Mafia Boss Love Story

Mafia Boss Love Story
ANCAMAN BAGI NUGRAHA



"Kenapa?,apa ada sesuatu?"Tanya brian penasaran.


"Dev,kau bos besar di perusahaan BD,dan pasti banyak perempuan di luaran sana yang ingin dekat dengan mu bukan, bagaimana jika perempuan itu tau jika kau sudah punya kekasih?"Tanya sela panjang lebar.


"Itu bagus bukan?,biar semua orang tau, jika aku mempunyai pacar yang begitu aku sayangi"Ucap Brian mengusap kepala sela.


Teman brian yang mendengar itu seketika berpikir mengenai ucapan sela.


"Apa yang di katakan sela ada benarnya juga"Ucap mereka semua.


"Tapi, bagaimana jika perempuan itu terobsesi padamu dev,dan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan mu,bisa saja dia mengincar ku kan"Ucap sela.


sebenarnya dia hanya beralasan untuk tidak ke restoran atau keluar apartemen, dirinya hanya ingin tidur mengistirahatkan tubuhnya yang tadi tak jadi tidur karna anggi dan mereka semua datang.


Berbeda dengan brian,brian yang mendengar ucapannya tiba tiba merasa khawatir, bagaimana jika yang tak menyukainya dan yang menjadi musuhnya dari dunia bisnis dan dunia bawah(Mafia)akan mengincar sela karna tak bisa membunuhnya.


"Tidak,itu tidak akan terjadi,bagaimanapun aku harus menjaganya"Ucap Brian.


"Baiklah,kau di sini saja,apa kamu ingin sesuatu?"Ucap brian.


"Tidak, Kalian cepatlah sana"Ucap sela mendorong Brian keluar apartemen nya.


"Apa tidak apa apa kau di sini sendiri sayang"Ucap brian.


"Ini sekarang rumahku,dan rumah adalah tempat yang paling aman bagiku, Sudah sana,aku mau tidur"Ucap sela mendorong mereka satu persatu keluar dan langsung menutup pintunya begitu saja.


Mereka berempat yang di luar hanya melongo menatap pintu yang sudah tertutup itu.


"Jika bukan adikku, sudah ku patahkan tangan nya itu,berani beraninya dia mengusirku begitu"ucap rey pelan,tapi masih bisa di dengar semuanya.


Brian yang mendengar itu otomatis melototi nya dengan tajam,seperti menusuk sampai ke tulang ya.


"Jika kau berani mematahkan tulangnya,akan ku balas dengan mematahkan lehermu"Ucap brian.


"E eh,mana ada,apa kau tidak bisa bercanda,mana mungkin aku melakukan nya pada adikku sendiri"Ucap rey.


"Apa pernah dia bercanda rey,itu sama dengan sifat mu yang selalu serius kecuali dengan sela"Ucap angga.


"Hanya lebih parah brian sih darimu"Lanjutnya yang hanya bisa di angguki semuanya.


Mereka akhirnya pergi dari sana menuju salah satu restoran mewah di kotanya, kebetulan juga kan waktunya makan siang.


Sela yang sedang ingin istirahat untuk tidur, dirinya tiba tiba terbangun ketika dirinya lapar.


"Ah,dasar,aku ingin istirahat, jangan minta makan dulu nya"Ucap sela kesal dengan perutnya sendiri minta di isi itu.


Sela yang memang sangat sangat mengantuk akhirnya memilih tidur, biarkanlah perutnya yang sedang lapar itu,nanti juga di isi, pikirnya.


Di restoran...


Mereka berempat baru saja sampai menggunakan mobil mereka masing masing di parkiran restoran yang begitu besar,dan langsung turun dengan di Lanjut memasuki restoran tersebut.


Lima pelayan yang di tugaskan untuk menyambut pelanggan langsung bersiap siap ketika melihat kedatangan mereka berempat, terutama tiga dari mereka adalah perempuan yang ingin terlihat cantik dan rapih ketika berhadapan mereka berempat.


"Selamat datang di restoran kami tuan"Ucap lima pelayan tadi dengan ramah dan sedikit membungkuk.


"Hemm"Hanya itu yang terdengar dari keempat pria yang baru masuk dengan tatapan dingin dan datar terus berjalan masuk ke dalam restoran.


Pelayan perempuan yang tadi seketika histeris dan heboh sesama temannya,dan tersenyum sambil menatap punggung mereka berempat yang sedang berjalan.


"Ahhh,tuan rey, tampan nya"Ucap pelayan 1.


"Apa lagi tuan brian, andaikan aku jadi pacarnya,itu sudah bersyukur"Ucap pelayan 3.


"Alah, kalian jangan berandai andai, tuan yang tadi tak akan mau sama kalian semua, Mending sama aku,yang pasti pasti aja"Ucap pelayan pria 1 dengan tersenyum melirik ketiganya dengan sesekali mengedipkan mata sebelah.


Sedangkan para pelayan perempuan hanya menatap nya malas,dan Kembali lagi untuk bekerja.


Di dalam restoran,Para perempuan pelayan maupun pelanggan yang melihat mereka masuk, begitu terpesona dan terus memandangi mereka berempat yang terlihat gagah dengan jas kerja di tubuhnya.


Pemilik dari restoran tersebut menghampiri mereka berempat dan mempersilahkan masuk dengan sopan.


Karna brian dan temannya tak mau ketika makan nya bersama pelanggan lain,anggap saja seperti tak suka keramaian,akhirnya memilih duduk di ruangan di khususkan untuk kalangan sepertinya(VIP), dengan di hantar oleh sang pemilik restoran.


Memang di ruangan ini juga bukan hanya dirinya berempat saja,ada empat meja disini,dan salah satu selain mejanya juga ada yang di pakai oleh pelanggan,tapi itu tidak terlalu menggangunya.


"Silahkan di nikmati pelayanan kami tuan,semoga anda suka"Ucap pemilik restoran sebelum pergi meninggalkan mereka berempat, yang hanya di Jawab deheman dan anggukan kecil oleh Mereka.


Mereka berempat akhirnya menikmati makanan yang tadi mereka pesan dengan tenang setelah kepergian pemilik restoran.


"Bri,dia sekarang saja takut dan tidak mau ada yang tau hubungan kalian, bagaimana jika dia tau jika kau bekerja dalam dunia berbahaya"Ucap rey ketika menelan makannya.


Mendengar ucapan rey, seketika mereka semua berhenti makan dan melirik brian untuk mendengarkan dan melihat reaksinya yang biasa saja.


Bukan rey dan teman temannya saja yang khawatir akan hal itu, sebenarnya dirinya juga sama, apalagi ini tentang dirinya dan pacarnya itu.


"Itu tidak masalah selagi kita tak memberitahukan nya,dan jika dia sampai tau,aku juga tidak akan melepaskan nya Walaupun dia takut dan ingin pergi dariku"Ucap brian dingin.


"Sudah, jangan membuat selera makan ku rusak karna ucapan kalian"Lanjutnya yang membuat ketiganya diam dan meneruskan makannya kembali.


Di rumah tuan Nugraha.


Sedangkan terjadi pertengkaran antara Nugraha dan pria yang di panggil ayah oleh kenzo.Mereka berdua sedang duduk di ruang tamu tanpa fi temani oleh siapapun.


"Kau jangan melibatkan ku akan hal ini,kau yang membunuhnya, kenapa kau ingin meminta bantuan ku sekarang"Ucap Nugraha kesal.


"Tapi kau bisa mati jika aku sampai mati di bunuh olehnya"Ucap pria itu.


"kau tau bukan,anak buah ku banyak,dan aku tinggal memerintahkan nya"Lanjut nya tersenyum miring.


"Aku bilang jangan melibatkan ku"Ucap nugraha tambah kesal.


"kenapa juga kau balik kesini jika berbahaya"lanjutnya.


"Ku pikir dia sudah tiada waktu itu"Jawab pria tersebut.


"Jika kau tak ingin membantuku,Kau lihat saja nanti"Ancam nya dan langsung pergi dari rumah Nugraha begitu saja setelah mengatakan nya.


"Bagaimana ini, apa yang akan dia lakukan pada ku"Ucap Nugraha khawatir.


.


.


.


Bersambung 🍁


Jangan lupa dukungannya teman🤗,like,komen and vote, terimakasih 😄🤭,jika tidak bisa, salah satu aja gak papa 😁.