Mafia Boss Love Story

Mafia Boss Love Story
ADA KEJUTAN UNTUK MU



"KAU INGIN MEMBELI SESEORANG!!! DAN KAU INGIN MENJUAL NYA HAH!!.."Teriak seseorang itu, yang tak lain adalah sela sambil menunjuk Reyhan dan Nugraha bergantian.


Dengan disusul badan tegap brian di belakang nya dengan tatapan yang sangat tajam mengarah ke Nugraha yang terlihat kaget yang seketika menunduk takut melihat nya.


Begitu juga dengan Reyhan yang sangat kaget dan terlihat sangat tegang melihat wajah brian dan sela yang melihatnya dengan tatapan yang sama setelah melihat Nugraha.


Seakan waktu berhenti beberapa saat..


Sedetik kemudian, Nugraha melihat sela yang sangat sangat terlihat marah sedang menatap wajah nya dengan wajah yang sangat marah dan seperti tak habis pikir melihat kelakuannya.


Tapi yang ada hanya terlintas di pikiran untuk membuat perusahaan kembali bangkit.


Seulas senyum terukir di bibir nya yang sangat manis menurut nya, namun senyuman itu malah terlihat aneh dan sangat terlihat jika senyuman itu di paksakan oleh Nugraha.


"Kebetulan sekali kamu datang nak" Ucap nya.. seakan lupa jika dirinya baru saja mengetahui jika brian yang di hadapannya seorang yang sangat kejam sekaligus kekasih dari sela.


"Nak??"Heran sela yang terkesan mengejek.


Niat dirinya ke Perusahaan Abang nya Reyhan untuk mengajak nya makan siang bersama ketika handphone nya tak bisa di hubungi dan mengajak brian yang saat itu kebetulan sedang menelepon nya.


Brian dan Reyhan yang melihat sela seperti memahami apa yang di rasakan nya sekarang.


"Ucapan untuk siapa itu???.. untuk ku?" lanjut nya dengan menunjuk dirinya sendiri.


Nugraha yang memang tidak tau siapa Reyhan, tak menghiraukan ucapan sela yang seperti bertanya,dan malah menanyakan nya kembali kepada Reyhan untuk memastikan keinginan nya tadi yang sempat tertunda.


"Bagaimana mana tuan?.. Kebetulan orang yang saya bicarakan tadi sudah datang.."Ucap Nugraha sambil mengarahkan kepada sela yang lagi lagi melotot melihat kelakuannya.


Seperti minta di hajar ni orang, jika bukan di depan sela, mungkin Reyhan sudah memukul pria ini melebihi Brian saking kesal dan marah melihat kelakuannya.


Brian pun sama, terlihat kepalan tangan yang kuat dari brian sambil menahan amarahnya.


Bruk'


"Akhhh" erang Nugraha menahan sakit di pipinya yang tiba tiba di pukul oleh genggaman tangan yang sangat kuat. Bahkan sampai noda merah menempel di tangannya ketika sudah mengusap bibirnya.


Brian yang tak bisa menahan nya lagi langsung saja memukul nya dengan cepat.


"Apa apaan ini tuan!!!" ucap nya marah menatap brian yang tak kalah seram nya sedang menatap nya juga.


"Dev" ucap sela pelan karena kaget.


"Jangan kaget sayang..jika ada orang yang membuat ku tidak suka terhadap mu..Maka aku akan melakukan hal nya juga padanya...siapapun itu" tegas brian melihat sela.


"Sudah sana..."Tiba tiba saja Reyhan berkata seperti itu dengan gaya mengusir seseorang dengan satu tangan nya.


"Maaf tuan Brian.. seperti anda keluar saja dulu..tuan rey sedang menyuruh anda keluar" Ucap Nugraha yang seketika membuat Brian lagi lagi ingin memukul nya jika sela tak mencegat dengan tangannya.


"Dan sela..kamu di sini saja" lanjut nya dengan tersenyum licik"


Dia pikir yang sedang di usir adalah sela dan brian.


"Kau yang keluar.. membuang waktu ku saja" Dingin brian yang menarik sela duduk di kursi di ruangan tersebut.


"Keluar..dan tunggu saja hadiah yang akan datang.."Ucap Reyhan dengan ketus dan memilih duduk mengerjakan tugasnya kembali tanpa menghiraukan Nugraha yang sedang berdiri.


"Datang keruangan ku" hanya ucapan itu yang keluar dari Reyhan setelah menghubungi seseorang.


Tidak lama kemudian..suara ketokan pintu dan masuk lah dua orang yang langsung membawa Nugraha dengan cara memegang kedua tangan nya begitu saja.


Dia adalah seorang yang di hubungi Reyhan untuk mengusir Nugraha di ruangan nya.. terdengar tidak sopan.. namun itulah dia jika tak menyukai seseorang itu sendiri.


"Iya,memang nya hadiah apa yang akan abang kasih?..kenapa aku tak di kasih??.."tanya sela penasaran.


Baru saja Reyhan akan menjawab.. dirinya langsung di cegah oleh ucapan Brian Yang seketika membuat raut wajahnya tak sedap di lihat. namun terlihat imut jika seorang wanita yang melihat nya...tak kecuali sela sendiri.


"Sayang.. seharusnya kamu Tanyakan itu padaku saja..dia tidak tau apa apa" Ucap brian merangkul pundak sela sehingga membuat kedua nya sangat dekat.


"Aku yang mencari nya Brian sialan" geram Reyhan dalam hati dengan menggerutu Brian.


"Siang malam kau menyuruhku mencari..dan seenak jidatnya kau mengatakan "seharusnya kamu Tanyakan itu padaku sayang" "lanjut nya dengan pelan dengan mengucapkan ucapan brian tadi dengan nada yang di buat sama.


"Aku mendengar nya" santai Brian yang mengetahui kekesalan Reyhan.


"Nanti saat makan siang kamu akan tau semua nya...Dan jangan kaget apa yang akan aku bawa.."Lanjut brian tersenyum lembut kearah sela yang lagi lagi bingung, bahkan sampai mengangkat alisnya sendiri.


Sedang kan Brian yang melihat hanya tersenyum seakan lucu dengan tingkah sela terhadap nya.


Sedangkan Nugraha lagi lagi di buat frustasi dan bingung, sesekali mengacak acak rambutnya sendiri saking kesalnya.


"Bagaimana ini...apa yang harus ku lakukan...akhhh"Erangnya dan memilih pergi dari perusahaan Reyhan yang sempat dia lihat kembali sebelum pergi menaiki taksi.


"Jalankan pak" Ucap nya ke sang supir.


****


Waktu makan siang sudah tiba.. sepasang kekasih sedang menunggu pesanan mereka setelah memesan nya .Dengan di temani para abangnya yang juga sama seperti dirinya, siapa lagi jika bukan sela beserta ke empat lelaki yang selalu bersamanya.


Ucapan ucapan kecil para manusia di sekitar membuat para lelaki itu sedikit risih tak termasuk sela yang sudah biasa.


"Wah... keberuntungan seperti berpihak pada kita semuanya sekarang"


"Tampan nya, coba saja bila perempuan di antara pria itu adalah aku"


"Ekhm.. Jadi kau ingin dapat pria lain selain aku hm" Ucap pria yang cemburu ketika ceweknya berkata begitu.


"Tidak lah sayang..mana mungkin aku berpaling padanya" elaknya.


"Hey.. siapa juga yang tidak menggilai mereka para pria tampan,bukan hanya tampan,dia juga seperti sempurna..lihat lah" Ucap perempuan puan yang lainnya.


"Berisik sekali.."gerutu Reyhan yang tak tahan mendengar ocehan para pengunjung di sekitar nya.


Para temannya hanya mengangguk mengiyakan ucapan Reyhan yang menurut mereka benar.


Berbeda dengan sela yang menatap mereka semua malas.


"Permisi tuan.. nona" Ucap pramusaji yang baru datang dan menghidangkan pesanan mereka semua.


Sela lagi lagi terlihat heran, pasalnya.. banyak sekali makanan yang di hidangkan melebihi pesanan yang mereka pesan.


"Kenapa banyak sekali dev?" Ucap sela.


"Tunggu saja...ada kejutan untuk mu sayang"jawab Brian lembut menatap sela.


.


.


.


Bersambung 🍁