
Seluruh aula Noble Treasure Shed segera sunyi senyap begitu pemuda bernama Hua Zhong tadi menyebutkan Heaven Flower Garden. Mata serta mulut masing – masing terbuka lebar, saking antusiasnya melihat Tallisman Bing Lian. Tak satupun menyadari seragam yang dikenakannya.
Bulu kuduk Xin Dai berdiri seketika, ia mengumpat dirinya karena ceroboh hampir menyebabkan masalah dengan salah satu sekte anggota Emperors Alliance Sect. Sosok Flower Empress meski terkenal akan keramah tamahannya, sangat dihormati akibat banyak sekali percaya kekuatannya menduduki posisi kelima diantara jajaran para kaisar.
Spirti Root elemen kayunya membuat dia mampu untuk menyerap energi kehidupan seseorang hingga kering. Bersama Sky Jewel Kingdom dan White Crescent Galaxy, ketiganya memuncaki kekuatan aliran putih tanpa diragukan lagi.
“Aku mohon maaf sebelumnya tidak mengenali kebesaran Senior, berhubung aku belum genap setahun memasuki dunia Cultivavor....” ujar Lian berbohong kemudian memberi salam.
“Tenang saja, Saudara Bing tidak perlu memanggil Senior. Umur kita masih sepantaran”
Menurut perkiraan Bing Lian, umur Hua Zhong memang sekitar lima belas tahun. Atau sama dengan Yin Kiew, pembicaraan keduanya menjadi pusat perhatian. Bukan hanya karena fakta mengenai asal dari Hua Zhong, namun juga ucapan Lian tentang baru berapa lama dirinya menjadi Cultivator.
Mendapat praktik Forging Qi tingkat 5 dalam kurun waktu kurang lebih dua belas bulan bukanlah sebuah pencapaian mudah, Hua Zhong sendiri takjub mendengarnya. Sebab bahkan pada sekte sekaliber Heaven Flower Garden sekalipun sulit menemukan bakat mengerikan macam begitu.
Lian lalu mengajak Hua Zhong berjalan bersamanya, Manajer Xin tak punya pilihan lain untuk menjamu mereka menuju ke ruangan pribadinya. Sudah cukup perlakukan memalukan yang diterimanya hari ini di depan pengunjung.
Jika lebih dari itu, dia takut tak dapat mempertahankan wajahnya menghadap orang – orang. Hua Zhong menceritakan masalah Demonic Core kepada Lian, berharap anak tersebut memberikan penilaian apakah barang miliknya pantas dihargai cuma 500 Spirit Stone.
Bing Lian mengelus dagu sebentar sebelum bilang akan melihat terlebih dahulu sumber daya Hua Zhong barusan, dia sangat senang dan tersanjung mendengar jawaban Lian. Sebab menurut Hua Zhong bocah misterius dihadapannya mempunyai penilaian yang baik serta adil.
Pemuda asal Heaven Flower Garden itu terus berterima kasih selama perjalanan, Xin Dai menyajikan beberapa hindangan makanan serta minuman sesampainya mereka, Lian tak menolak karena memang senang mencicipi hal baru untuk menambah wawasannya dalam memasak. Sementara Hua Zhong hanya menonton juga meminum secangkir teh dengan tenang.
Manajer Xin bersikap semakin waspada, meskipun dua anak lak – laki tersebut merupakan Cultivator Forging Qi. Latar belakang masing – masing begitu samar plus sulit ditebak, terlebih sebelumnya ia hampir menyinggung sosok Heaven Flower Garden. Jika Hua Zhong mempermasalahkannya bisa – bisa kelompak kuat segera datang menggedor pintu Noble Treasure Shed cabang Hangshan.
“Sebelum kita bicara, sebaiknya anda menyingkirkan keempat jagoan Core Formation di ruangan ini Manajer Xin” Lian menyeletuk cuek terus memasukan satu suapan daging menggunakan sumpit ke dalam mulutnya.
DEG!
“Ugh....”
Wajah Xin Dai menegang, dia tidak pernah menyangka Lian akan menyadari keberadaan empat anggota Noble Treasure Shed yang tengah bersembunyi menunggu aba – abanya. Walaupun berusaha menghindari kemungkinan terburuk, Xin Dai berharap memiliki kesempatan membungkam Bing Lian maupun Hua Zhong lalu merebut harta keduanya.
“Manajer Xin? Bisa kau jelaskan maksud perbuatanmu?” bisik Hua Zhong dingin.
Hua Zhong sebenarnya juga mengetahui keberadaan beberapa penjaga tersembunyi, namun dirinya hanya dapat merasakan dua diantaranya saja. Bukan empat, sehingga agak terkejut mendengar ucapan Lian. Apalagi Bing Lian dapat mudah membaca praktik mereka, suatu hal yang Hua Zong mustahil dapat lakukan.
Ekspresi buruk Xin Dai makin meyakinkan dirinya kalau kata – kata Lian sebelumnya benar adanya. Manajer memberikan anggukan kecil demi menandakan supaya keempat Cultivator Core Formation tadi meninggalkan ruangan, Bing Lian berhedam pelan.
“Kupikir kau cukup bijaksana, jika karena harus mengeluarkan 5000 Spirit Stone saja kau punya niatan merampok. Menurutku kalian terlalu serakah....”
“Nak....sedikit saran dariku, jaga bicaramu....” Xin Dai mendesis dengan wajah memerah.
“Hmm...apa menurutmu aku tak bisa melarikan diri meski dikepung empat orang barusan?”
“Biar kuluruskan, mungkin terdengar sedikit sombong. Tapi aku adalah salah satu kandidat Murid Suci White Crow Sect....”
Gerakan Xin Dai terhenti, Bing Lian tersenyum tipis. Tentu semua yang dia katakan tadi hanyalah gertakan semata, tetapi cukup membuat si Manajer Xin berpikir ratusan kali menyerang. Nama White Crow Sect punya pengaruh kuat di Kota Hangshan dan sekitarnya.
“Kau harap aku percaya atas omong kosong—“
“Kalau begitu mari buktikan, lihat apakah Patriach kami Yin Wuya bersama Flower Empress muncul meratakan Noble Treasure Shed cabang Hangshan waktu mendengar kabar menghilangnya kami. Aku ragu Fortune Pillar bersedia menolongmu pak tua....”
“Cih!? Mereka tidak akan datang jika kalian mati sekarang”
“Kau belum mengerti? Dihadapanmu sekarang ada dua calon Holy Son sekte bintang 9 dan 10”
Xin Dai hampir tersedak ludahnya sendiri sebelum menoleh ke arah Hua Zhong, pemuda tersebut menggaruk – garuk kepalanya bingung. Dia berusaha menyembunyikan identitasnya namun nampaknya sudah diketahui sejak awal oleh Lian, hingga Hua Zhong merasa sedikit dipermainkan.
“Dirimu sungguh....”
“Ahahaha....aku kurang suka kalau orang – orang mengetahuinya ketika berpergian keluar sekte karena tau hasilnya seperti ini”
“Saudara Hua? Bisa kau perlihatkan Demonic Core yang kau maksud?”
“Tentu Saudara Bing”
Bing Lian meliriknya sekilas sebelum mengeluarkan lima puluh lembar Tallisman berbagai warna diatas meja. Xin Dai begitu geram tapi cuma mampu menelan amarahnya, Lian melipat tangan dan menjelaskan.
“Beri kami berdua 5000 Spirit Stone per orang, sesuai janjimu. Beserta pertanggung jawaban atas usaha penipuan, bagaimana mungkin kau mau mengambil Demonic Core Jade Tree Snake berbekal 500 Spirit Stone....?”
Xin Dai telah kehilangan semangat, dia mengeluarkan dua Spatial Bag berisi permintaan Lian tanpa protes. Bing Lian menghitung semuanya lalu tersenyum puas, Hua Zhong melakukal hal sama. Ia terkejut sekali mendapat jumlah begitu banyak.
Meski di sektenya 5000 Spirit Stone bukanlah apa – apa, namun untuk ukuran seorang Forging Qi sudah termasuk jumlah kekayaan pribadi yang fantastis. Hua Zhong berterima kasih sekali lagi penuh syukur, jika bukan karena anak berambut putih itu mungkin dia sudah menjual sesuai akal bulus Xin Dai.
Manajer Xin hanya bisa mengepalkan tangan kuat – kuat, tak mampu berbuat apa – apa. Semua akibat kata – kata Lian, dia mampu berbohong sembari mempertahankan wajahnya seperti biasa. Hua Zhong kemudian mengajaknya pergi makan bersama untuk membalas kebaikan Bing Lian.
Lian tidak menolak traktiran tersebut, Hua Zhong meninggalkan ruangan terlebih dahulu. Lian memasukan tas anyaman bambu ke dalam Spatial Bag baru miliknya sebelum menoleh tuk terakhir kali.
“Sebenarnya aku berencana bekerja sama dengan Noble Treasure Shed cabang Hangshan, tetapi menginat pengurusnya hancur begini kupikir lebih baik mencoba perutungan di Qiying saja. Sampaikan salamku kepada Jin Chen, sebut namaku dan dia pasti mengerti....”
“Jin Chen....” ulang Xin Dai bingung, ia merasa pernah mendengarnya tapi entah dimana. Tepat setelah Lian tak terlihat lagi, barulah Xin Dai berteriak. “Jangan – jangan yang dimaksud bocah itu....Patriach!?”.
^^^
Kalian bisa mendukung Author melalui Karyakarsa. com/AryaFP, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000,- saja, pembayaran dapat dilakukan via Gopay, Ovo, Transfer Bank, juga Alfarmart.