
Lu Xiulan mundur beberapa langkah, memperhatikan Lian dari ujung rambut hingga kaki. Tan Minjie yang menyadari mereka sedang berusaha membicarakan hal penting mengambil insisiatif membubarkan kerumunan penonton.
“Apa sebegitu mengejutkannya?” tanya Lian tersenyum canggung.
“Tidak.....hanya saja penampilanmu....sangat....”
“Berbeda? Aku setuju denganmu, sejak menjadi Cultivator entah mengapa fisikku sedikit mengalami perubahan”
“Ini bukan sedikit lagi namanya”
Keduanya lalu melanjutkan perbincangan ditemani oleh Tan Minjie, Lian mulai bercerita caranya bisa tiba ke White Crow Sect padahal Xiulan jelas – jelas tak menemukan dirinya diantara rombongan asal Windless Heights Valley.
Tentu Tan Minjie maupun Lu Xiulan tercengang mendengar bagaimana Lian melacak kemudian mengikuti kereta kuda para anggota sekte. Tetapi dia sengaja melompati bagian ketika berhasil keluar dari Illusionary Mist Forest karena sudah tau apa makna pengelihatannya waktu itu.
“Aku penasaran bagaimana kabar mereka.....”
“Hmm? Siapa?” Xiulan memiringkan kepala.
“Ah....bukan apa – apa”
Ketiganya berpisah memasuki hunian masing – masing, Lian berencana secepat mungkin mengkonsumsi pil miliknya. Selain supaya pondasi praktiknya makin kuat, hal tersebut juga mengurangi peluang kejahatan macam pencurian terjadi.
Dia menyediakan tiga gelas air putih, lalu meremukkan setiap obat dengan tangan dan memasukannya ke sana. Lian menemukan teknik khusus untuk menyerap khasiat pil saat masih berada di Forging Qi pada kehidupan sebelumnya.
Seperti kebanyakan orang tau, melakukan praktik sangat berbahaya jika punya kebergantungan secara berlebihan dalam penggunaan sumber daya. Karena barang – barang konsumsi bukan hanya berefek bagus untuk Cultivator, namun terkadang mengandung kadar racun tertentu tergantung kualitas benda itu dibuat.
Lian berhasil mendapat jalan keluar masalah ini berkat kondisi istimewa tubuhnya, ia menyebut cara tersebut Poison Filter Hose. Prosesnya hampir sama dengan penyaringan teh tuk memisahkan antara air yang dapat diminum serta sampah – sampah daun.
Sejujurnya alasan Lian mencetak rekor kenaikan tingkat praktik paling cepat dalam sejarah benua Huawai adalah dia mampu mengolah air biasa menjadi Qi. Semua tak terlepas dari fakta kalau dirinya mempunyai Eternal Reverse Yin Body serta Spirit Root satu elemen yaitu es.
Makanya Lian menyukai meminum cairan tanpa campuran apapun, bahkan sempat menolak ajakan menikmati arak Long Heiyan beberapa ratus tahun lalu. Karena baginya semakin murni air maka bertambah bagus Qi yang dapat diperoleh.
Ketika memasukan isi gelas pertama ke dalam mulutnya, Lian segera mengambil posisi bersila. Memejamkan mata penuh konsentrasi. Selang satu jam dia memuntahkan semacam cairan berwarna kehitaman nan kental.
“Kualitas pil ini benar – benar untuk Outer Disciple, aku cuma bisa menyerap kurang lebih hanya tiga puluh persen khasiatnya”
Menurut Lian wajar saja sekte tidak memberikan obat mujarab demi bocah – bocah macam anggota baru, meski ia yakin sebenarnya Alchemist White Crow Sect seharusnya tak seburuk itu mengingat mereka adalah organisasi Cultivator bintang 8 atau 9.
Kenapa Lian menebak begitu? Sederhana, ketiga tetua pada ujian sebelumnya berada di Nascent Soul. Bukan hal mudah untuk sekte – sekte bintang tujuh kebawah memiliki jagoan – jagoan seperti itu.
Lian meneruskan kegiatannya hingga selesai, kemudian memilih meregangkan otot dengan berlatih gerakan – gerakan ajaran Guan Qianda. Ia bisa saja mencoba teknik – teknik Body Refining hebat dalam ingatannya tetapi sadar kondisinya sekarang masih sangat rapuh, Lian mengurungkan niatnya.
Keesokan harinya Lu Xiulan datang berkunjung, Lian memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya mengenai alasan ia mau menjadi Cultivator alih – alih mengejar impian sebagai sarjana. Padahal sejak dahulu Xiulan selalu bekerja keras mewujudkan harapan ini.
“Lian....aku merasa seakan burung dalam sangkar....”
Xiulan sendiri tanpa disadari oleh banyak orang merasa tertekan akibat keinginan – keinginan kerabatnya. Terlebih keempat kakak – kakaknya sudah menapaki jalan sama dan cukup berprestasi dalam bidang itu.
Jadi sewaktu rombongan White Crow Sect mengunjungi Ruby Cloud kemudian berkata dia memiliki bakat praktik. Jauh dalam hatinya Xiulan berteriak gembira, namun melihat betapa kecewanya sang ayah dia merasa agak sungkan mengutarakan isi perasaanya yang sebenarnya.
“Syukurlah....selama semua merupakann keinginanmu sendiri kupikir tidak ada masalah, aku juga tetap bisa menjaga janjiku terhadap Paman Lu”
“Dia menitipkanmu padaku”
“Eh...? HAH!? M....ma....maksudnya....?!”
------><------
“Dirimu....benar – benar si dekil Lian!?”
Mata Chun Ah melotot saat berpapasan dengan Lian bersama Tan Minjie dan Lu Xiulan, setelah diperhatikan baik – baik memang benar ada perasaan familiar ketika melihat wajah anak berambut putih tersebut.
Tetapi yang membuat Chun Ah geram sekali adalah, sekarang Lian jauh lebih tampan serta menarik dari pada dia. Hal yang mustahil akan terjadi bahkan dalam mimpi sekalipun, keberadaan Xiulan disisi Lian menambah kekesalannya.
“Apa Tuan Muda Chun merindukanku?” sapa Lian sopan.
“Tutup mulutmu orang miskin!”
Chun Ah sebenarnya ingin sekali maju menghajar Lian namun mengingat kejadian beberapa hari lalu membuatnya berpikir dua kali. Hanya sekali lihat Chun Ah tau kontrol Qi Lian sangatlah baik, jika salah sedikit. Bukan mendapat pembalasan, ia cuma akan mempermalukan diri sendiri.
Intrukstur Gong mengajak mereka para murid baru menuju perpustakaan sekte, di sana tersimpan berbagai macam manual praktik serta ilmu – ilmu milik White Crow Sect. Kebetulan tempat itu juga difungsikan sebagai gudang harta.
Bangunannya terdiri dari sepuluh lantai, makin tinggi letaknya maka bertambah hebat pula jurus – jurus dan benda yang disimpan. Karena masih berada di Forging Qi, mereka hanya diperbolehkan menjelajah lantai satu sampai dua.
Tujuan utama anak – anak baru ini adalah mencari manual praktik dan satu ilmu meringankan tubuh karena merupakah teknik paling dasar bagi Cultivator. Lian membaca beberapa tetapi segera melewatinya sebab tak menarik.
Ia mempunyai segudang besar ilmu hebat pada ingatannya dan sudah memilih yang menurutnya cocok. Dikarenakan cara kerjanya siapa cepat dia dapat, Chun Ah beruntung memproleh ilmu meringankan tubuh terbaik White Crow Sect tuk Forging Qi sesuai ucapan Intsruktur Gong.
Kelompok Lian hanya terlambat seperekian detik darinya, waktu semakin menipis dan pilihan juga tidak banyak. Melihat Tan Minjie maupun Lu Xiulan masih bingung, Lian memilihkan mereka. Namun saat menghadap untuk melaporkan hasil timbul sebuah masalah.
“Blown Flower Petals? Kau yakin mau mengambilnya?” tanya Instruktur Gong sedikit kecewa.
“Iyap, memangnya kenapa Instruktur?”
“Tidak hanya saja.....teknik meringankan tubuh ini cacat dan sangat buruk”
Mendengar kata – kata barusan Chun Ah tertawa puas, sementara Lu Xiulan menunduk lesu. Dilain sisi Lian mengangkat sebelah alisnya, ketika berjalan meninggalkan perpusatakaan ia memeriksa arahan Blown Flower Petals.
‘Ini bukan cacat, kalian saja yang tidak punya catatan lengkapnya’
Lian kemudian menghibur Xiulan dengan mengatakan kalau sebenarnya jurus tersebut sangat pas bagi tubuh gadis sepertinya dan berjanji akan membantu ia sampai benar – benar menguasainya. Anak perempuan itu hanya tersenyum dan mengucapkan terima kasih. Lu Xiulan sangat terkejut kelak ketika mengetahui teknik ini adalah ciptaan salah satu Kaisar Wanita anggota Emperors Alliance Sect, yaitu Sang Flower Empress sendiri.
^^^
Kalian bisa mendukung Author melalui Karyakarsa. com/AryaFP, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000,- saja, pembayaran dapat dilakukan via Gopay, Ovo, Transfer Bank, juga Alfarmart.