
SIDE TO SIDE JAKA
AKHIRNYA BENERAN PENSI
Cindil begitu antusias berteriak untuk memimpin jalannya acara. Tak kalah bersemangat dari para penonton yang telah membawa segepok uang dan juga bunga untuk mereka berlima.
“Baiklah!! Kita tanya dulu apa alasan mereka mengikuti acara lelang ini terlebih dahulu. Di mulai dari Kenzo!”
“Gw butuh duit buat kencan sama kalian girls!!” jawaban Kenzo langsung membuat para ciwi-ciwi bahagia.
“KYAAA KENZO!!!”
“Berikutnya Asael!!”
“Gw butuh duit buat beli motor, jadi bisa bonceng salah satu dari kalian!!” El ngaco.
“SO SWEET!!!”
“Ah, emang duit lelangnya bisa sampai berapa sih? Beli motorkan nggak murah.” kata Cindil heran.
“Oke, berikutnya, JAY!”
“Buat bayar apartemen sama uang makan.”
“TINGGAL SAMA AKU AJA JAY!!”
“MAKAN DI RUMAHKU!”
“JADI MENANTU MAMAKU!”
“Stop stop stop!! Jangan anarki! Ntar acaranya nggak kelar-kelar!! Authornya lelah.” Cindil menghentikan sorakan para ciwi-ciwi.
“HUUUU......” mereka nggak terima.
“Berikutnya Arron!”
“Buat menghidupi 4 orang anak kuda nil yang numpang di rumah gw.” Jawab Arron. Jay, El, Kenzo, dan Lenna langsung ngelirik Arron dengan gemas.
“Sialan kita dibilang anak kuda nil.” pikir ke empatnya sama.
“AAROOON CHAN PAHLAWAN!!”
“Hoek mau muntah!!” El dan Kenzo sebal tapi memang itulah kenyataannya.
“Yang terakhir, Angga?!”
“Buat beliin kado pacar gw!”
“HUUU....”
“Ntar kalau lelangnya banyak gw sepesial nyanyi buat kalian!”
“YEEE....!”
“Netizen plin plan.” Cindil bergeleng pelan.
Gara-gara ucapan Cindil yang lucu nggak sengaja Jay tersenyum manis karena menahan tawa. Tiba-tiba semua ciwi-ciei diam terpesona, seakan-akan ada sinar ilahi yang begitu terang keluar dari wajah Jayden.
SPONTAS SEMUANYA LANGSUNG PINGSAN!!
“Alamak!” teriak Kenzo.
“Diundur lagi acaranya, thor?” Arron ngambek.
“Kita suru berdiri lagi? Nggak puas apa seminggu kita berdiri gini?” tambah El gemes.
“Kau kejam, Thor!! Kejam!!” Kata Angga!
Salah sendiri Jay tersenyum! Kan bukan author yang nyuruh. Salah sendiri juga mau berdiri, mbok ya duduk! Kan nggak ada yang ngelarang.
“Author bener!! Gara-gara Jay! Udah di bilang ga boleh senyum nekat senyum-senyum!!” Kenzo melirik tajam ke arah Jayden
“Maaf, nggak sengaja. Abis ucapan si Cindil lucu sih.” Jayden menggaruk kepalanya, banyak ketombe mungkin di garuk-garuk. Mau di kiloin kali aja laku.
“Habis ini jangan senyum!”
“Iya-iya.”
“Ayo, Thor! bangunin semuanya, Thor!”
“Terus dimulai pensinya!”
Oke... dengan kekuatan Author!! Akan membangunkanmu... (ala-ala sailor moon)
“Author kita uda tua banget ya?! Masa iya niruin sailormoon?! Tahun berapa tuh?! Kita aja belon lahir.” Ke limanya berkasak kusuk di belakang Author.
Bocah-bocah bgsd emang!!! Bikin Author nge- gas!! End aja deh..!
Bye gaaes... jangan lupa like dan comment JAKA. Trus baca dan VOTE MUSE. Dijamin ketagihan baca! Nggak kalah baper, ada orang tua dan juga Paman Arron yang bakalan mengobrak abrik jiwamu!
“Thor, maap thor...”
Nggak ada maaf bagimu...
“Author cantik, nanti Kenzo cium.”
Bohong...
“Author rengginan, nanti Jayden cium.”
Oke langsung lanjut ceritanya...☺️🤤
“Author bgsd!!” Kelimanya ngegas!!
•••
Akhirnya lelang PENSI pun di mulai. Semua ciwi tawar menawar dengan antusias. (Benernya author pengen ada acara mereka buka baju dulu pamer body. Tapi author takut di kira pedofilia jadi ditiadakan! 😭😭)
Yang pertama di lelang si El. Nilai awal El 500 ribu, dan terjual dengan harga 4.978.000. Lumayanlah, buat beli cilok dapet gerobak sama abangnya.
Ke dua Arron, nilai awalnya 500 ribu, dan terjual di angka 5.430.000. Bayak nih, bisa buat beli permen rasa strawbery satu lusin.
Yang ke tiga Angga, nilai awal 500 ribu dan terjual di angka 7.354.500. Semua sampai tercengang. Ternyata pesona Jarjrit bisa mengalahkan si Ipil dan Iksan!
Ternyata yang beli adalah Author!!! Horee!!!! Terjual pada Author kece badai tercantik sejagad Mangatoon.
“Mati aku!” Jay menelan ludahnya.
Trus yang terakhir namun bukan yang terjelek! Kenzo dibuka dengan harga lelang 500, dan terbeli dengan harga 10.670.000. Membuat semuanya melongo keheranan.
“Tuh kan! Gw pasti laku paling mahal!” Kenzo berdiri dengan bangga.
“Kok bisa sih?? Gw paling nggak laku? Sedangkan Kenzo paling mahal.” El nggak terima, secarakan mereka kembar Ipil dan Upil.
Masalahnya elo itu susah gaul El! Buat cewek itu yang penting kenyamanan hati. Kenzo paling mengerti isi hati wanita dan cara menyenangkan mereka. Tentu aja dia paling laku mahal.
“Dengerin noooh!” Cengir Kenzo.
“Jay?! Kan dia juga pria es batu! Kok laku keras?”
“Gw kan yang beli author!” Jay merinding.
“Oh, iya,”
Oke dengan terjualnya mereka berlima, maka berakhir sudah pensi kita pada malam hari ini. Jangan lupa yang separo di sumbangin ke rakyat missqueen, terus pajak di tanggung pemenang dan di berikan pada Arron. Lalu jangan lupa habis ini bisa menyaksikan penutupan malam PENSI dengan pesta kembang api.
Para perJAKA dan Angga menunggu pasangan date mereka di pos masing-masing. Sebelum besok kencan dengan pasangannya, mereka akan saling mengenal lewat pesta kembang api. Romantiskan?
Duh, author nggak sabar pengen romantis-romantisan sama Jay!!
“Geli Thor!”
•
•
•
Akhirnya saat yang di tunggu tiba. Satu-persatu mendapatkan pasangan kencan.
“Rere???!” El kaget, yang membelinya nggak lain adalah Rere, anak bapak kos kos an.
“Hallo puppy!” Rere bersandar pada tralis balkon gedung sekolah.
“Untung aja elo yang beli gw, jadi nggak susah buat perkenalan.” Senyum El.
“Bantuin gw buat balas dendam sama Kenzo donk!” Rere to the poin.
“Hah???? Balas dendam?!” El kaget.
Rere tersenyum dan mengangguk. Lalu menceritakan semua masa lalunya bersama dengan Kenzo.
“Re...?! Elo gila!! Itukan nggak semuanya murni salah Kenzo.”
“Salah dia!! Semua salah dia!! Ngapain mesti hilang ingatan?!” Rere memincingkan matanya ke arah Kenzo yang sedang menunggu pasangan kencannya di sebrang gedung. (Gedung sekolah mereka berbentuk letter U)
“Oke, gw bantu! Tapi tanggung sendiri akibatnya. Kenzo itu bukan tipe cowok penurut yang bertekuk lutut sama seorang cewek!”
“Who said? Dulu dia bertekuk lutut karena seorang RERE!!!”
“Huuft.. serah lo!”
•••
Arron menunggu pasangan kencannya di atas sekolahan. Angin dingin membuat rambutnya kacau, dan kacamatanya buram. Saat Arron melepaskan kaca matanya seorang gadis begitu tersipu melihat wajah polos Arron.
“Ternyata lo ganteng banget kalau nggak pakai kaca mata!” Lenna mendekati Arron dan duduk di sampingnya.
“Lee.. Lenna??” Arron gagap, tak menyangka bahwa Lenna yang akan membelinya.
“Itu uang ganti rugi selama gw numpang di rumah lo, Ron. Gw udah dapet kos baru, jadi awal bulan gw pindah.” Kata Lenna menjawab rasa penasaran Arron.
“Hah?? Pindah?”
“Iya, kenapa? Elo nggak rela ya gw pindah!” Lenna nyenggol lengan Arron dengan siku tangannya.
“Iya, gw nggak rela.” Arron berkata dengan jujur.
“A...Arron?!” Lenna tersipu, godaannya bukannya kena ke Arron malah mental balik kepadanya.
“Nggak usah pindah, Len. Gw tau gw salah kemarin udah cium lo sembarangan!” Arron menundukkan kepalanya.
“Gw bakalan jaga diri...! Pliss gw udah nyaman banget tinggal sama elo.” Arron mengangkat kepalanya.
“Ya Tuhan!! Padahal gw benci banget sama cowok di depan gw ini?! Kok sekarang hati gw sakit ya dia sedih kaya gini?” Pikir Lenna.
“Nggak usah pindah Len! Anggep aja gw nebus kesalahan keluarga gw dengan jagain elo!” Arron memegang tangan Lenna.
“Terus balas dendam gw ke elo gimana Ron?” Pikir Lenna lagi.
Lenna tak menjawab, ia menengadah ke langit malam yang penuh bintang.
Dor!!! Dor!!! Dor!!!
Kembang api terpercik begitu indah pada gelapnya malam. Menjadi daya tarik tersendiri bagi tiap-tiap manusia yang melihatnya.
“Indahnya.” seru Lenna.
“Iya indah.”
“Perbaiki ciuman pertama gw, Ron! Jadi gw nggak akan pindah!”
Deg... jantung Arron berdegup begitu kencang. Dengan perlahan ia mendekati wajah Lenna, menempelkan bibirnya. Ada rasa berbeda dibanding saat pertama kali mereka berciuman. Kali ini lebih manis, lebih hangat, dan lebih berdesir.
“Sepertinya gw jatuh cinta sama elo, Len!”
Arron tersenyum dan menarik lagi wajah Lenna. Ia kembali mencium Lenna, lebih dalam dan bergairah.
>>> JAKA <<<
Next pasangan kencan Kenzo dan Angga.
See yu gaes!!
Jangan lupa kasih like dan comment biar author semangat !