
" Kenapa???? Kenapa kalian belum memberikan cucu pada mama??? Kenapa???? " Kurang lebih seperti itulah mama Risa yang saat ini memarahi Juan dan Risa karena masih menunda untuk memiliki anak.
" Sudahlah ma, mereka masih mempunyai tugas yang harus di selesaikan, memiliki anak di saat seperti ini bukanlah hal baik. " Sahut Papa Risa seakan mengerti maksud dari Risa dan Juan.
" Mama akan mencoba ikhlas dengan kepergian kalian ke Brazil, tapi tolong jangan membuang waktu terus, Usia kalian akan terus bertambah, kalian mau anak kalian nanti punya orang tua yang sudah tua? Kasihan mereka nanti, Pokok nya kalian harus secepatnya punya anak setelah tinggal di sana, oke.!!!" Serunya seakan tak ada hentinya melontarkan kata-kata yang tegas
" Iya ma. " Jawab Risa dan Juan kompak
" Dan jangan lupa beritahu mama kalau kamu sudah hamil nanti, Mama akan berikan tips supaya anaknya bisa se tampan suami kamu. " Lontarnya membuat semua mata tertuju padanya
" Kenapa liatin mama kaya gitu, ayo buruan kalian siap-siap, Pesawatnya akan berangkat malam ini kan. " Sambungnya seketika mengubah suasana tegang menjadi penuh tawa akibat sikap lucu dari mama Risa barusan.
Setelah semua perlengkapan telah selesai di susun dengan rapih, seorang supir taksi yang bertugas membawa barang-barang Risa segera memasukkannya ke dalam bagasi mobil, Juan duduk di sebelah supir sementara Risa duduk di apit kedua orang tuanya, Selama perjalanan keduanya menggenggam tangan Risa dengan erat, Risa tahu kalau sebenarnya mereka tidak bisa berpisah dengan dirinya namun sebagai orang tua mereka tetap mendukung keputusan Risa sebagaimana mestinya, Berkat hal itu Risa pun ikut berat hati berpisah dengan mereka.
Setibanya di bandara, Juan yang sebagai pilot harus terlebih dulu ke pesawat, Risa pun telah di pesankan tiket kelas satu meskipun sendirian ia tetap merasa nyaman terbang dalam perjalanan yang cukup jauh, Mama Risa memeluknya penuh erat dan sikap lembutnya tiba-tiba keluar saat itu, ia bahkan menitihkan air mata yang dimana sebelumnya tidak pernah melakukan hal itu. Selanjutnya Papa Risa yang menitip pesan untuk selalu patuh pada suami dan tetap menjadi istri yang mandiri meskipun suami sedang bertugas.
Semua pesan-pesan mereka di simpan Risa dalam benak dan akan di ingatnya sampai kapanpun, Tiba saatnya Risa untuk melakukan boarding pass dan meninggalkan kedua orang tuanya dengan berusaha menahan tangisnya agar tidak pecah, Setelah benar-benar berpisah dan setelah melakukan boarding ia menunggu di Lounge dengan perasaan hancur, Ia menangis di sana mengingat kedua orang tuanya yang selama ini sangat berarti dalam pekerjaannya.
\*
" Senhoras e senhores, sejam bem-vindos a bordo do voo 2109 com serviço da Indonésia para São Paulo Brasil Atualmente, somos o terceiro na fila de decolagem e devemos estar no ar em aproximadamente dez minutos. Solicitamos que você aperte os cintos neste momento e prenda toda a bagagem embaixo do assento ou nos compartimentos superiores. Também pedimos que seus assentos e bandejas dobráveis estejam na posição vertical para a decolagem. Desligue todos os dispositivos eletrônicos que você trouxer, incluindo telefones celulares e laptops. É proibido fumar durante a duração do voo em toda a aeronave, incluindo os lavatórios. Obrigado por escolher a TAM Linhas Aéreas Airlines. Aproveite o seu voo." [ Portugis Version ]
" Ladies and gentlemen, welcome onboard Flight 2109 with service from Indonesia to Sao Paulo Brazil We are currently third in line for take-off and are expected to be in the air in approximately ten minutes time. We ask you to please fasten your seatbelts at this time, and secure all baggage underneath your seat or in the overhead compartments. We also ask that your seats and folding trays are in the upright position for take-off. Please turn off all electronic devices you bring, including mobile phones and laptops. Smoking is prohibited for the duration of the flight on the entire aircraft, including the lavatories. Thank you for choosing TAM Linhas Aéreas Airlines. Enjoy your flight. " [English Version]
Dan yang terakhir Cindy mengumumkannya dalam bahasa Indonesia " Hadirin sekalian, selamat datang dalam Penerbangan 2109 dengan layanan dari Indonesia ke Sao Paulo Brasil. Saat ini kami berada di urutan ketiga untuk take-off dan diperkirakan akan mengudara dalam waktu sekitar sepuluh menit. Kami meminta Anda untuk mengikat sabuk pengaman Anda saat ini, dan mengamankan semua bagasi di bawah kursi Anda atau di kompartemen overhead. Kami juga meminta kursi dan baki lipat Anda berada dalam posisi tegak untuk take-off. Matikan semua perangkat elektronik yang Anda bawa, termasuk ponsel dan laptop. Merokok dilarang selama penerbangan di seluruh pesawat, termasuk kamar kecil. Terima kasih telah memilih TAM Linhas Aéreas Airlines. Nikmati penerbangan Mu."
Menjadi penumpang di mana suaminya yang membawa pesawat merupakan sesuatu yang sangat istimewa untuk Risa, Beda halnya saat menumpangi sebuah mobil, sensasi bahagia serta bangga dengan suami yang hebat membuatnya sangat bersyukur, Kini pesawat telah berada di ketinggian maksimalnya dan suara ketukan pintu membuat Risa segera membuka pintu yang menjadi privasi tempatnya di kelas satu tersebut.
" Hay.. Apa kau menikmati penerbangan nya,? " Tanya Cindy ketika Risa telah membuka pintunya
" Hmm.., Aku suka dan fasilitasnya sangat memuaskan. " jawabnya senang
" Kau ingin sesuatu? " Tanya Cindy menawarkan buku menu kepada Risa
Begitulah kelas satu yang ada di setiap maskapai, di mana penumpang akan di layani dengan mewah mulai dari makanan pun akan di berikan buku menu layaknya berada di sebuah restaurant selain itu terdapat koki handal yang memasak menu-menu yang telah di pesan oleh penumpang kelas satu tersebut. Risa telah memesan satu gelas green tea dan juga pasta beef and cheese kepada Cindy dan setelah itu ia kembali membiarkan Risa untuk menutup pintu agar dapat beristirahat selagi pesanannya di buat.
" Benar-benar menyenangkan, Apa nanti jika aku menjadi FA 1 akan seperti Cindy? Hmm rasanya ingin cepat-cepat melamar pekerjaan jika tiba di Brazil nanti. " Gumam Risa dengan penuh antusias
.
.
.
.
Sampai jumpa lagi di episode berikutnya, Stay Safe and healthy yeorobun ✈️✈️✈️