Mafia Boss Love Story

Mafia Boss Love Story
PATAHKAN



"Di dia dia, me mereka, paman dia"gugup sela tak bisa menjelaskan.


Brian yang memang melihat sela seperti itu langsung memeluknya sambil mengelus kepalanya lembut.


"Sudah,jika kau tak bisa mengatakan nya"Ucap brian.


Sela hanya mengangguk kecil dengan melamun sambil berbicara dalam hati.


"Aku tak percaya,tapi itu yang dia katakan"


"Pantas saja dia tak melakukan ku seperti keluarganya"


"Ternyata begitu"


"Tuan.."Ucap han.


"Ke mension ku"Potong brian.


Han hanya diam mengangguk dan terus melanjutkan perjalanan ya.


"Apartemen"Ucap sela pelan yang di dengar keduanya.


"Kau sedang tidak baik"Jawab sela.


"Biarkan aku sendiri sekarang"Ucap sela.


Han pun melirik brian melalui kaca spion, seperti ingin mengetahui jawaban brian.


"Ke apartemen nya"Ucap brian dengan menghela nafas,tak mungkin dirinya memaksa sela ke mension nya.


"Baik"Ucap han dan menuju ke apartemen sela.


Brian yang sedang memeluk sela mengirim pesan ke anak buahnya yang ada di restoran tadi.


"Kirimkan apa yang terjadi "


Ting' langsung di balas dengan Vidio kejadian tadi.


"Ini tuan"Balas nya.


Brian tak langsung melihat rekaman tersebut,dia khawatir jika sela mendengar nya keadaan tambah buruk,jadi dia menaruh handphone nya di bajunya.


Keadaan sela juga sudah semakin tenang tidak seperti tadi menangis,kini tinggal seperti melamun tanpa menatap brian.


Di restoran...


Kenzo yang belum pulang sedang menanyakan tentang sekertaris nya ke tuan Nugraha dan putri nya dengan duduk berhadapan, dengan mata kenzo sedang menatap nya tajam, Begitupula dengan pandi yang tadi datang ketika pandi menelepon dan di suruh kesana.


Sedangkan, orang yang dia tatap sedang ketakutan dan terlihat kaget di raut wajah keduanya.


"Bukankah kalian yang ingin menemui ku"Ucap Kenzo Sangat terdengar dingin, membuat keduanya yang mendengar tambah ketakutan kepadanya.


"Tapi kenapa kau membuat sekertaris ku begitu hah?,apa kau tau apa yang Kalian berdua lakukan?"Lanjut kenzo sedikit berteriak dengan suara kesal.


Nugraha dan putrinya hanya terdiam menunduk,niat mereka berdua tadinya Ingin menyampaikan jika perusahaan Nugraha butuh suntikan dana Kembali,tapi jika keadaan nya begini, mau bagaimana mana.


"Kami minta maaf tuan,kami tau kami salah,tapi kami hanya ingin agar tuan menyuntikan dana Kembali ke perusahaan saya"Jawab Nugraha pelan .Takut jika dia salah bicara,dan benar saja ketika wajah kenzo tiba tiba Tambah marah setelah mendengar nya.


"Kau itu tidak tau malu rupanya, sudah membuat sekertaris begitu,kau masih mau bilang niat mu itu"Ucap kenzo sinis.


"Dan oh iya,pan,kau cabut kembali saham perusahaan KD(kenzo daraga),dari perusahaan nya"Lanjutnya.


"Itu yang aku harapkan tuan"Jawab pandi.


Nugraha yang mendengar ucapan kenzo begitu kaget.


"Tuan,apa maksudmu, kenapa kau menarik sahamnya,kau tau perusahaan ku sedang kritis sekarang"Ucapnya.


"Itu kau tau,jika perusahaan mu kritis,dari mana dapat ke untungkan nya jika perusahaan mu akan bangkrut"Ucap Kenzo.


"Tuan Kenzo, jangan begitu lah tuan,aku menamparnya karna dia yang salah tuan"Ucap salsa membela diri.


"Kau, kau menampar nya"Geram kenzo langsung memegang pergelangan tangan salsa dengan kuat yang membuat salsa kesakitan.


"Pantas saja tadi dia memegang pipinya yang memerah, jadi ini ulah mu"Ucap kenzo langsung mematahkan tangan salsa yang membuat nya seketika berteriak kesakitan.


Trek' tulang patah


"Apa yang tuan lakukan pada putriku"Teriak Nugraha marah memegang tangan salsa ketika kenzo melepaskan nya.


"Kau beruntung yang mematahkan adalah aku,Harusnya bukan aku yang melakukan nya,tapi pacarnya itu"Jawab kenzo tenang.


Kenzo sudah paham Ketika dia mendengar brian memanggil sela dengan sebutan seperti sepasang kepada sela, mangkanya dia bilang seperti itu ke arah nugraha,karna dia tau jika brian adalah kekasih sela.


"Ayah,akhhhh, tanganku yah,sakit yah"Tangis Salsa memegang tangan yang baru di patahkan kenzo,yaitu tangan kanan yang dia gunakan menampar sela tadi.


"Ayo,kita kerumah sakit sekarang"Anak nugraha membawa putrinya keluar.


Dia juga tidak bisa melawan kenzo,karna dia tau,jika dia melaporkan atas tindak kekerasan,pasti dirinya yang akan kena,karna disini dirinya yang salah.


"Pandi,kau sudah mencabut nya?"Tanya kenzo.


"Sudah beres tuan"Jawab pandi.


"Kau cari tau, apa yang sebenarnya terjadi, kenapa sela bisa seperti tadi,dan sepertinya dia terlihat sangat Kaget"ucap kenzo.


"Baik tuan"


"Tuan,terus urusan tuan besar gimana?"tanya pandi.


"Biarkan saja dulu "Jawab kenzo yang hanya di angguki pandi.


Di rumah sakit di kota yang sama...


Salsa yang sedang berteriak kesakitan sambil menangis tengah di balut oleh sang dokter setelah di pijat dan diobati olehnya,dengan di temani sang ayah yang ikut menemani.


"Hiks hiks, ayah,awas aja kau sela"Tangis salsa dengan memaki sela, seperti kejadian ini di sebabkan oleh sela saja.


"Sudah diam, dokter sedang mengobati lengan mu"Ucap nugraha menenangkan.


"Kenapa bisa seperti ini,apa anak mu habis karate "Ucap dokter sambil terus membalutnya sampai selesai.


"Mana mungkin anak ku karate dok"Jawab Nugraha.


"Siapa tau aja tuan, biasanya jika seperti ini kejadian nya, pasti habis karate,jika tidak berkelahi"Ucap sang dokter.


"Jangan banyak tanya, cepat obati saja"kesal sela.


"Sudah"Jawab dokter ketika selesai membalutnya.


"Jangan sampai terlalu di gerakan nona,jika tidak, tangan anda bisa saja patah,untung tadi hanya tulang saja yang bergeser"Ucap dokter.


"Ya"Jawab Salsa.


"Ayo yah"Lanjut nya menarik nugraha kerusakan rumah sakit.


"Jangan lupa, banyar tagihannya tuan"Ucap sang dokter tanpa melihat keduanya.


Salsa dan Nugraha hanya diam melanjutkan perjalanan nya menuju administrasi.


"Awas aja kau sela, tangan ku begini karna ulah mu"Batin Salsa.


"Oh iya,apa yang tadi ayah maksud di restoran tadi benar?"Tanya salsa.


"Tidak,itu tidak benar"Bantah nugraha.


"Aaah,tapi sepertinya bemar,mana mungkin jika ayah pamannya tega melakukan kepada ponakannya sendiri seperti bukan keluarga saja"Ucap salsa.


"Sudah diam,jika kamu sudah tau diam,ayah sekarang khawatir jika dia melaporkan ayah"Khawatir Nugraha.


"Sudah ku duga,dan ayah tak perlu khawatir,dari mana dia tau jika ayah pelakunya,tudak ada bukti yah, lagian itu sudah lama dan bahkan bertahun tahun"Lanjut Salsa.


"Semoga saja,itu kemauan ayah"Ucap Nugraha.


.


.


.


Bersambung 🍁