The Rebirth Of Ice Emperor

The Rebirth Of Ice Emperor
Chapter 30 - Pertemuan



Seorang pria paruh baya nampak cemas seolah tengah menunggu sesuatu, hari ini akan diadakan sebuah pertemuan penting yang terakhir kali dilakukan hampir seratus tahun lalu. Sembari sesekali memeriksa pakaiannya, dia terus menggigit bibir bagian bawah miliknya.


Saat menerima laporan kalau Patriach menugaskannya sebagai penerima tamu, perasaanya langsung memburuk. Apalagi orang – orang itu sangat tidak bersahabat, sekali saja ia mengucapkan salah kata, maka berakhirlah hidupnya.


Tiba – tiba Divine Sense miliknya menangkap gerakan, sesosok perempuan beraura kuat muncul. Wanita tersebut mempunyai rambut dan pupil mata berwarna hijau zamrud. Kulitnya pun seputih giok, kecantikannya bahkan mampu menyebabkan peperangan.


Namun begitu, si pria segera menunduk penuh hormat. Tak berani sedetik saja menatap langsung lawan jenis dihadapannya. Bahkan jika diperhatikan baik – baik, sekujur tubuhnya bergetar hebat, siapa sangka diawal saja dia harus meladeni Kaisar Wanita paling menyeramkan. Sang Poison Empress.


“Minggir” perintahnya lirih.


“Selamat datang Senior She, aku berada di sini demi mengantarkan anda ke ruang pertemuan”


“Kalau seperti cepat lakukan sebelum aku mulai bosan”


Tanpa berkomentar lebih jauh, dia segera mempersilahkan sosok tersebut masuk kemudian memimpin jalan menuju tempat yang telah diperintahkan. Ketika baru menginjakan kaki di sana, napasnya tercekat. Tekanan luar biasa membuatnya sulit bergerak.


“Aku datang telalu awal lagi?”


“Maaf membuatmu kecewa Saudari She, tapi rekormu kurebut”


“Qian Rong?”


Dalam ruangan, terdapat semacam sembilan singgasana megah berbagai rupa. Empat diantaranya sudah terisi oleh tiga pria serta satu wanita, ialah yang menyapa Poison Empress barusan. Orang itu duduk santai mengamati si pendatang berbekal mata birunya, meski tertutup semacam tirai tipis. Wajahnya tidak kalah memukau.


“Mengapa aku dan kau bisa tiba secepat ini? Apa aliran putih sungguh hanya sekedar nama tanpa pembuktian sekarang? Yanjing?” ujarnya penuh sindiran.


SHAAA!!!


Seekor ular kobra hijau besar muncul entah dari mana lalu membawanya ke atas singgasana kosong sebelum melingkar manja pada leher Poison Empress. Perempuan bernama Qian Rong tadi tertawa geli mendengar ucapan saudarinya.


“Entahlah....”


“Selamat datang Saudari She Mye, kau masih menawan seperti dulu. Tak—“


“Saudara Tie, tolong jangan lanjutkan. Aku muak mendengarnya”


“Hihihi apa kubilang? Habisnya kau menyapa kami semua dengan kata – kata sama sih” Qian Rong terkikik.


Pria yang terlihat berusia sekitar enam puluhan tahun tersenyum pahit, rambut serta janggut panjangnya berwarna putih. namanya Tie Jin. Para Cultivator Benua Huawai lebih mengenal julukannya yaitu Sturdy Emperor. Meski termasuk mempunyai umur termuda diantara Kaisar di Emperors Alliance Sect, tampang Tie Jin nampak paling tua sebab tidak berfokus mejaga penampilanya dahulu dan hanya tegila – gila pada peningkatan praktik.


Fakta ini sangat berbanding terbalik dengan saudara – saudarinya karena mereka rata – rata masih kelihatan berumur tiga puluhan padahal aslinya sudah seribu tahunan. Apa lagi kelima Kaisar Wanita, kecantikan mereka tak memudar sedikitpun.


She Mye dan Qian Rong contohnya, Poison Empress maupun Tone Empress walau mempesona. Bukanlah perempuan paling memukau di Emperors Alliance Sect. Pria yang mengantar She Mye segera undur diri untuk menjemput tamu lain namun langkahnya seketika terhenti akibat suara lirih.


“Berhenti, bersiaplah mati jika berani keluar. Katakan dimana Patriachmu? Berani sekali Sky Jewel Kingdom membuatku menunggu” kata She Mye dingin.


“Mohon Senior maklumi, Patriach sedang mengurus beberapa hal penting sebentar kemudian segera kemari”


“Saudari She cukup, kau menakutinya. Lihat wajah Pan Xiang kehilangan warna, tapi Junior Pan  kusarankan kau tetap di sini. Karena aku sudah bisa merasakan keberadaan saudari – saudariku” Tie Jin memberi senyuman hangat.


“She Mye? Bicaramu angkuh sekali....”


“Ohh....? Apa Senior Gui dan Senior Kun terganggu?”


Jelas terdengar nada tantangan dari She Mye terarah kepada dua pria lain di sebelah Tie Jin, masing – masing menghela napas panjang. Corpse Emperor bersama Yarn Emperor enggan memulai konflik melawan musuh merepotkan layaknya Poison Empress.


“Senior Gui Dong? Senior Kun Lei? Kalian....”


KRIETTT....


Namun kalimat Tie Jin gagal diselesaikan akibat suara derit pintu terbuka, dua perempuan pemilik kecantikan bak dewi memasuki ruangan. Rupa salah satunya yang memakai gaun putih sungguh indah, hal ini bahkan diakui oleh kaisar – kaisar lainnya.


“Apa kubilang? Masih sempatkan? Kau agak terlalu buru – buru Liyi”


“Zhenya? Tidakkah kau menyadari tatapan mereka?”


“Senior Hua Zhenya? Senior Yue Liyi? Senang melihat kalian berdua baik – baik saja” Tie Jin bangkit memberi salam seorang diri.


Meski umur keduanya sepantaran, perangai Flower Empress dan Moon Empress berbeda seratus delapan puluh derajat. Hua Zhenya dikenal ceria serta menjadi kaisar paling mudah diajak berkomunikasi. Sedangkan Yue Liyi cenderung cuek terus menutup diri bahkan kepada anggota Emperors Alliance Sect.


“Pfft!?”


“Apa ada yang lucu? She Mye?” tanya Yue Liyi lembut, tetapi auranya perlahan merembes.


“Tidak, hanya saja sekarang aku mengerti mengapa wajahmu sangat luar biasa. Senior pasti membutuhkan waktu tidak sedikit untuk mengurusnya”


Udara mulai bergetar hebat karena bentrokan Qi Moon Empress melawan Poison Empress, detik berikutnya semua hilang disebabkan kedatangan seorang pria bertampang ramah. Seluruh orang di ruangan segera berdiri meski agak berat hati.



“Kakak Tertua.....”


“Halo? Semua baik – baik saja? Kerjamu bagus Pan Xiang, kau boleh pergi”


“Salam kepada Senior Yu”


Jade Emperor melompat santai lalu mendarat lembut diatas singgasananya, dia adalah ketua Emperor Alliance Sect. Yu Gang, selesai memeriksa kelengkapan anggota. Yu Gang mengawali dengan bercerita tentang beberapa latar belakang utama terjadinya pertemuan, ditengah penjelasan pintu terbanting terbuka.


BRUAK!!!


Sesosok Spirit Beast berwujud singa putih berkekuatan Nascent Soul Great Circle – Stage perlahan melangkah masuk. Ada semacam senjata pisau bundar menghiasi kedua sisi tubuhnya, terlihat satu perempuan duduk manis menungganginya.



Dalam sekejap mata, makhluk itu menghilang kemudian muncul diatas singgasana terakhir, kaisar – kaisar lain diam tidak berkomentar sedikitpun. Seolah tak terjadi apa – apa karena tau persis sikap saudari mereka yang satu ini.


“Baiklah kulanjutkan, sekitar sepuluh tahun sudah terlewat sejak peristiwa langit bergejolak. Beberapa bulan lalu sebuah pilar cahaya putih nampak menembus langit, apa diantara kalian punya informasi mengenainya sesuai permintaanku?”


“Senior Yu? Biar kuperjelas, secara garis besar. Lokasi munculnya fenomena tersebut ada diperbatasan wilayah kita semua sehingga agak membingungkan, kalau boleh jujur aku tak terlalu perduli sebab dari sudut pandangku masalah ini bukanlah hal penting” She Mye berkomentar.


“Salah Saudari She, semuanya berpotensi membahayakan Sky Jewel Kingdom serta Emperors Alliance Sect”


“Bosan....”


“Ugh!?—“


Wanita penunggang singa tadi menguap sebelum menepuk punggung hewan miliknya tiga kali, Spirit Beast tersebut langsung berdiri hendak melenggang keluar ruangan tanpa memberi muka satupun diantara mereka.


“Fang Yijun kau!?—“


“Hentikan....” Yu Gang mengangkat tangan.


Jade Emperor menghela napas sambil memandangi saudari – saudarinya satu per satu, “Kalian memiliki kecantikan luar biasa, bukankah sayang sekali jika belum menikah sampai sekarang?”.


“Kakak Tertua kita pernah membahasnya” tatapan Yue Liyi menjadi tajam.


“Mengapa senang menjadi perawan tua? Sebenarnya posisi selir – selirku masih kosong jadi—“


“Lupakan....” Qian Rong bangkit juga berniat meninggalkan lokasi.


“Oahhh....apa karena si pengkhianat it—“


DENGGG!!!


Suhu udara turun drastis, gerakan sang singa putih berhenti. Perempuan diatasnya mulai menolehkan kepala, pandangan Beast Empress begitu menakutkan. Sebagai seorang aliran netral membunuh bukanlah suatu hal tabu baginya.


“Yu Gang? Tutup mulutmu dasar sampah....”


^^^


Kalian bisa mendukung Author melalui Karyakarsa. com/AryaFP, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000,- saja, pembayaran dapat dilakukan via Gopay, Ovo, Transfer Bank, juga Alfarmart.