Mafia Boss Love Story

Mafia Boss Love Story
BERTEMU MAMAH



"Tunggu saja...ada kejutan untuk mu sayang"jawab Brian lembut menatap sela.


Tidak lama kemudian...tiba tiba ada orang yang memeluk sela dari belakang ketika sedang minum minumannya membuat sela tersedak dan menerima tepukan halus di punggung berapa kali, siapa lagi jika bukan ke empat abang nya bersama orang tadi.


Terdengar sangat lebay,tapi itu kenyataan nya...


"Sayang kau tidak apa apa" Ucap lembut Brian dengan masih berada di punggung nya.


Sedangkan sela hanya mengangguk dan melihat ke arah belakang, dimana tadi yang sudah membuat nya tersedak.


"Maaf" hanya itu yang di Ucap kan sang pria di belakang nya.


Dia adalah pria yang semalam di negara lain bersama sang mamah.


Dia merasa tak enak dengan sela..harus nya dirinya tak mengganggu adiknya itu.


"iya gak papa tuan,anda siapa?.. membuat ku kaget saj.."ucapan sela terpotong oleh seorang wanita di samping pria itu yang sedang menatap nya penuh sayang, tersirat kerinduan di matanya yang sangat terlihat.


"Sayang... Putri ku "


"han?"kaget sela sekaligus heran.


"Mamah sangat kangen kamu na... maafkan mamah" tangis nya pecah penuh kebahagiaan dan menyesal ketika sudah memeluk sela begitu saja.bahkan saking gesitnya sela hanya bisa melongo di peluk seperti itu.


"Nyonya.. nyonya..apa maksudmu mamah? "Ucap sela melepaskan pelukannya.


"Aku mamah mu sayang, maafkan mamah gak bisa menjagamu dengan baik.. maafkan mamah sayang.. maafkan mamah"


"Dev..apa maksud nya ini"Ucap sela pelan menatap brian dengan mata mulai terasa panas,yang seperti ya akan mulai berembun dan berair.


Brian yang melihat nya langsung memeluknya..merasa tak tega melihat sela yang seakan syok mendengar penuturan wanita paruh baya di depannya, walaupun terlihat sangat muda itu.


"Kamu pernah bilang bukan jika Ingin melihat orang yang melahirkan mu hem?"Tanya brian yang dapat anggukan singkat sela.


"Kamu sedang mencari informasi tentang tuan Nugraha bukan?"Ucap nya lagi..yang lagi lagi di jawab anggukan oleh sela.


"Dan ini jawaban nya "lanjut nya dengan melirik wanita tersebut Yang di ikuti tatapan sela.


Sela yang selama ini Ingin bertemu dan ingin tau kedua orang tuanya, tapi ketika sekarang sudah di depan mata seakan perasaan sela tak terima, bagaimana bisa seorang ibu tak menjaganya dengan baik,dan apa apaan ini, kenapa juga dia ingin menemui ku Ketika sudah besar begini,kata kata itu lah yang sedang terngiang ngiang di pikiran sela sekarang.


Tes..satu tetes air mata begitu saja keluar dari mata sela yang sejak tadi sudah berembun dengan terasa panas.


Sela langsung saja memeluk wanita paruh baya itu yang sangat terlihat cantik, tidak ada kemiripan dengan sela sama sekali,namun.. melihat mata itu yang dari tadi menangis.. membuat sela terasa sakit di hatinya, seakan sedang merasakan kesedihan nya juga.


Pelukan itu pun di balas oleh sang wanita dengan pelukan yang sangat erat dengan di iringi tangis kebahagiaan di hatinya.


Semua orang yang sedang ada di sana juga mata nya berfokus pada meja mereka,lebih tepatnya dua orang yang sedang mencurahkan rasa rindu mereka yang sudah lama tak bertemu.


Tak terkecuali ke lima pria yang ada di sekitar dua perempuan tersebut yang juga menahan haru.


"Beginilah rasanya bersama keluarga sendiri"gumam pria di samping sang mamah.


"Sudah sudah.. jangan menangis seperti itu... apa tidak malu di lihat orang"Ucap bercanda.


Sela yang mendengar nya langsung saja melepaskan pelukannya dengan pelan,dan menatap nya seketika dengan tatapan tajam yang dia punya.


"Apa kalian benar benar keluarga ku?"Tanya sela membuat semua orang melotot tak percaya.


Apa sela Masih meragukan wanita di depannya..dan apa dia tidak percaya jika di hadapan juga adalah Kaka ya sendiri yang sangat tampan ini.


"Sayang...dia memang benar mamah mu,apa kamu masih meragukan nya hem" tanya brian lembut sambil mengusap kepala sela.


"Tapi kenapa wajah nya berbeda dengan ku.."Kesal sela dengan cemberut dan duduk di tempat nya dengan Kesal.


"Kata orang jika anak akan mirip seperti orang tuanya?..tapi apa ini,mamah tak mirip aku sama sekali tuh, kecuali pemuda di sampingnya itu" Lanjut nya.


Semua orang yang mendengar nya seketika Tertawa melihat kelakuan sela yang sangat lucu menurut mereka.


Mana bisa dia marah hanya karena berbeda dengan mamah ya sendiri.


Memang dari segi wajah berbeda sekali dengan sang wanita yang baru saja mengaku mamahnya itu, sedang kan sang pemuda yang hanya tersenyum itu sangat mirip dengan nya,apa dia hanya mengaku saja.


"Sayang...dulu waktu kamu di lahir kan.. Mamah juga sempat kesal seperti mu" Ucap sang mamah tersenyum lucu jika mengingat nya waktu fia melahirkan putrinya itu.


"Kenapa?" Heran semuanya, bahkan semua orang yang di sana ikutan heran,dan seperti nya keasikan dengan obrolan mereka ini.


"Mamah kesal.. kenapa wajah mu sangat mirip ayahmu..tak sedikitpun mirip mamah"Jawab sang mamah dengan nada kesal juga.


Lagi-lagi membuat semua orang tertawa, bahkan orang yang terkenal dingin seperti brian dan Reyhan pun ikutan tertawa walaupun tidak terlalu keras seperti mereka.


"Sudah..mending kita mana siang dulu, setelah itu baru kalian bisa berbincang bincang semau kalian" Ucap Brian.


Semua orang akhirnya makan bersama dengan sesekali di iringi candaan..entah siapa yang memulai ya.


.


.


.


Bersambung 🍁


Like, komen, dan vote nya kakak,biar author tambah semangat lagi nulisnya ☺️