
Sebenarnya rombongan Savage Crocodile Tribe memiliki tiga Mortal Foundation Early – Stage di dalamnya, tambahan Shen Hai yang seorang Forging Qi tingkat 8 seharusnya membuat kelompok ini sulit ditundukan. Namun berkat kemampuan serangan kejutan Bing Lian, mereka dengan mudah diringkus.
Bersama para penduduk Windless Heights Valley, Lian membawa semuanya kembali. Nampaknya pertarungan lain juga memperoleh hasil positif, jelas saja sebab Cultivator kiriman Shen Hai bukanlah tandingan bagi Yin Kiew, Tan Minjie, dan Lu Xiulan.
Saat semua tidak memperhatikan, Bing Lian membentuk mantra tangan sehingga memunculkan pecahan dirinya. Sementara tubuh aslinya menggiring Shen Hai ditambah tiga anggota berpraktik tingkat Foundation Realm sebelumnya.
BUK!
“Ugh...apa maumu? Mengeksekusi kami?” Shen Hai menatapnya penuh kebencian selesai didorong jatuh ke tanah. Badan keempatnya diiikat menjadi satu memakai benang Qi sehingga tak mampu bergerak.
“Tergantung, kalian ingin mati?”
“Heh!? Seluruh keluargaku telah tiada, kalau bukan karena permintaan Patriach. Aku sudah tidak mempunyai keinginan hidup”
“Jawaban bagus, aku semakin tak berniat membunuhmu....” ujar Bing Lian sembari tersenyum.
Shen Hai juga ketiga pengikutnya saling bertukar pandang aneh, awalnya mereka mengira Lian merupakan sosok psikopat berdarah dingin. Tetapi ternyata dia sekarang seperti orang gila tanpa perasaan.
“Apa maksudmu? Kau mau memperdayai kami? Lalu waktu lengah memenggal—“
“Tidak tidak tidak, kenapa kau bsia berpikir kesana? Aku cuma sedikit merasa iba, soalnya pernah berada diposisi sulit sepertimu. Percayalah, terkadang mati bukanlah jalan keluar. Pikirkan mengapa keluargamu bersikeras membiarkanmu hidup.....”
Lian pun menjelaskan kalau ia sengaja membawa keempatnya menjauh, semua dikarenakan praktik masing – masing paling menjanjikan. Pasti mudah mencari sekte yang mau menerima mereka, Bing Lian menambahkan lebih baik membangun Savage Crocodile Tribe kelak saat sumber daya Shen Hai berlimpah.
Oleh sebab itu, bergabung dengan sekte lain adalah tindakan tepat. Shen Hai termenung, sesungguhya dia pernah memikirkan hal serupa. Namun dendam membuat akalnya sedikit tertutup, tergesa – gesa malah akan menimbulkan masalah baru dan melemahkan pondasi Savage Crocodile Tribe.
“Namun aku tidak bisa membantu sisa teman – temanmu, mereka harus dibawa menuju pengadilan Sky Jewel Kingdom. Sementara aku dapat membuatkan laporan kematian palsu bagi kalain” Lian mengakhiri sebelum melepaskan ikatannya.
Keempatnya segera menjaga jarak waspada, sikap santai Bing Lian seperti mengatakan jika masih ingin bertarung. Kemarilah, aku dapat mengambil kembali apa yang kuberi. Sehingga ketiga Cultivator Foundation Realm bawahan Shen Hai berpikir dua kali untuk menyerang.
“Kau serius?” tanya Shen Hai memastikan lagi.
“Yap....”
“Kami berasal dari aliran hitam”
Tanpa disangka – sangka Lian tertawa mendengar ucapan Shen Hai barusan. Bahkan matanya sampai berair saking kerasnya, “Hehehe....Guruku tidak pernah membedakan aliran putih atau hitam, aku bahkan mempunyai saudara seperguruan beraliran begitu. Kami diajarkan kalau semua manusia terlahir setara, entah kau Cultivator ataupun orang biasa”.
“Siapa kau sebenarnya?”
“Pemilik ladang pertanian tempatmu berdiri”
Shen Hai menggaruk – garuk kepala, ia bingung bukan main. Pertama kalinya dia bertemu pemuda berkpribadian macam Lian, usia mereka berdua seharusnya tidak terlampau jauh. Namun tiap ucapanya mengandung kebijaksanaan sepuh berumur ratusan tahun.
“Banyak nyawa tidak bersalah melayang akibat perbuatan—“
“Tapi kau memberi perintah agar tak membunuh warga lembah ini, itu cukup bagiku sebagai pertanda kau masih memiliki hati nurani. Yah....aku sih hanya berpesan, kalau mau membuat percobaan teknik aliran hitam jangan pernah asal. Tetapi mengumpan beberapa penjahat keji terhadap buaya kupikir bukan masalah”
“Aku akan mengingatnya, bolehkan aku tau nama Saudara?”
“Lian, Bing Lian. Aku berasal dari White Crow Sect” sahutnya membalikan tubuh hendak pergi.
“Terima kasih, kami pasti membalas budimu” Shen Hai memimpin ketiga pengikutnya memberi hormat.
“Iyaa, semoga beruntung. Jauhi Sky Jewel Kingdom dan mulailah hidup baru kalian.....”
Semua orang berkumpul kembali di desa setelah sukses mengalahkan gerombolan bandit, taktik himpitan Bing Lian sukses mengagetkan mereka. Nyatanya bukan bantuan yang datang melainkan para tahanan penduduk Windless Heights Valley, tidak butuh waktu lama sebelum musuh menyerah.
Yin Kiew, Lu Xiulan, dan Tan Minjie masing – masing menyeret satu Cultivator. Lian menduga ketiganya membunuh yang seorang lagi, mereka nampak baik – baik saja namun sedikit berantakan. Pertarungan tadi sepertinya lumayan sengit.
Sang Kolonel Sky Jewel Kingdom segera mencari Lian begitu rombongannya terlihat dikejauhan, ia bertanya mengenai keberadaan Shen Hai. Bing Lian menjelaskan kalau dirinya membunuh cukup banyak lawan dalam rangka melindungi nyawa penduduk.
Tidak ada orang lain yang memperhatikan perbuatan Lian terhadap beberapa anggota Savage Crocodile Tribe, lagi pula apa perduli mereka?. Hal terpenting adalah sukses pulang selamat lalu berkumpul bersama keluarga.
Ekspresi Kolonel menunjukan rasa ketidakpercayaan, tetapi dia tak mampu melakukan apapun. Dan sebenarnya tugas miliknya sudah terbilang usai, pasukan Sky Jewel Kingdom dapat membawa bandit serta sisa – sisa sekte bintang lima tersebut sebagai bukti.
“Tuan? Bermalamlah disini, pasukan anda masih kelelahan untuk melakukan perjalanan pulang” saran Lian.
“Hmm....kau benar”
“Sepertinya kami akan mengadakan pesta juga, silahkan berpartisipasi”
“Terima kasih”
“Kita belum berkenalan secara resmi, bolehku tau nama anda?”
“Li Ming, senang bertemu denganmu Tuan Muda Bing....” Li Ming menjabat tangan Bing Lian.
“Kolonel terlalu sungkan, aku sejujurnya ingin memyampaikan sesuatu. Aku punya firasat kalau anda bakal mendapat jabatan tinggi kelak akibat kesuksesan disini....”
“Hehehe....Tuan Muda berlebihan, Sky Jewel Kingdom merupakan Kerajaan Cultivator. Mana mungkin Forging Qi tingkat 2 sepertiku diperhitungkan”
“Anda masih bisa berkembang, meski lambat namun tidak mustahil....”
Li Ming melirik pemuda berambut putih misterius disampingnya, kata – kata Lian barusan membuat semacam gembok dalam hatinya terbuka. Lalu itu mempengaruhi pikirannya, dia akhirnya tersenyum tipis sambil mengangguk – anggukan kepala.
“Tuan Muda mungkin ada benarnya....
“Jika suatu hari ucapanku sebelumnya terjadi, apa Kolonel bersedia membantuku?” Lian bertanya serius.
Si pria paruh baya tak langsung menjawab melainkan menanyakan dahulu harus melakukan apa, tapi Bing Lian cuma bilang kalau ia akan tau saat waktunya tiba. Li Ming berpikir sejenak, meski sebentar. Dia tau Lian bukanlah orang yang jahat.
Walaupun caranya menyiksa bandit supaya mendapat informasi sedikit menganggu Li Ming, Kolonel Li lalu setuju jika permintaan Lian sanggup dipenuhinya. Lagi pula Bing Lian juga menjanjikan semua jerih payah hasil penangkapan buronan Savage Crocodile Tribe kepadanya, White Crow Sect tidak akan mengambil keuntungan sedikitpun.
Lian mengangguk puas sebelum undur diri, suasana desa sangat meriah. Semua tertawa sembari menikmati hidangan yang ada, berbaur satu sama lain. Dikejauhan nampak Yin Kiew dan Tan Minjie dikelilingi oleh lawan jenis masing – masing.
Sementara Lu Xiulan melepas rindu bersama kedua orang tuanya, pemandangan yang begitu menyejukan hati. Tetapi entah mengapa Lian seperti tidak termasuk dalam perayaan tersebut, waktu hendak melangkah pulang tiba – tiba tubuhnya terangkat.
“WOAAA!?”
“Ketemu kau pria kecil, kau sudah tumbuh menjadi pemuda gagah. Siapa sangka kaulah penyelamat hidup kami?! Huahahaha....!!!”
“Guru Guan....”
Guan Qianda menaikan Bing Lian keatas pundak kemudian meneriakan namanya kemana – kemana dengan suara lantang, membuat perhatian para penduduk teralihkan. Satu per satu mulai ikut menyerukan Lian sebagai bintang utama evakuasi ini, ia tertawa lepas. Malam itu, seluruh penghuni Windless Heights Valley tidak tertidur hingga fajar menyingsing.
^^^
Kalian bisa mendukung Author melalui Karyakarsa. com/AryaFP, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000,- saja, pembayaran dapat dilakukan via Gopay, Ovo, Transfer Bank, juga Alfarmart.