
"Oh iya, dimana tuan kenzo, dari pagi perasaan tak terlihat?"Tanya sela mengingat dari tadi dia datang,dia tak melihat nya, padahal kan dia masuk sudah kesiangan.
"Dia ada di dalam ruangan"Jawab pandi.
Sela yang mendengar itu hanya mengangguk dan berjalan masuk keruangan bos nya,kenzo.
"Mau ngapain?"Tanya pandi yang melihat nya.
"Ada pertemuan"Jawab singkat sela melirik nya sebentar sebelum masuk ruangan kenzo.
Cklek' suara pintu yang dia buka.
"Permisi bos"Ucap sela ketika masuk.
"Iya,apa ada jadwal?"Tanya kenzo yang sedang melihat lihat berkas.
"Tentu saja bos"Jawab sela ramah.
"Setengah jam lagi,bos ada janji dengan perusahaan xx,saya memesan nya di restoran yang sama dengan perjanjian yang lain,apa tidak masalah"Lanjut sela.
"Tidak sel,jika masalah juga,kau tak akan bisa menggantinya jika sudah di tentukan waktunya"Ucap kenzo,sela hanya tersenyum mendengar itu.
"Iya tuan bos"Ucapnya.
Jika orang lain,mungkin bisa saja di pecat, Karna setiap ada perusahaan lain yang ingin bertemu,maka dirinya yang menentukan nya langsung,tanpa bertanya kembali dengan atasan.
"Apa kau sudah mengerjakan pekerjaan mu"Tanya kenzo yang hanya dapat aggukan kecil dari sela.
"Bagus,kau memang bisa di andalkan"Jawab kenzo.
"Lima menit lagi kita berangkat"lanjut nya.
Sela lagi lagi hanya tersenyum ramah dan mengangguk dan keluar dari ruangan bos nya setelah permisi.
"Saya tunggu tuan"Ucap sela sebelum keluar.
"Hemm"angguk Kenzo.
Tidak lama kemudian,lima menit sudah tiba,dan mereka berdua akhirnya berangkat menggunakan mobil kenzo tanpa di temani pandi sang sekertaris andalan kenzo, dengan di supiri oleh sang supir perusahaan kenzo.
"Kenapa tuan dari tadi memegang tangan nya terus"Tanya sela melihat Kenzo yang dari pertama masuk mobil memegang tangan ya sendiri.
"Bukan apa apa,hanya terasa pegal saja"Jawab kenzo memijat tangan nya yang di pelintir brian semalam.
"Sini tuan biar ku bantu"Ucap sela.
Baru saja dirinya ingin memegang lengan kenzo, suara pesan masuk dari handphonenya yang menghentikan nya,dan menggambil handphone untuk membaca pesan masuk.
"Tidak apa apa kan tuan?"Tanya sela melirik kenzo sebentar.
"Santai saja"Jawab kenzo.
Mendengar itu,sela membuka pesannya dengan ekspresi kaget sekaligus bingung ketika membaca pesan itu sambil melihat kanan kiri.
Isi pesan.
"Jangan coba coba pegang dia 😡"
"Kenapa dia bisa tau,apa dia ada disini"Gumam sela, walaupun pengirim pesan tidak ada namanya,tapi dia tau jika itu adalah brian.
"Dan,dari mana dia tau nomor ku"Aneh sela.
"Ada apa, kenapa kaget gitu?"Tanya kenzo yang ternyata sedang melihat nya.
"Bukan apa apa"Jawab sela.
"Terus, siapa itu?"Lanjut kenzo.
"Tidak tau,tidak sekontak,mungkin salah kirim"Jawab sela tak perduli.
ting'pesan masuk di handphone sela.
Isi pesan
Brian:Tidak tau, kau bercanda hah😡
Sela: Tidak,aku memang tidak tau,tidak ada namanyakan🤔.
Brian:Aku kekasih mu,apa kau lupa lagi😤
Sela yang membaca dan melihat emoji dari brian, bukannya takut ,dia malah tersenyum kecil,dan mengirim pesan kembali.
Sela: seperti nya iya😄🤭.
Sela:Dari mana kau tau dev jika ini nomor ku?.
Brian yang di kantor nya,baru saja ingin membalas,pesan sela kembali terkirim.
Sela: Tidak perlu di Jawab, pesan sudah kedaluwarsa.
Brian:Apa nanti kau bisa makan siang bersama ku?
Sela: sepertinya tidak,aku ada pertemuan dengan perusahaan lain di restoran,sekalian juga makan siang bersama bos ku,ini lagi di jalan, maaf ya 😔
Brian:Apa langsung dua pertemuan sehingga kau tak bisa.
Sela: Iya,maaf dev.
Brian:Tidak perlu minta maaf,Yang penting,jaga kesehatan mu,dah sayang 😘.
Sela:kau juga,dah🤗😘
Percakapan pun selesai...
"Tadi bilang nya tidak tau, kenapa sekarang senyum senyum begitu"Ucap kenzo.
"Tidak ada,ini privasi bos"Jawab sela tersenyum.
"Aku paham"Ucap kenzo paham apa maksud senyuman dari sela.
Tidak berselang lama setelah percakapannya itu, mobil yang mereka tumpangi akhirnya sampai fi tempat tujuan.
Mereka berdua akhirnya masuk ke restoran tersebut, sedangkan supir tadi masih di depan mobil setelah membukakan pintu mobil untuk bos nya.
Di dalam restoran di ruangan privasi...
"Selamat pagi tuan, nona"Ucap seorang pria dan wanita yang menunggu kedatangan nya.
"Selamat pagi juga tuan nona,apa kalian menunggu lama"Ucap sela sambil menyalami mereka berdua,begitu pula kenzo.
"Tidak masalah nona, silahkan duduk"Ucap seorang pria.
Sela dan kenzo pun duduk bersama kedua orang di depannya dengan berhadapan.
Dua pelayan dari restoran tersebut menghampiri mereke sambil membawa nampan yang berisi 4 minuman jus dengan di temani cemilan, Minuman itu sudah di pesan oleh dua orang di depan sela sebelum dirinya dan kenzo datang.
"Silahkan di nikmati tuan,nona"Ucap nya dengan sopan setelah menaruh minuman itu dimeja,dan melangkah pergi.
"Silahkan di minum dulu tuan nona"Ucap perempuan itu.
"Iya, terimakasih"Ucap sela tersenyum ramah tanpa meminum nya, begitupula yang lain,yang memilih mengerjakan pekerjaan yang ingin mereka bahas.
Pembahasan ini tanpa terasa memakan waktu sampai dua jam, bahkan sela yang terlalu lama mendengar ucapan mereka bertiga sesekali memakan cemilan tersebut hingga sebagian dengan minuman miliknya sudah setengah habis.
Setelah mereka bertiga akhirnya selesai.
"Terimakasih tuan kenzo"Ucap pria tersebut berjabat tangan dengan kenzo.
"Jangan mengecewakan tuan,dan sama sama"Jawab kenzo.
Mereka bertiga melihat ke arah sela,dan tersenyum ramah.
"Kalian terlalu lama,jadi aku memakan cemilan nya"Jawab sela Ketika mereka semua melihat nya.
"Itu bagus nona,kalo begitu saya pergi dulu"Ucap seorang perempuan menjabat tangan dengan nya.
Tapi Ketika ingin berjabat tangan sang pria,lagi lagi suara pesan masuk ke handphone nya,tapi dia tak menghiraukan,tapi pesan itu malah terdengar banyak.
ting ting ting ting ting' dia pun memilih mengambil handphone nya.
"Maaf tuan"Ucap sela tak enak ke pada keduanya dan membaca pesannya.
Isi pesan, Siapa lagi jika bukan brian.
"Jangan menyentuh lengannya juga!"
Sela yang membaca itu langsung menutup handphone nya,dan tersenyum menatap keduanya.
"Silahkan tuan nona"Ucap sela mempersilahkan keduanya pulang dengan kedua tangan nya.
"Tidak apalah,gini juga masih sopan"Lanjut sela.
Mereka berdua hanya mengangguk dan keluar dari ruangan maupun restoran tersebut.
"Kenapa dia bisa tau kegiatan ku"
"Apa dia mengikuti ku"ucap sela sambil melihat kanan kiri,dan tidak terlihat brian di sana.
"Aneh"Ucap pelan sela.
.
.
.
Bersambung 🍁