
Heni mulai menjalankan rencananya setelah pulang dari rumah sakit dia dan Yusuf diam-diam mengikuti kegiatan Boy.
Entah kenapa dia begitu bersemangat mengumpulkan bukti perselingkuhan suami dari sahabatnya itu.
Karena Yusuf seorang pengacara, dia tahu betul apa saja yang harus dikumpulkan agar bisa menggugat cerai dan menang dalam pengadilan.
Meskipun rencana Heni dan Yusuf terlihat begitu matang, namun ada sedikit kekhawatiran tersimpan dilubuk hati Heni yang paling dalam.
Dia khawatir mengenai nasib sahabatnya setelah dia tahu semua ini.Heni berharap nanti Ayu dapat menerima kenyataan dengan lapang masih banyak laki-laki yang baik diluar sana.
Heni dan Yusuf menunggu Boy keluar dari rumah sakit.Didepannya tampak sebuah mobil mewah sedang berhenti tidak jauh dari pintu masuk rumah sakit.Mobil itu adalah milik wanita yang bersama Boy kemarin.Dia keluar dari dalam mobil ketika Boy keluar dari rumah sakit.
Dari jauh terlihat Boy berlari kecil menghampiri gadis itu, Boy mengambil kemudi sedangkan gadis itu duduk disamping Boy dengan senyuman yang manis diwajah cantiknya.
Novi Anggitasari
Dia adalah seorang model, meskipun tubuhnya tidak terlalu tinggi tapi tubuhnya bagus dan kulitnya cantik terawat.
Novi terlahir dari keluarga sederhana, ketika berusia 8tahun orang tuanya meninggal dalam kecelakaan mobil.Dia hidup dengan paman dan bibinya yang tidak mempunyai seorang anak.
ketika tumbuh menjadi remaja pamannya mencoba melecehkan Novi, dia mencoba memberitahu bibinya tapi sang bibi tidak percaya kepada Novi malah mengusirnya keluar dari rumah.
Sejak saat itu Novi hidup seorang diri dan bertemu dengan seseorang yang baik dan menjadikannya seorang model.Kini Novi hidup dengan kecukupan.
Novi bertemu dengan Boy ketika dia melakukan pemeriksaan rutin tentang kesehatannya.Dia jatuh cinta pada pandangan pertama.Novi terus saja mengejar Boy dan tidak tahu kalau sebenarnya Boy sudah memiliki seorang istri yaitu Ayu.
Karena cintanya kepada Boy dia tidak mendengarkan dan melihat orang lain dia hanya percaya apa yang dikatakan Boy kepadanya.
" Ada yang ingin aku bicarakan kepadamu." kata Boy
" Hemmm, katakan." kata Novi
" Sebenarnya aku sudah menikah." kata Boy
" Hah...apa kata kamu, kamu bercanda kan,?" kata Novi sambil tersenyum mengira Boy hanya bercanda
" Aku serius." kata Boy
" Serius.?" Novi kaget
" Waaaahhhh...terus yang kamu lakukan kepadaku ini apa.?" tanya Novi terlihat sedikit marah
" Jangan marah dulu, awalnya aku menikah dengan dia karena aku ingin sukses dengan bantuan orang tuanya, setelah menikah aku sedikit suka kepadanya, ya karna dia cantik lembut dan juga istri yang baik." kata Boy
" Terus...." Novi semakin marah
" Tapi setelah bertemu denganmu aku rasa aku jatuh cinta kepadamu, yang aku rasakan kepadamu berbeda dengan yang aku rasakan kepada istriku,aku benar-benar menyukaimu." kata Boy sambil memegang tangan Novi
Hati Novi luluh melihat mata Boy yang tampak tulus, dia mau memaafkan Boy karena dia begitu mencintai Boy.Dan yang lebih penting Boy lebih mencintai dirinya dari pada istrinya.Mungkin Novi yang akan memenangkan hati Boy.
" Terus apa rencana kamu.?" tanya Novi
" Aku berencana menceraikannya.Tapi..." Boy terlihat ragu
" Tapi apa..." tanya Novi sambil melihat kearah Boy
" Aku butuh waktu, setidaknya 1 sampai 2 tahun aku akan menceraikan dia." kata Boy
" Satu tahun begitu singkat, aku harus mengatur banyak hal, kamu tenang saja kita masih akan tetap bersama, hanya saja aku berstatus suami orang, tapi aku mencintaimu." kata Boy meyakinkan Novi
Amarah Novi perlahan mereda dan pelan-pelan mulai mempercayai Boy,karena wajahnya yang terlihat serius.
Baru kali ini Novi begitu mencintai seseorang tapi kenapa orang itu sudah menikah, demi cintanya dia bertekat merebut Boy dari istrinya dan menjadikannya sebagai suaminya.
Heni mengikuti Boy sampai disebuah taman tengah kota, disana dia mengantar Novi melakukan pemotretan. Novi memang telihat sangat cantik dan menawan memakai sebuah gaun cantik.
Disana Heni baru tahu kalau Novi adalah seorang model.Dia kemuadian mencari diinternet tentang Novi, yang membuat Heni terkejut bahwa Novi adalah model yang sangat terkenal.Menjalin hubungan dengan Boy jika diketahui oleh publik maka karirnya akan hancur.
Heni berniat menyebar berita kalau Novi menjadi orang ketiga.Tapi jika dia melakukan itu Ayu akan melihat berita itu dan mungkin dia akan syok.
" Tidak...tidak..." kata Heni sambil mengelengkan kepalanya
" Kamu kenapa.?" tanya Yusuf
Heni memberitahu rencananya untuk menghancurkan karis Novi tapi dia tidak ingin Ayu tahu.
" Kita harus bersabar, jangan gegabah." kata Yusuf
Setelah mendapat beberapa informasi akhirnya Heni an Yusuf meninggalkan tempat itu.Hari semakin gelap, taman ini begitu indah banyak remaja yang berkumpul disini sekedar menghabiskan waktu bersama.
Boy menunggu didalam mobil, dia terlihat memejamkan matanya karena lelah.Novi sudah hampir selesai melakukan pemotretan.Momen ini diambil ketika senja menyinari taman dan bunga-bunga kalau hari ini mereka melewatkan waktu ini mereka harus kembali besok ketika senja lagi.
Tapi karena Novi sangat berbakat dia menyelesaikan pemotretan dengan cepat dan hasil yang sangat baik.
" Oke selesai...terima kasih Novi kamu sangat bagus hari ini." kata seorang fotografer
" Terima kasih kak." kata Novi sambil membungkuk.
Novi segera berganti pakaian dan menghampiri Boy yang sudah lama menunggunya didalam mobil.Novi tersenyum melihat Boy tengah tertidur.
" wajah galaknya berubah menjadi lembut ketika dia tertidur." gumam Novi
Novi duduk disamping kemudi menunggu Boy bangun sambil terus menatap Boy.Dia berjanji pada dirinya sendiri kalau dia akan merebut laki-laki yang ada dihadapannya ini dari istrinya.
Pernikahan mereka bukan berdasarkan cinta akan mudah baginya untuk menghancurkan rumah tangga mereka.
Tapi Novi harus hati-hati, dia adalah seorang model yang cukup terkenal. Dia harus pandai-pandai menyembunyikan hubungannya dengan Boy jangan sampai publik mengetahui hubungan mereka, apalagi tahu kalau pria yang dia cintai saat ini sudah memiliki seorang istri.
Meskipun demikian Novi tetap saja menyukai bahkan mencintai Boy dengan tulus.
Tidak tahu bagaimana perasaan Boy kepadanya tulus atau tidak yang penting bagi Novi mereka akan terus bersama.
" Kamu sudah selesai.?" tanya Boy sambil membuka matanya
" Hemm...kamu sudah bangun,?" kata Novi sambil bersandar manja dipundak Boy
" apa yang kamu lakukan, ini ditempat umum, dan kamu juga seorang model kalau orang tahu bagaimana." kata Boy sambil mendorong kepala Novi yang bersandar kepadanya.
Novi duduk tegak, Boy mulai menjalankan mobilnya dan kembali kerumah.Hari ini dia sangat lelah rasanya ingin sekali dia cepat- cepat pulang dan tidur.
BERSAMBUNG