Mafia Boss Love Story

Mafia Boss Love Story
BRIAN MENCARI INFORMASI SESEORANG



Next


Setelah berhenti di salah satu restoran untuk makan malam, mereka berdua akhirnya sampai di mension brian.


Mereka semakin dekat setelah kejadian tadi, dimana sela baru saja di lamar dan di perkenalkan kepada semua orang yang dia undang tadi di pantai. Dengan tangan sela dan brian terus saja bergandengan berniat memasuki pintu utama mension.


Baru saja sela berniat membuka pintu, pintu sudah duluan di buka dari dalam dan di sambut senyuman hangat dari para pelayan di sana maupun para penjaga yang ikutan tersenyum dari halaman rumah melihat nya.


Begitu juga dengan pak jo yang sebagai kepala pelayan yang sudah di anggap paman sendiri oleh Brian.


"Selamat untuk mu tuan, semoga sampai pelaminan,dan berbahagia selalu" Ucap pak jo.


"Dan untuk mu juga nona" lanjut nya tersenyum ramah yang di balasan senyuman sela.


"Terimakasih paman"Ucap sela.


Sela dan Brian pun masuk dan masuk ke kamar masing-masing dengan senyuman terbit di wajah mereka berdua, semua orang yang menyaksikan itu ikut bahagia melihat tuannya bisa berubah ketika sudah menemukan gadis yang dia cari selama ini.


*****


keesokan hari..


Di negara lain...


"Mah... kapan pulang, kenapa gak ngabarin? "Ucap seorang pria muda turun dari tangga menghampiri seorang wanita yang dia panggil mamah.


"Tadi malam sayang...mamah gak mau ganggu tidur kamu"Jawabnya, seorang wanita yang semalam terlihat sedih di kamar dengan di temani seorang wanita lain,yang tak lain buk jun sebagai penenang nya.


"Gimana?..apa mamah belum menemukan nya juga?"tanya sang pria muda tersebut yang sebagai anaknya. terlihat penasaran sekaligus seperti berharap wanita di depannya bilang iya.


"Nanti aja bahas hal itu, cepat sarapan dulu,terus mandi, Jangan cuma cuci muka" Ucap sang mamah tersebut mengejek.


"Tapi anak mamah gini gini ganteng, apa lagi kalo dah mandi" Jawabnya bercanda.


Setelah mengatakan itu, mereka berdua akhirnya sarapan bersama dengan tenang.


Semalam wanita itu pulang kerumah aslinya yang berada di negara lain, sedangkan kamar yang beberapa hari dia tempati hasil dari penginapan, ada sedikit kerjaan di negara itu, dimana negara tempat tinggal sang anak yang dia lahirnya namun tak sempat dia urus dengan baik, bahkan dia selalu menyalahkan dirinya karna jauh dari anak satunya.


Sang mamah terlihat biasa saja, sudah sering dirinya mendengar ucapan sang pria di depannya.


Ya, dia seorang pria tampan yang dingin,cool, dan sekaligus yang melanjutkan perusahaan sang mamah yang di turunkan dari orang tua mamah itu sendiri.


Sedangkan tak ada peninggalan dari sang ayah yang sudah t**** beberapa puluh tahun.


Melihat sang mamah diam, diapun berusaha membujuknya, sudah cukup dirinya hanya diam seperti ini,bukan dirinya tak ingin menolak Ketika sang mamah tak mengizinkan nya,tapi dia kalah dengan sayang nya kepada sang mamah,dan tak mau membantah ucapan wanita di depannya.


Tapi sekarang tidak lagi.. sudah cukup dirinya berpisah sang adik, bahkan sangat sangat cukup.. betapa sedihnya dia tak pernah bertemu sang adik sejak kecil, dia ingin bermain bersama seorang gadis kecil yang memang adiknya, nonton bareng, bermain pasir bareng, canda tawa bersama,saling curhat, Tertawa dan sedih bersama.


Tapi itu hanya khayalan dirinya sampai saat ini...


"Aku berangkat dulu mah,dan sore aku akan berangkat ke negara itu sekalian besok ada kerjaan di sana" ucapnya lagi sambil berpamitan kepada sang mamah.


"Hati hati" Hanya ucapan itu yang keluar dari sang mamah.


*****


"Tuan..."Panggil pandi menghampiri Brian yang sedang bekerja di perusahaan dengan keadaan berkas-berkas yang menumpuk di mejanya.


Sambil memberikan maps yang berisi data data seseorang yang di minta brian semalam setelah menghantarkan sela ke apartemen nya.


Brain langsung membuka dan memperhatikan, membaca setiap inci yang di tulis di lembaran tersebut dengan intens.


"Apa benar dia orang nya?" Tanya brian,dia ingin informasi yang benar. walaupun han tak pernah gagal dalam menjalankan perintah darinya,namun sekarang berbeda,ini menyangkut keinginan sela yang ingin sekali melihat sang wanita yang melahirkan nya.


.


.


.


BERSAMBUNG 🍁