
Melihat foto Fajar, dirinya dan juga Jo yang ada di meja kamarnya, Ndis teringat masa kecil mereka. Enggak seribet sekarang, hanya ada saling ledek, bercanda, dan iseng ke teman yang lain. Berlimpah kebahagiaan, sekarang masih seperti itu sebenarnya tapi, egonya yang membuat semua berantakan.
Setelah beberapa bulan Fajar pergi meninggalkannya, dia baru sadar ada yang salah dengan dirinya. Egonya itu membuat dirinya dan Fajar seperti orang asing saat ini. Dulu, sebelum pernyataan cinta Fajar kepadanya.. Neta yang selalu jadi pemicu pertengkaran diantara mereka. Tapi, sekarang meski Neta tidak pernah lagi mengusiknya, kenapa dia masih menjaga jarak dengan Fajar?
Lagi pula untuk apa dia membentengi hatinya sampai seperti ini? Atau apakah ada yang harus dia takutkan jika nantinya dia memutuskan menjalin hubungan dengan laki-laki?
Hembusan nafas berat terdengar di kamar dengan cat biru itu, sudah hampir jam 01.00 tapi netra nya tak kunjung mau diajak beristirahat. Ada sesuatu yang mengganjal hati dan pikirannya. Kembali dia lihat jam dinding, angkanya sudah bergeser. Dia ambil ponsel di meja yang dia letakkan di samping foto dirinya dan juga kedua sahabatnya.
Sekilas info, setelah kecelakaan yang menimpa Ndis beberapa bulan lalu, dia memutuskan untuk memperdalam ilmunya dalam dunia mode dan stylish. Ndis memang mempunyai bakat soal rombak merombak baju, menggambar desain pakaian, menjahit dan menciptakan pakaian sendiri. Sehingga dia putuskan untuk membuka usaha di bidang itu.
Bahasa kerennya dia menjadi seorang desainer tapi di desa nama penjahit lebih sering digunakan untuk profesi yang Gendis geluti saat ini. Dia pintar memilih bidang pekerjaan, karena di desa mereka tak banyak bahkan hampir sangat jarang ada tukang jahit seperti dirinya.
Dari pekerjaan itu pundi-pundi rupiah terkumpul, dia tetap membantu ibu dan bapaknya juga di bengkel dan di toko kue milik ibunya yang sekarang memiliki dua cabang di desa lain. Toko kue dengan konsep kafe kecil yang tidak hanya menjual kue, roti atau makanan berbau tepung menjadi daya tarik tersendiri. Karena di sana juga menjual makanan lain seperti nasi goreng kesukaan sejuta umat, ayam dan ikan bakar atau goreng, dan minuman agar para pembeli tidak seret saat makan tanpa minum!
Keluarga Parto sukses ya? Iya, mereka sukses karena kegigihan mereka. Keuletan mereka yang tidak takut jatuh dalam merintis usaha, membuat mereka menikmati hasilnya sekarang. Usaha tidak pernah mengkhianati hasil kawan! Dan itulah yang terjadi sekarang, keluarga Parto yang terkesan sederhana meskipun sebenarnya kaya raya!
Nah, kembali ke cerita malam menggalaunya Ndis.
Sebuah photo profil membuatnya terdiam sesaat, matanya menatap gambar itu seksama. Terlihat tampan.
Ingin mengirim pesan, beberapa kali ketik hapus lagi. Akhirnya dia meletakkan lagi ponsel itu. Tapi, tiba-tiba nomer Fajar memanggilnya.. Wah apa ini yang dinamakan jodoh?
'Assalamualaikum.. Kenapa belum tidur Ndis?' Sapa Fajar di seberang sana. Eh kok Fajar tahu kalau Ndis belum tidur? Jangan bilang dia punya ilmu yang bisa melihat dari jarak jauh?
'Waalaikumsalam, Kok tahu aku belum tidur? Kamu ngintip aku Jar?' Seulas senyum tercetak pada wajah manis Gendis.
'Aku lihat nomermu dari tadi sedang mengetik tapi lama banget enggak ada pesan masuk. Aku tunggu nyampe pedes ini mata tahunya cuma di PHP,' Fajar dan Ndis sama-sama tertawa.
'Kirain kamu udah tidur, Jar kamu di mana ini kok rame banget?' Tanya Ndis akhirnya.
Dengan sekali tekan, Fajar mengubah panggilan suara menjadi mode panggilan video. Nampak di sana Fajar sedang ada di taman. Dan Ndis yang duduk di ranjang kamarnya.
Obrolan pun berlanjut, sepertinya ada yang saling melepas rindu di sini. Perasaan itu tak bisa dibohongi, Ndis tahu apa yang harus dia lakukan setelah Fajar memutuskan panggilan telepon mereka. Fajar pamit ingin pulang ke kostnya. Karena hari sudah menjelang subuh. Dan esoknya dia masih harus bertugas di rumah sakit.
Dengan hati berflowers, Ndis memejamkan matanya untuk mengarungi alam mimpi. Bayangan Fajar yang mengucapkan selamat malam untuknya cukup untuk membuatnya bisa mimpi indah malam ini.