One Day In Your Life

One Day In Your Life
MENGHILANG



...Jangan lupa like dan koment sebanyak - banyaknya ya..., biar author makin semangat buat up trs🥰🤗...


...Oh ya, bagi ya blm klik Faforite jgn lupa jg ya dukung selalu author 😁😚...


...Happy reading...❤️...


🔥🔥🔥🔥🔥🔥


Frank mencari keberadaan Carol di apartemennya namun ia tak menemukan apa - apa.


Sunyi dan tak ada jawaban, tapi karena sedang dilingkupi emosi yang menyala - nyala Frank tetap mencari dan berteriak memanggil Carol seperti orang gila.


"Carol, Carol dimana kau wanita brengsek!!??" seru Frank keras seraya menggedor - ngedor pintu berulang kali.


Hingga beberapa penghuni apartemen lain keluar karena merasa terganggu dan memanggil keamanan disana.


Frank diseret keluar dengan paksa namun ia tetap berteriak memanggil wanita bernama Carol itu dan mencaci makinya.


"Mr. , kalau ada masalah sebaiknya diselesaikan dengan baik - baik!" ucap seorang petugas keamanan pada Frank.


"Saya rasa anda berteriak pun percuma karena nona penghuni apartemen itu sudah pergi sejak tadi siang" tambahnya.


Kedua mata Frank berkilat seketika.


"Apa pergi?! maksudmu pergi kemana?!" tanya Frank penasaran.


"Tidak tahu Mr. karena Miss. Gilmore memberikan kunci apartemen kepada saya tadi siang, ia mengatakan ingin pergi berlibur untuk waktu yang cukup lama" petugas keamanan itu menjelaskan.


"Apa?!! berlibur?!


Setelah wanita itu menghancurkan pernikahanku kemudian ia kabur dan berlibur?!!" Frank berseru tak percaya.


..


..


..


Kini Frank tampak tertunduk lesu duduk di dalam mobilnya, ia menundukkan kepalanya di stir mobil.


Ia tak tahu harus kemana mencari Carol Gilmore, karena ia yakin wanita itu benar - benar sudah pergi jauh.


Frank yakin, wanita itu merencanakan ini semua dengan baik.


Ya, semua memang sudah direncanakan oleh Carol, tentang dirinya yang dijebak kemarin malam dan diberikan suntikan obat hingga mengirimkan video itu pada Jeanny.


Semua memang sudah direncanakan Carol Gilmore dengan sangat matang.


Ia benar - benar kalah telak oleh wanita itu.


Selang beberapa menit kemudian, Frank dikejutkan oleh kedoran pintu di mobilnya.


"Keluar!!!" teriak seorang pria bertubuh besar, Billy Dogg!


"Keluar kau brengsek pengecut!!!" teriak Billy memancing amarah Frank.


Seperti tak takut dengan apa yang mengancam jiwanya, Frank pun keluar dari dalam mobil.


Ia mendorong keras pintu mobil miliknya hingga Billy terpental mundur, tak terima Billy pun melayangkan pukulan pada Frank namun Frank dengan sigap dapat menangkisnya, saat itu juga Frank melayangkan bogem mentah di perut pria besar itu hingga Billy berteriak kesakitan memegangi perutnya.


"Kau, Billy Dogg!! aku tak merasa punya masalah denganmu jadi itu hadiah dariku untuk perkenalan kita!" seru Frank.


Seperti tak terima dengan pukulan itu, Billy Dogg pun berteriak nyaring dan mendorong tubuh Frank hingga Frank terhimpit di badan samping mobilnya sendiri yang masih terparkir di halaman luar apartemen Carol.


Mata mereka bertemu dan saling menatap dengan bara api yang menyala - nyala.


"Kau, si brengsek Jefferson berani sekali kau meniduri Carol Gilmore dan hendak menikahinya!! maka kau harus langkahi mayatku dulu!"


Mendengar ucapan Billy, seketika itupun Frank menyerigai tajam pada pria bertato itu.


"Jadi kau melakukan ini karena wanita jal*ng itu Mr. Big?! Kau dengar, AKU SAMA SEKALI TAK SUDI UNTUK TIDUR DENGAN KEKASIH BRENGSEKMU ITU DENGAN SUKARELA APALAGI UNTUK MENIKAHINYA KARENA DIA HANYALAH SEORANG JAL*NG!!!" Frank berteriak lantang di depan Billy dengan sangat jelas karena memang Frank sengaja melakukannya agar emosi pria itu semakin tersulut.


Mendengar ucapan yang bagai penghinaan itu pada wanita yang dicintainya membuat Billy Dogg murka, ia pun melayangkan pukulan tepat dimuka Frank Jefferson hingga Frank terhuyung dan berdarah di hidungnya.


"Kau bisa tangisi wajah tampanmu itu sekarang karena aku yang akan menghancurkannya dengan tanganku sendiri, Jefferson!!!"


Namun ketika Billy Dog hendak memberikan Frank pukulan lagi, beberapa petugas dari apartemen yang melihat perkelahian mereka pun berlari mencegah mereka berdua.


"Hey, berhenti kalian berdua!!" teriak salah satu dari petugas keamanan itu seraya berlari menghampiri Frank dan Billy.


Mengetahui dirinya sudah tak aman, Billy Dogg pun menghentikan niatnya dan berteriak mengancam pada Frank yang menatapnya bagai nyala api.


"Ini belum berakhir Jefferson, aku akan datang lagi dan menganggu hidupmu!! ingat itu!!" serunya kemudian berlalu pergi dari tempat itu dengan langkahnya yang besar.


🔥🔥🔥🔥🔥🔥


"Aku sudah melakukan sesuai yang kau perintahkan Mr. Gaskins, kau tahu?


Aku pertaruhkan nyawaku sendiri untuk rencana kita ini, karena itu aku berharap aku mendapatkan bayaran yang setimpal dengan pengorbananku kali ini" tutur Carol saat itu di kediaman Garth Gaskins.


Garth dengan tenang tersenyum lebar mendengarnya.


"Sesuai dengan yang aku janjikan, Miss. Gilmore..., kau tak perlu khawatir tentang hal itu" sahut Garth dengan gaya bossy'nya.


"Baiklah, aku percaya jika kau berkata seperti itu..." sahut Carol tersenyum licik.


"Kau tak ingin menikah dengan Frank Jefferson? kalau kau mau aku akan membantumu mewujudkannya, Miss. Gilmore" tawar Garth dengan seringai liciknya.


"Kurasa tidak perlu Mr. Gaskins, awalnya memang aku ingin memiliki Frank Jefferson untuk diriku sendiri tapi untuk saat ini aku rasa aku berubah pikiran..., karena itu terlalu beresiko untukku sekarang dan yang terpenting ada kau di sisiku saat ini..." tutur Carol dengan ekspresi menggodanya.


Tahu itu sebuah sinyal dari wanita di depannya, Garth sama sekali tak bereaksi apapun.


"Maaf sekali, Miss. Carol Gilmore, aku sudah memiliki wanita di hatiku jadi untuk saat ini aku sama sekali tak berminat pada wanita manapun" sahut Garth yakin.


Sedikit rasa kecewa ada di wajah Carol kini, karena ia tahu siapa wanita yang Garth maksud tadi, Jeanny.. ia tahu wanita itu adalah Jeanny Anderson.


"Sungguh sangat di sayangkan Mr. Gaskins, tapi aku tidak akan menyerah, jika suatu saat kau berubah pikiran kau bisa datang padaku kapan saja kalau kau mau" ucap Carol menawarkan dirinya.


Garth hanya terkekeh mendengar ucapan itu, yang bagi dirinya adalah sesuatu yang biasa.


Ia tahu wanita seperti apa Carol Gilmore.


Sudah banyak ia menemui wanita seperti Carol Gilmore, cantik namun murahan, itu sama sekali tak menantang bagi seorang Garth Gaskins karena ia memang memiliki segalanya.


Tak ada wanita yang tak tergoda dengan apa yang Garth miliki saat ini, namun hanya satu, dialah Jeanny Anderson.


Wanita itulah yang berani menolak Garth Gaskins mentah - mentah.


Jeanny sama sekali tak bergeming dengan apa yang Garth miliki dan hal itulah yang membuat Garth Gaskins terobsesi dengan Jeanny, yang kini sudah menjadi istri dari rivalnya, Frank Jefferson.


Namun tidak untuk sekarang, pernikahan mereka akan berakhir sebentar lagi.


Dan Garth sungguh puas dengan rencananya kali ini.


Frank Jefferson akan hancur karena kehilangan Jeanny. Itu yang Garth Gaskins yakini.


...🔥🔥🔥🔥🔥🔥...