The Rebirth Of Ice Emperor

The Rebirth Of Ice Emperor
Chapter 50 - Tian Clan



“Arogan sekali! Kau pikir sedang bicara dengan siapa hah?! Senior Yang? Kau baik – baik saja?” Liao Mei merengut kesal.


“Apa kalian tidak memiliki cermin? Mau aku pinjamkan?” tanya Lian menaikan sebelah alis.


“Kau—“!?”


“Tenanglah Junior Liao, tadi aku hanya lengah sehingga dia dapat melukaiku...”


WUNGGG!!!


Selesai bicara begitu, sebuah pelindung terbuat dari Qi tipis nampak melapisi sekujur tubuh Yang Wei. Dia bangkit masih tak mampu mengalihkan pandangan, ada firasat aneh mengatakan kalau pemuda pendatang baru ini berbahaya.


“Instruktur Gong, aku ingin mendengar penjelasanmu nanti. Bagaimana mungkin anda cuma diam saat salah satu murid White Crow Sect hampir dilecehkan mereka?”


“Lian’er? Kau tau situasiku sulit....” Instruktur Gong menghela napas panjang.


“Bukan jadi alasan, tapi pertama – tama biar aku ladeni kalian terlebih dahulu. Minjie? Bawa Xiulan menjauh....”


Tan Minjie bergerak cepat menjemput gadis tersebut, Lu Xiulan terlihat enggan serta cemas meninggalkan sisi Bing Lian. Namun setelah diyakinkan berkali – kali oleh Minjie, barulah ia setuju. Sekarang di tengah lapangan Yang Wei berhadapan langsung melawan Bing Lian.


Senyuman Sang Holy Son Legendary Sword Valley generasi sebelumnya melebar, yakin jika bertarung pasti diunggulkan karena praktiknya berada jauh diatas Lian. Liao Mei yang menonton juga merasa demikian, berbanding terbalik dengan Fan Li. Sosok Lian terlalu janggal baginya.


“Bolehkah aku tau alasan para Senior dan Saudari kemari sebelumnya? Seingatku penjaga pintu sudah diminta menyampaikan kalau Snow Feather Dormitory bukanlah tempat untuk tamu”


“Junior....kami berasal dari Legendary Sword Valley. Maaf atas tindakan kurang menyenangkan barusan, aku akan urus kedua murid sekteku. Bisa aku tau sedang bicara kepada siapa?” celetuk Fan Li maju memutuskan segera turun tangan.


“Ohh....Tetua nampaknya dapat diajak bicara. Namaku Bing Lian, kepala asrama Snow Feather Dormitory. Legendary Sword Valley? Aku tidak pernah mendengarnya....”


Tarikan napas kencang terdengar ketika Lian menyelesaikan kalimatnya, ia sedikit kaget akibat reaksi besar itu. Seluruh rekan – rekannya sekaligus Instruktur Gong memasang raut wajah terperanjat, sementara ekspresi Yang Wei dan Liao Mei berubah sinis. Bahkan Fan Li sedikit gusar mengetahui sektenya seolah tak memiliki arti apapun dimata Lian.


“Dasar laki – laki kurang ajar! Kau pikir aku percaya kau tidak mengenal sekte pendekar pedang nomor satu Benua Huawai!?” Liao Mei menunjuk penuh kemarahan.


“Bukankah seharusnya itu Tian Clan?” ujar Bing Lian memiringkan kepala heran.



Semua orang terpaku mendengar jawabannya, memang benar selama masa hidupnya sebagai Ice Emperor dulu terdapat sebuah keluarga Cultivator ahli pedang hebat bernama Tian Clan. Kekuatan mereka sangat dipertimbangkan sampai disetarakan dengan sekte – sekte bintang 10.


Bahkan Lightning Starling, pengguna pedang paling hebat sekarang adalah keturunan langsung Patriach klan ini. Namun ia memutuskan meninggalkan keluargannya supaya punya kesempatan bersama belahan jiwanya dan menolak perjodohan tuk kepentingan politik. Kakak laki – laki perempuan tersebut adalah sahabat juga guru berpedang Lian, itulah sebabnya dia mengetahui hampir semua jurus Tian Clan bahkan mungkin tingkatannya menyamai dengan milik Lightning Starling.


Yang Bing Lian tidak tau, tepat seratus tahun sejak kabar menghilang dirinya. Terjadi sebuah kudeta penyebab runtuhnya salah satu kekuatan besar Dunia Cultivator Benua Huawai itu, sebenarnya ada tiga keluarga lain menjadi bawahan Tian Clan yaitu Yang, Fan, dan Liao.


Sejak kehancuran tersebut, Tian Clan bersama koleganya terpecah menjadi dua sekte. Legendary Sword Valley serta Twin Sword Mountain, inilah alasan mengapa kekuatan maupun lokasi keduanya saling berdekatan.


Ketika mengetahui semuanya Lian pun terkejut bukan main nantinya, soalnya sadar betul betapa kuatnya Tian Clan pada masa jayanya. Dia memprediksi menghilangnya Lightning Starling dari Clan merupakan salah satu penyebab utama, karena gadis itu dulu mendapat ajaran Old Patriach sebelum beliau meninggal mengingat bakat luar biasa miliknya. Belum ada individu lain Tian Clan yang sempat diajari hingga kekuatan mereka menurun secara drastis.


Lian memang lima tahun terakhir belajar giat tentang perkembangan dunia Cultivator Benua Huawai, namun ia baru ingat tidak pernah menemukan nama Tian Clan dimanapun. Terlebih akibat Legendary Sword Valley maupun Twin Sword Mountain merupakan sekte bintang 9, mengakibatkan perhatian Lian tak terlalu besar.


“Kutu buku keparat! Biar aku saja yang menghadapi orang lemah sepertimu! Kau keberatan Senior Yang?”


“Slilahkan. Tidak sama sekali”


“Eh? Tapi aku—“


“Akan kubuat kau membuka matamu hari ini dari pada menghabiskan waktu membaca catatan sejarah tua! Hyaa!!! Thousand Years Legendary Slash!”


Liao Mei menerjang sambil mengayunkan pedangnya sekuat tenaga, dalam sepersekian detik rangkaian ayunan pedang menghujam tubuh Lian. Tetapi hebatnya Bing Lian meladeni permainan Liao Mei dengan sangat terampil dan hanya menggunakan jari telunjuknya tuk membelokan semua serangan.


Yang Wei saja, salah satu jenius pengguna pedang yang sudah berada pada praktik Foundation Realm cuma baru menyentuh tahap awalnya. Fan Li melirik bocah itu dan melihatnya mengepalkan tangan sampai berdarah, kagum sekaligus jengkel sepertinya.


“Senior Bing!?” salah seorang penghuni melemparkan pedang kayu.


Lian menangkapnya mudah kemudian hendak menyerang balik namun teriakan Tan Minjie membuatnya berhenti sepersekian detik. “Lian jangan serang wajahnya!”.


WUSH!!!


“Hah!?”


“Dia salah satu Twelve Cosmos Princess seperti Senior Yin Kiew! Kau nanti dapat banyak musuh kalau—Aww!? Xiulan?! Rusukku?!”


“Ugh....terima kasih atas infonya....


TRANG! TRING! TRANG!


“Kenapa pedang kayunya kuat sekali!?” desis Liao Mei.


“Ia melapisinya dengan beragam perubahan jenis unsur alam” Yang Wei memperingatkan.


“Cih!?”


‘Kena!!!’


Memanfaatkan kesalahan langkah Liao Mei, Bing Lian melesat cepat meningkatkan seluruh kekuatan serangan hingga musuhnya kewalahan dan memberikan sentuhan akhir. “Bitter Sword Melting Mind!”.


‘Jurus itu!?’


Setelah beradu puluhan tebasan, pedang Liao Mei berhasil dilecuti oleh Lian. Si pemuda berambut putih menancapkannya pada tanah lalu menangkap Liao Mei yang hendak terjatuh sembari menempelkan bilah kayu di leher putih bersih gadis tersebut.


Mata keduanya terkunci satu sama lain cukup lama hingga Lu Xiulan jika tidak dihentikan Tan Minjie pasti telah kembali ke dalam medan pertarungan. Masing – masing mulai tersadar dan memisahkan diri sewaktu suara tepuk tangan pelan terdengar.


PROK! PROK! PROK!


“Luar biasa....siapa sangka ada jenius pedang sepertimu di tempat ini....” ujar Yang Wei tersenyum lebar.


“Apa Senior masih ingin memperpanjang masalah dengan kami?”


“Tidak.....tidak....tentu tidak, kita akan mundur sekarang. Iya kan Tetua Fan? Junior Liao?”


“MENGHINDAR!!!”


WUSH!!! TRINGGG!!! BRRR!!!


Teriakan Liao Mei mengagetkan mereka semua, apalagi saat ia melompat melindungi Bing Lian dari pedang yang terbang secepat kilat dari pinggang Yang Wei. Liao Mei memeluknya bersiap menerima rasa sakit namun tak kunjung datang.



Satu menit berselang barulah dia sadar kalau muncul sebuah pedang keperakan lain melayang menahan terjangan dadakan bilah besi Yang Wei. Tatapan merendahkan Lian mengarah kepada pria dihadapannya. “Ahh....tembok kediamanku jadi rusakkan? Bagaimana cara Senior hendak menggantinya?”.


“Hihihi....setan kecil....kau juga memiliki Flying Sword rupanya....”


^^^


Kalian bisa mendukung Author melalui Karyakarsa. com/AryaFP, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000,- saja, pembayaran dapat dilakukan via Gopay, Ovo, Transfer Bank, juga Alfarmart.