AYU

AYU
Sebuah penilaian



Ayu melihat dirinya, ya memang benar ayu tidak terlalu perduli dengan penampilannya saat ini, dia lebih memperhatikan perkembangan Zayn. Hari-harinya selalu dilewati dengan senang ketika dia bersama dengan anak semata wayangnya. Dia tidak perduli dengan sekitar bahkan penampilannya saat ini.


" Masuklah..." kata mama Ayu sambil mendorong pintu sebuah salon


" Ma... buat apa sih?"


" Lihatlah wajahmu, tubuhmu sekarang tidak terawat sama sekali." kata mama Ayu sambil memandangi Ayu


Ayu mengehela nafas panjang dan berjalan memasuki salon dan duduk disebuah sofa yang berada disudut ruangan sambil tersenyum dan berbicara kepada Zayn yang duduk di kereta dorong. sekumpulan gadis-gadis disebelah Ayu berbisik, terdengar samar-samar mereka membicarakan Ayu dan penampilannya saat ini.


Ayu sebenarnya mendengar apa yang mereka katakan, tapi Ayu hanya diam dan tersenyum. tidak lama kemudian mama Ayu datang menghampiri Ayu dia menggendong Zayn dan menyuruh Ayu masuk kedalam sebuah ruangan untuk melakukan beberapa perawatan.


Sebenarnya Ayu sendiri sudah memiliki wajah dan kulit yang cantik hanya saja setelah melahirkan Ayu tidak memiliki waktu untuk merawat dirinya. Mungkin ini memang saatnya Ayu untuk merawat dirinya.


Satu jam berlalu, Ayu keluar dengan menampilkan barunya. Rambut Ayu terlihat indah terawat, kulit putih Ayu pun semakin terlihat cantik.


" Lihatlah... ini lah anak mama yang sebenarnya cantik." kata mama Ayu


Ayu tersenyum, dia melihat pantulan dirinya dicermin. dia merindukan dirinya yang demikian. sejak dia memiliki Zayn dia tidak pernah merawat dirinya dengan baik. dia berfikir mungkin dengan merawat Zayn dengan baik saja rumah tangga nya akan tetap baik-baik saja. tapi ternyata tidak demikian.


Ayu kelaur sambil mengondeng Zayn, dia melihat wanita yang tadi membicarakan dirinya tadi masih duduk, Ayu melihat mereka dan tersenyum dengan sangat manis. kedua orang itu melihat ayu dengan rasa tidak percaya kalau itu wanita yang mereka bicarakan tadi. Ayu telah berubah menjadi sangat cantik meskipun pada dasarnya Ayu sudah cantik tapi kali ini lebih cantik dari saat dia datang tadi.


Ayu mulai berfikir sebuah penilaian dari orang lain bisa merubah diri kita dipandangan mereka. dimana mereka akan menempatkan diri kita. Bahkan hanya sebuah penampilan saja bisa merubah posisi seseorang Dimata orang lain.


Ayu menghela nafas panjang dan mulai menjalankan mobilnya. Zayn terlihat sudah tertidur dalam dekapan sang nenek.


" Kamu harus terus merawat dan menjaga menapilanmu seperti ini Ayu." kata mama Ayu


Ayu hanya diam sambil terus memperhatikan jalan. Dia berfikir mungkin benar apa yang dikatakan mamanya. jika dirinya bisa merawat dirinya dengan baik Boy tidak akan berpaling darinya.


" Iya ma... ayu dengar."


" Kalau kamu dengar, kamu harus lakukan apa yang mama bilang."


" Iya ma... ayu mengerti."


" Besok Boy akan pulang kan, mama juga akan pulang, mungkin papa tidak akan menjemput mama. kamu harus jaga diri baik-baik. jaga cucu mama baik-baik." kata mama Ayu sambil mencium Zayn.


" Iya ma... mama tidak usah khawatir ayu baik-baik saja, ayu akan jaga Zayn dengan baik." kata ayu sambil tersenyum


" jika ada apa-apa kasih kabar sama mama."


Sebenarnya mama Ayu ingin memberitahu Ayu soal Boy. tapi kenapa hari ini dia ragu. mama Ayu melihat Zayn yang tertidur dalam pangkuannya. dia tidak tega kalau cucu nya akan hidup dalam keluarga yang berantakan. hanya ini yang bisa dia lakukan memberitahu Ayu agar bisa menjaga menapilannya agar Boy tetap mencintainya dan tidak berpaling kepada wanita lain.


Mama Ayu menghela nafas panjang yang terdengar oleh Ayu.


" Mama kenapa? apa ada yang mama pikirkan?"


" Tidak ada."


" Ma... memangnya Ayu siapa? Ayu tahu benar arti hembusan nafas mama. mama sedang mikirin apa sih?"


" Mama tidak ingin berpisah dengan kamu dan Zayn, lihatlah betapa mengemaskan Zayn saat tidur mama tidak ingin berpisah dengannya."


Ayu melihat mamanya dan Zayn yang ada dipangkuan mamanya kemudian kembali melihat kearah mamanya. Ayu hanya diam, tapi dia tahu ada hal lain yang di sembunyikan oleh mamanya. tapi dia tidak ingin memaksa mamanya cerita. ayu yakin nanti mamanya akan cerita kepada dirinya.


BERSAMBUNG