Mafia Boss Love Story

Mafia Boss Love Story
PERINTAH BRIAN



"Ke perusahaan daraga pak"Ucap sela,Pak supir pun menjalankan mobilnya menuju perusahaan yang di ucapkan sela.


Tak berselang lama,Mobil pun sampai di perusahaan daraga,Sela pun turun dari mobil dan masuk ke perusahaan tersebut setelah membayar ke supir taksi tersebut.


"Selamat pagi sekertaris sela"Sapa para pegawai perusahaan yang melihat nya masuk.


"Iya, Selamat pagi mba"Jawab sela ramah


"Selamat pagi sekertaris sela"Ucap pegawai pria


"Selamat pagi pak"Jawab sela lagi dengan meneruskan perjalanan nya menuju keruangan nya sendiri untuk mengerjakan pekerjaan nya.


Baru saja dirinya duduk,bos dirinya melewati mejanya dan langsung menyapanya.


"Selamat pagi tuan"Sapa sela dengan ramah


"Selamat pagi sekertaris sela"Jawab bos nya sebelum meneruskan jalan nya menuju ruangan nya di barengi dengan sela yang duduk kembali.


Sela pun akhirnya meneruskan pekerjaan kembali di meja nya,begitu pula dengan bos nya,Tuan kenzo daraga yang berbeda ruangan dengan dirinya.


Di perusahaan BD,Brian baru saja sampai di perusahaan nya dan langsung menuju keruangan nya sendiri menggunakan lift,Di ikuti sekertaris nya han, Tanpa menjawab sapaan dari para pegawai kantor nya.


Setelah sampai di ruangan nya, Dirinya langsung saja menghampiri rey yang sedang duduk di sopa ruangan kerjanya diikuti han di belakang yang langsung duduk saja berhadapan dengan rey.


Rey yang melihat nya langsung saja menyodorkan beberapa lembar kertas yang di pegang nya tadi di hadapan brian yang langsung di terimanya.


Brian langsung saja membuka buka kertas itu selembar demi selembar sambil membaca nya dalam hati.


"Dia ternyata keponakan dari tuan nugraha bri,Orang yang kemarin mengajukan kerja sama dengan perusahaan bd"Ucap rey tanpa di tanya


"Dan paling mengejutkan nya lagi,Ternyata sela bekerja di perusahaan daraga rey"Ucap brian sambil menaruh kertas itu di meja begitu saja.


Han yang penasaran langsung mengambil kertas itu dan membacanya.


"Tuan,Gimana ini,Jika dia tau bahwa nona sela dekat dengan kita apalagi tuan,Bukan kah itu bahanya tuan?"Khawatir han.


"Dan ada satu lagi tuan yang tidak di tulis dari kertas itu,Sela ternyata di perlakukan tidak baik di rumah pamannya bri"Ucap rey yang membuat keduanya melihat dirinya penasaran.


"lanjutkan"Ucap brin dingin,Dirinya seperti sudah tau ucapan yang akan keluar dari mulut rey,Begitu juga dengan han.


"Dari salah satu pelayan di rumah itu ketika pengawal kita menyamar dia meng.."Ucapan rey terpotong oleh suara brian yang terlihat kesal.


"langsung saja rey"Ucap nya sedikit membentak.


"Iy iya bri,Dia tak di perlakukan tidak baik, Dia sering di pukul oleh Pamannya dengan sabuk yang dia pakai jika membuat nya tidak senang walaupun hanya sedikit"Ucap rey menjelaskan


"Bahkan sela bekerja jadi sekertaris kenzo pun semua orang di keluarga nya tidak tau"lanjut rey


"Dan paling membuat saya marah bri,Tadi pagi saja sebelum sela berangkat kerja,Dirinya di cambuk oleh paman nya menggunakan sabuk pinggang milik nya bri"lanjut rey terdengar marah yang membuat keduanya kaget.


Apalagi Brian yang mendengar nya langsung mengepalkan tangan nya saking geram nya.


"Dia mencambuk nya rey"Geram brian marah membuat yang melihat nya bergidik ngeri yang hanya di angguki oleh rey.


"Kurang ajar"Lanjut brian beranjak dari duduk nya.


"Mau kemana tuan"Tanya han penasaran yang ikutan beranjak dari duduknya,Begitupula rey.


"Ke markas"Jawab brian datar


"Han,Kau tetap disini,Gantikan pekerjaan saya"Perintah Brian ke arah han


"Dan kau rey,Kau harus membawa si bajingan(Paman sela)itu ke markas sekarang juga"Ucap brian lagi yang di patuhi rey.


"Saya tunggu"Lanjut nya lagi,Dan keluar perusahaan menuju ke markas nya dengan mengendarai mobil hitam nya.


begitu pula dengan rey yang langsung menuju perusahaan nugraha untuk menjalankan aksinya dengan di temani 10 pengawal nya yang akan menjalan kan tugasnya atas perintah rey.


Di lobi perusahaan nugraha,mereka sedang menyamar sebagai pegawai di sana, dengan cara berpencar yang jarak nya tidak terlalu jauh.


"Irang satu"Panggil rey dengan airpon di telinganya


"Siap"Ucap nya


"Kau matikan semua cctv di perusahaan ini"Perintah rey


"Baik "Ucap nya dan langsung mencari ruangan cctv,Dan mengerjakan apa yang harus di kerjakan oleh dirinya.


Tapi sebelum itu,Dirinya harus melawan pegawai yang mengatasi cctv di sana,Setelah semua nya pingsan,Dirinya langsung menyuntikan sesuatu ke pegawai terebut.


"Sudah beres tuan"lapor nya di ruangan tempat cctv setelah beres.


"Bagus,Kau sudah menyuntikan nya juga"Ucap rey


"Sudah tuan"Ucap nya lagi


"Kalian berenam, Bawa tuan nugraha di ruangan nya,Kalian taukan harus jalan mana ,Jika ada yang menghalangi, langsung hajar saja,Paham"Perintah rey


"Siap bos,Akan kami jalankan dengan baik"Ucap mereka berenam bersamaan.


"Dan sisanya,Kalian tunggu di pintu keluar mereka berenam bersama ku,Untuk yang cctv,Kau masih di sana,Setelah beres,Kau hidupkan kembali cctv nya"lanjut rey lagi dan langsung di jalankan mereka semua.


"Baik tuan"Ucap semuanya.


Mereka berenam yang di perintahkan untuk membawa nugraha sedang di depan pintu ruangan nya sambil melihat sekeliling yang terdapat beberapa karyawan di sana yang berlalu lalang.


"Di sini ada beberapa orang,Kau urus dulu mereka semua"Ucap salah satu pengawal ke teman nya yang di angguki.


"Dan sisanya,Kita masuk ke dalam,Ok"Ucap nya lagi yang di setujui semuanya.


"Ok"


Mereka berlima akhirnya masuk keruangan nugraha dengan santai nya,Sedangkan yang satunya lagi sedang menjalankan tugasnya dengan menyuruh pegawai satu persatu.


"Permisi nona,Anda di suruh tuan nugraha untuk membuat kan kopi untuk nya"Pcap pengawal itu


"Benarkah tuan,Anda siapa nya?"Ucap pegawai perempuan menghentikan pekerjaan


" Saya bekerja di bagian keuangan,Jadi mungkin nona tak mengenal saya,Begitu juga saya tak mengenal nona"Alasan pengawal tadi.


"Oh,Kalo begitu,Saya akan buatkan"Ucap pegawai


"Iya,Dan tak perlu terburu-buru nona,Itu perintah dari tuan nugraha"Ucap pengawal lagi dan langsung di iyakan oleh pegawai itu dan langsung menuju ke dapur perusahaan sana untuk membuatkan kopi.


Dan tidak berhenti disitu,Pengawal ini menghampiri satu persatu pegawai di sana dengan alasan yang sama,Yaitu untuk membuat kan kopi untuk tuanya,sekitar ada 6 pegawai di sana.


Setelah semuanya selesai,dirinya langsung menuju ke lima temannya yang ada di ruangan nugraha,Dengan ke adaan nugraha yang sedang duduk tak sadarkan diri(pingsan)


"Apakah sudah aman?"Tanya salah satu teman nya ke padanya.


.


.


.


Bersambung 🍁