Mafia Boss Love Story

Mafia Boss Love Story
MARKAS KALAJENGKING



"Jangan bilang perusahaan ayah bangkrut "Tebak salsa mengarang pas tepat sasaran dan benar yang dia pikirkan.


Nugraha hanya diam mendengar ucapan putrinya dan hanya menatap nya datar.Salsa yang melihat hal itu otomatis paham apa yang di maksud ayah, berarti dirinya benar.


"Aku gak mau tau yah, pokoknya jangan sampai terjadi,aku gak mau miskin ayah!,apa lagi pekerjaan salsa ada di perusahaan itu!"Kesal salsa dan langsung keluar dari ruangan kerja sang ayah begitu saja.


Nugraha hanya bisa menghela nafas, terdengar sangat lelah,pusing, bahkan khawatir bercampur aduk mendengar ucapan salsa.


"Perusahaan ku sebentar lagi bangkrut,dan itu tak boleh terjadi,dan si pria tua itu menyuruhku melakukan sesuatu untuk menolongnya dari musuhnya itu, bahkan aku saja tak tau siapa musuh yang dia maksud"Ucap Nugraha pelan sambil menghela nafas.


Seketika dirinya mendapat ide untuk meminta kembali ke perusahaan BD besok.


"Ya, seperti nya ku harus meminta kembali, lagi pula dia tidak punya alasan mengapa dia mencabut saham di perusahaan ku"lanjutnya dengan yakin dan berharap.


Dirinya memang tidak tau jika musuh yang di maksud temannya itu seseorang yang akan dia di minta tolong,orang terpandang,kaya,tampan, dan sangat di idam idamkan oleh semua perempuan yang melihat nya.


Sedangkan di tempat lain,brian maupun semua teman temannya yang mengetahui keberadaan pria yang dia cari sedang bersama kenzo, dengan memutar arah mobilnya menuju markas kalajengking yang cukup lumayan jauh dari permukiman.


Di mobil, tempat dimana ketiga pria yang sedang duduk dengan keadaan ruangan mobil terasa dingin dan mencekam dikarenakan tidak ada sahutan seseorang pun dari sana yang mulai berbicara.


Sela yang sedang berbunyi mulai merasakan ngantuk Yang terus dirinya tahan agar tak tertidur di mobil sang bos perusahaan yang dia kerjakan.


"Jangan tidur sela, jangan"Batin sela menyemangati dirinya.


Cuaca yang semakin dingin dengan keadaan hari yang mulai sangat gelap karena malam, membuat sela lagi lagi seperti menderita di dalam bagasi dengan keadaan khawatir takut ketahuan, dengan keadaan badan yang mulia pegal karena duduk tidak seharusnya, ditambah dirinya harus menguasai tubuh dan matanya agar tidak tertidur.


Tidak lucu bukan jika seseorang yang ingin mengetahui sesuatu hal,dan dengan keadaan darurat begini sampai ketiduran.


Beberapa lama kemudian,dia merasa mobil sudah berhenti,dan dirinya langsung melihat kaca yang berada di belakangnya untuk melihat keadaan di sekitar.


Tapi dirinya begitu takut dan heran, terlihat sekeliling mobil ini begitu gelap, seperti di sebuah hutan yang sangat mengerikan tanpa berpenghuni.


Dirinya tidak tau jika di depan mobil ini berdiri gerbang yang menjulang tinggi dengan bernuansa hitam dan kuning keemasan.


Karena takut ketahuan, dirinya membuka pintu bagasi dan keluar dengan perlahan, sambil berdoa dalam hati agar tak di ketahui sang pemilik,dan tidak ada Yang mencurigakan dari pergerakannya.


Kenzo yang turun dari mobil tak sengaja melihat bagasi belakang mobilnya terbuka sedikit, dan bergerak seperti sedang ingin di tutup seseorang.


Tanpa bicara,dia langsung melangkah menghampiri bagasi tersebut berniat untuk menutupnya.


"Bos"panggil kenzo tiba tiba yang membuat dirinya kaget dan menatapnya.


"Pria itu memanggil mu bos"Ucap pandi lagi, seperti mengetahui apa Yang harus dia ucapkan.


Kenzo hanya diam,dan melangkah melewati dirinya setelah mendengar ucapannya.


"Tutup bagasi" Ucap Kenzo.


"Baik bos"Jawab pandi, walaupun dirinya heran dan sedikit aneh kenapa bagasi bisa terbuka.Tapi tak dihiraukan oleh nya,dan langsung menutup bagasi tersebut.


Tidak terlihat ada seseorang,sela yang tadi sedang was was dan sedikit khawatir takut ketahuan, langsung bersembunyi di sekitar sana yang cocok untuk dirinya bersembunyi agar tidak terlihat ketika dirinya melihat kenzo berjalan kearahnya tadi.


"Huuuuh, hampir saja"Ucap sela bernafas lega.


Ketiga pria yang berada di dalam mobil sudah berada di luar,dan berjalan ke arah sebuah gerbang yang membuat dirinya kaget.


Buru buru langsung mengikuti mereka dengan berusaha Tidak terdengar langkah kakinya.


Sedangkan mobil di tinggal kan begitu saja oleh sang pemilik,tidak lama kemudian, beberapa orang datang yang tidak begitu dirinya lihat karna gelapnya malam, mereka membawa mobil itu kearah lain,tapi seperti sama sama memasuki kawasan gerbang,hanya berbeda jalan.


Sela lagi lagi dibuat tercengang dan tambah bergidik ketika baru saja melewati gerbang yang tidak ada penjaganya sama sekali. Tapi yang membuat dirinya kaget, terdapat begitu banyak orang, bahkan saking banyaknya dirinya bisa menghitungnya.


Dengan perawakan yang sangat kekar dengan pakaian yang berlambang kalajengking di tubuhnya,senjata yang mereka simpan untuk berjaga jaga di tubuhnya,dan makin membuat dia kaget dan melongo, dirinya melihat mereka semua tertunduk sopan ketika melihat ketiga pria tadi sambil melewatinya.


Kenzo dan pandi beserta pria itu sudah hampir mendekati halaman yang luas di sana seketika terhenti ketika mendengar ucapan pria itu.


"Ada apa?, kenapa berkumpul seperti ini?"


Dari tadi dirinya ternyata sedikit heran, dia pikir semua orang yang dia panggil anak buahnya sedang menyambut nya, ternyata sepertinya bukan.


"Menurut mu"Dingin kenzo.


Ucapan yang di lontarkan oleh kenzo membuat dirinya curiga dengan keadaan masih heran.


"Jangan bermain-main dengan ku na"Ucap pria itu tiba tiba lembut.Membuat kenzo langsung menatap pria tajam dengan kilatan marah di matanya, terlihat sekali jika dirinya sedang menahan amarah yang seperti akan meledak kapan saja.


"Na, Cih "Ulang Kenzo dengan menekan katanya.


Dan pria itu seketika kaget melihatnya,belum pernah Kenzo menatap nya dengan tatapan seperti itu otomatis membuat dirinya marah dan berteriak,apa lagi kata katanya, walaupun Kenzo memang sedikit kejam di kalangan nya,tapi dia selalu menghormati yang dia anggap baik dan orang tua nya,tapi sekarang seperti nya tidak.


"HEY!,JAGA BICARA MU ITU!!...,INI AYAH MU!!"


"Apa?,ayah?,ya yaya memang kau itu sepantas nya jadi seorang ayah, tapi bukan ayah ku!!"Jawab kenzo di akhiri teriakan.


"APA MAKSUDMU???" Teriak nya kembali dengan wajah yang mulai terlihat tambah pucat dengan rasa khawatirnya.


"Apa dia sudah tau"Batinnya dengan cemas.


Baru saja dirinya selesai berbicara, suara beberapa mobil masuk gerbang tidak jauh dari semua orang.


Begitupula sela yang langsung menyingkir dan bersembunyi Ketika beberapa mobil itu masuk, dengan mengintip,sekitar ada 3 mobilan.


Pria itu lagi lagi menegang melihat semua orang yang berada di dalam mobil itu turun,dari mobilnya saja dirinya sudah mengetahui siapa mereka semua,apa lagi ini melihat orang itu langsung yang sedang berjalan kearahnya dengan tatapan nya datar dan dingin sangat mengerikan bagi semua orang yang melihatnya.


"Jika kau seorang pria,apa lagi memimpin kelompok mafia yang lumayan besar dan berpengaruh di perusahaan, kenapa bisa takut,cih, "Ucap salah satu dari mereka ketika sudah berdiri di hadapan pria itu dengan badan yang mulia gemetaran.


.


.


.


Bersambung 🍁