-denger banyak Mahasiswa yang dikasih nilai tambahan kalau bisa jawab hafalan Qur'an yang Beliau kasih. Sepertinya kuis kita di makul kita kali ini berbeda guys" ujar Ratna sambil meletakkan sebotol air minum di atas meja dosen beserta peralatan kelas lainnya.
"Permisi teman-teman.. Sambil ngobrol dan nunggu Dosen, tanda tangan Absen kalian ya teman-teman. Dilarang menandatangani teman yang berhalangan hadir ya.. alias nitip Absen" Ujar Billa sambil tersenyum.
"MaaSyaAllaah.. Kalem banget sih Bill, serasa lagi dengerin Ustadzah ngomong" Ucap salah satu teman Billa dengan gemas. Billa yang sedang meletakkan Absen Dosen di meja dosen itu dikejutkan dengan kehadiran sosok pria dewasa yang mengetuk pintu kelasnya dan mengucapkan salam sambil menunduk.
"Assalamualaikum" suara berat dan dingin itu tentu saja mengalihkan atensi warga kelas yang sedang asyik masing-masing. Seluruh Mahasiswa kembali tertib kebangkunya masing-masing dan menjawab salam Pria yang bisa dipastikan adalah Dosen yang baru saja dibicarakan oleh mereka.
"Waalaikumussalam Pak.."jawab semuanya kompak dengan terus menatap pria yang sedang duduk tegap di hadapan mereka.
"Perkenalkan Nama saya Ricky Irawan, Saya adalah Dosen yang akan mengajar Mata kuliah Metodologi Penelitian pada kelas kalian saat ini. Mohon kerjasama kalian dalam mengikuti kelas yang saya berikan dengan baik. Ada yang perlu ditanyakan ?" seluruh Mahasiswa yang berada dikelas itu hanya mampu tersenyum dan menatap kagum kepada sosok pria yang sedang menatap Absen di mejanya.
"Siapa kosma nya ?" tanya Pak Ricky sambil terus menunduk melihat Absen kelas.
"Saya Pak, Izin memperkenalkan diri. Nama saya Desi Ratnasari." Riki hanya melihat sekilas dan kembali menatap Absen yang sedang disentuh.
"Bisa tunjukan Absen kelas kalian hari ini ?" Billa mengambil Absen kelas yang sudah di tanda tangani oleh teman-teman kelasnya dan beranjak berdiri menyerahkan Absen yang di minta.
"Permisi Pak, ini Absen kelas kami." Ucap Billa sopan sambil menyerahkan Absen yang diminta oleh Dosen itu. Ricky menatap Mahasiswa yang ada di hadapannya dengan pandangan yang berbeda. Pakaian dan jilbab yang dikenakan oleh Billa tentu saja mencuri eksistensi pandangannya dari seluruh Mahasiswa yang Dia temui selama mengajar.
"Terimakasih" ucapnya tenang. Kelas dimulai dengan sangat kondusif, pembawaan Dosen muda yang tenang, baik dan jelas tentu saja memiliki nilai tersendiri di hadapan mahasiswa yang terkadang sulit memahami berbagai penjelasan dari macam teori yang harus dipelajari. Ditambah memiliki wajah yang rupawan serta postur tubuh yang tinggi menjadi daya tarik para mahasiswa untuk tidak melewatkan setiap ucapan dan gerakan Dosen yang dikenal kalem itu.
"Baiklah, Materi kita akan di lanjutkan pekan depan, tentu saja dengan lanjutan materi hari ini. Saya akan tinggal Absen Dosen saya dikelas ini. Tolong sekertaris kelas jangan sampai lupa membawa Absen ini." Ucap Pak Ricky sambil mematikan laptop yang sedang tersambung pada layar monitor kelas. Billa mengangguk mengerti atas perintah Dosen barunya itu.
"Tolong masukan nomor ponsel kosma dan sekertaris kelas ini pada handphone saya." Ratna sigap mengambil ponsel yang diberikan oleh dosennya itu dan segera menambahkan nomor ponsel nya dan milik Billa. Hal ini sudah bukan perkara yang mengagetkan Mahasiswa. Setiap Dosen pasti meminta nomor ponsel kosma dan sekertaris kelas yang sedang diajar oleh mereka, gunanya untuk menghubungi mengenai tugas, jadwal yang terkadang harus di undur atau di ganti dan lain sebagainya melalui konfirmasi antara Dosen dan Kosma kelas.
"Saya akan berikan bonus nilai atau tambahan nilai bagi kalian yang sanggup setoran hafalan Qur'an yang kalian punya pada pertemuan yang akan datang. Jika kalian bisa menyelesaikan hafalan juz tiga puluh saja saya tidak akan segan memberikan nilai A pada mata kuliah ini walaupun nilai UTS dan UAS kalian kurang. Assalamualaikum." Ucap Pak Ricky gamblang sebelum meninggalkan kelas. Seketika membuat kelas gaduh dan ramai karena tepuk tangan dan membalas salam dari Dosen tampan itu.