The Romance Of The Thousand Loves

The Romance Of The Thousand Loves
CH. 14. BANTAI SEMUA



Saat ini Han Shan sedang menyerap energi langit bumi dan memulai Kultivasinya. Energi di tempatnya berlatih begitu besar. Padahal Han Shan tahu bahwa energi di benua ini sangat tipis dan sedikit. Kultivator kerajaan mengandalkan sumber daya yang melimpah untuk menambah Qi mereka. Namun ada satu hal yang tidak diketahui Han Shan yaitu Tang Xiao telah membuat formasi penarik energi langit bumi di kamar yang saat ini digunakan Han Shan berkultivasi hingga membuat semua energi terkumpul di ruangan Han Shan.


Han Shan juga berlatih mengubah energi tenaga dalam menjadi energi Qi. Butuh banyak usaha yang dilakukannya hingga dia berhasil mengubah seluruh tenaga dalamnya menjadi qi.


Tak terasa sudah dua hari Han Shan di dalam kamar berkultivasi. Bahkan ketika upacara persaudaraan Tang Xiao dan Yan Zhou digelar dia tidak bisa datang. Yan Shan segera bertanya masalah itu.


"Ayah Kaisar tenang aja... Saat ini Ayah Han sedang berkultivasi di kamarnya. Dan dia saat ini baik-baik aja."


"Apa? Dia sedang berkultivasi? Dapat dari mana tekhnik Kultivasinya itu" Yan Shan terkejut bukan main. Karena dia tau selama ini keenganan Han Shan berkultivasi. Namun dia juga merasa senang mendengarnya.


"Ya Ayah Kaisar. Ayah berkultivasi dengan tekhnik yang diberikan guru kepada ku. Dan ayah menerimanya katanya untuk menghadapi pasukan Aliansi Iblis ini." Tang Xiao mencoba meyakinkan Yan Shan.


"Hemm... Kalo boleh tau apa nama tekhnik itu Xiao'er?" Yan Shan sedikit penasaran, sampai-sampai Han Shan menerima tekhnik itu. Dia tau alasan Han Shan berkultivasi bukan cuma menghadapi pasukan Aliansi Iblis namun pasti ada sesuatu yang lain.


"Nama tekhnik itu Tekhnik Kultivasi Dewa Kaisar. Jalan menuju Immortal." Jawab Tang Xiao santai. Jawaban itu berhasil membuat Yan Shan hampir mati. Bagaimana tidak, tekhnik keluarganya saat ini merupakan salah satu tekhnik terbaik yang ada diseluruh benua, sudah begitu mengerikan. Apalagi tekhnik kultivasi yang diberikan Tang Xiao ke Han Shan. Bisa memicu peperangan di seluruh benua.


"Ehem... Baiklah Xiao'er. Ayah akan pergi dulu." Yan Shan Mencoba menguasai dirinya dari keterjutan berlanjut. Ada banyak hal yang saat ini membuat dia pusing. Terutama masalah Klan Lin yang merupakan empat pilar Kekaisaran. Klan Lin yang keluarganya kebanyakan adalah para duta kerajaan dan menteri pertahanan. Banyak memegang kendali Kekaisaran. Sedikit banyak mengetahui Kekaisaran Yan. Namun setelah musyawarah yang diadakan beberapa hari lalu, Tang Xiao meminta semua tetap santai seperti biasa dan membiarkan klan Lin berbuat seperti biasa. Masalah pemberontakan ini tidak diberitahukan ke pada siapa pun. Termasuk tiga keluarga Bangsawan Pilar Kekaisaran. Semua mengikuti instruksi Tang Xiao. Mereka percaya sepenuhnya padanya. Toh sekarang Tang Xiao adalah keluarga Kekaisaran. Dan mustahil untuk menghianati keluarganya sendiri. Mereka telah hafal sifat Tang Xiao sejak kecil.


Setelah Yan Shan berlalu dari kamar Tang Xiao, ia segera memasuki dunia jiwanya.


"Tuan..."


"Dewa.."


Ucap mereka berempat bersamaan. Saat ini mereka memang sedang menunggu Tang Xiao untuk membuat rencana selanjutnya. Mereka juga menunggu Tang Xiao agar segera membentuk tubuh Monica. Tang Xiao dan keempat abdinya segera memasuki aula istana yang sangat megah.


"Ehem.... Baiklah.... Xiao Long, Xiao Ying, Xiao Yang, bukankah kalian merasa sedikit bosan di sini terus" Tang Xiao memulai pembicaraan sambil menatap mereka tersenyum. Tang Xiao telah merubah penampilannya seperti sebelumnya. Rambutnya yang biru menambah ketampanannya. Membuat Monica memandang tak berkedip. Baru pertama kalinya dia melihat pemuda tertampan. Bahkan lebih tampan dari Xiao Long dan Xiao Ying yang menurutnya sudah sangat tampan.


"Betul tuan... Saya di sini merasa gabutz... Hari-hari berjalan, duduk berkultivasi dan memandang iri dua pasang muda-mudi." Xiao Long yang berbicara duluan mengutarakan isi hatinya. Ucapan itu membuat semua orang tertawa tekekeh-kekeh. Terutama Xiao Yang dan Xiao Ying. Di kehidupan kedua Tang Xiao, mereka diizinkan untuk bersama. Padahal pada kehidupan pertamanya mereka tak berani untuk saling mengungkap rasa. Tapi sepertinya Tang Xiao sangat memahami perasaan Xiao Yang dan Xiao Ying untuk saling bersama. Sedangkan Xiao Long sudah menganggap Xiao Yang saudarinya sendiri karena mereka telah ada sejak terciptanya Tang Xiao. Sedangkan Xiao Ying adalah penghuni baru.


"Hemm... Baiklah... Aku punya tugas untuk kalian bertiga. Sedangkan Monica akan berada di sini untuk memulihkan tubuh aslinya." Tang Xiao lalu mengeluarkan tiga topeng perak.


"Apa yang akan kami lakukan Tuan?" Xiao Long yang tak sabaran segera bertanya.


"Dewa, Aliansi tersebut sangatlah banyak. Ditambah lagi dengan Dewa Iblis yang mana Kaisar Surga aja Enggan mencari masalah dengannya." Monica terlihat mengkhawatirkan mereka. Sejak berada di dunia jiwa ini, dia telah sangat akrab dengan mereka bertiga. Terutama Xiao Long. Tang Xiao yang mendengar itu tersenyum lebar.


"Tenang saja Monica. Mereka lebih mengerikan dari apa yang Dewa Iblis bayangkan. Jangankan melawan dua juta sampah, mereka bertiga pernah melawan sepuluh juta makhluk yang kekuatannya tak akan pernah terbayangkan olehmu maupun oleh Kaisar Surga sendiri. Sekarang tugasmu beritahukan lokasi Dewa Iblis dengan spesifik." Tang Xiao tersenyum hangat. Monica mengangguk pelan.


"Tempat Dewa Iblis lumayan jauh dari sini. Di arah Selatan Benua ini terdapat laut yang sangat luas. Di dekat pantai Selatan itu terdapat rumah gubuk reyot. Di lantai gubuk itu ada tangga yang menuju dimensi lain. Dimensi itu tempat pasukan Aliansi berada.


Sedangkan Dewa Iblis berada di dasar lautan Pantai Selatan. Di situ terdapat istana yang megah. Walaupun tak sebanding dengan ini. Di dalam istana itu terdapat beberapa penjaga tingkat Nirwana tepatnya berjumlah sepuluh. Mereka adalah para jenderal Iblis. Jenderal andalan Dewa Iblis. Sedangkan Aliran hitam dipimpin oleh seseorang dengan julukan Hantu Laut. Tingkatnya saat ini berada di Jenderal Surga. Dia menutup tingkat Kultivasinya dengan metode dari Dewa Iblis. Hantu Laut inilah orang yang sangat dipercayai Dewa Iblis. Hantu Laut sering mendapat hadiah dari Dewa Iblis karena kerja kerasnya yang sangat memuaskan. Dari aliran hitam hanya Sektenya yang ikut beraliansi." Monica menjelaskan panjang lebar. Dia hafal betul daerah itu karena dulu tak ada larangan baginya mengeliling Istana Dewa Iblis.


"Di ruangan utara Istana terdapat ruangan budak manusia. Sedangkan sebelah selatan Istana terdapat harta yang sangat banyak dan melimpah. Juga sumber daya yang sudah dianggap langka di dunia ini." Lanjut Monica dengan mata berbinar. Walaupun wajah. Monica tidak kelihatan jelas namum kedua mata hitamnya sangat jelas dan menakutkan bagi manusia umum yang melihatnya.


Tang Xiao dan ketiga abdinya cekikikan melihat ekspreksi Monica. Mereka dapat membayangkan jika seandainya mereka mempunyai kekayaan diluar akal.


"Saudari Monica, jika kami berhasil dalam tugas ini, maka semua harta yang kamu sebutkan tadi akan jadi milikmu. Kami tidak akan mengambil apapun." Xiao Yang yang mengerti langsung berbicara dan menggembirakan Monica.


"Oh benarkah saudari Yang ucapan mu itu?" Monica tentu sangat senang mendengarnya. Di kehidupan pertamanya dia belum pernah melihat harta sebanyak itu walaupun telah mengelilingi dunianya. Bahkan jika digambungkan harta Dewa Iblis dan harta orang-orang yang ada di seluruh dunianya, maka hanya ada sepertiga dari harta Dewa Iblis.


"Benar saudari Monica. Kami adalah orang yang menepati apa yang kami ucapkan." Sambung Xiao Yang mengangguk diikuti Tang Xiao, Xiao Ying dan Xiao Long mengangguk pasti. Monica sangat senang mendengar itu. Dia sudah tidak sabar mendapatkan harta itu.


"Baiklah. Kalian kenakan topeng ini. Untuk Xiao Long yang akan menghadapi Dewa Iblis dan anak buahnya. Xiao Ying dan Xiao Yang yang akan menghadapi dua juta pasukan Aliansi." Tang Xiao memberikan topeng perak yang sejak tadi di tangannya.


"Habisi semua jangan sisakan apapun. Namun kalian harus mendapat informasi dari mereka semua. Jangan lupa untuk membebaskan para tahanan dan mengembalikan mereka ke rumahnya masing-masing." Tang Xiao bangkit dan membuat segel tangan, muncul portal keluar dunia jiwa.


"Baik Tuan. Kami akan melakukan yang terbaik." Ucap mereka serempak. Kemudian mereka bertiga menuju portal itu dan memasukinya.


Hening seketika, Tang Xiao dan Monica terdiam sejenak.


"Baiklah Monica apa kamu sudah siap memulai pembentukan tubuh mu" Tang Xiao menatap Monica yang melayang-layang sambil menatap Portal yang dimasuki Xiao Long dan teman-temannnya. Suara Tang Xiao tadi cukup mengagetkan Monica.


"Ya Dewa saya sudah siap. Walaupun sangat sakit saya akan bertahan sekuat mungkin." Jawab Monica tegas.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...