Mafia Boss Love Story

Mafia Boss Love Story
KURANG TIDUR?



"Tuan, kalo boleh tau,sebenarnya nona sela itu siapa sih tuan"Tanya salah satu pengawal.


next


"Adik ku,dan calon nyonya mu kelak"Jawab angga datar


"Calon nyonya saya, kami semua maksud mu tuan"Ucap nya lagi makin penasaran yang hanya dapat deheman dari angga.


Di perusahaan daraga,sela sedang mengerjakan pekerjaan nya di meja kerja yang khusus para sekertaris bersampingan dengan sekertaris pandi yang mejanya bersebelahan dengan dirinya.


"Sekretaris sela,anda di panggil tuan kenzo keruangan nya"Ucap pandi di depan sela yang sedang bekerja.Selapun seketika terhenti dan melihat pandi.


"Iya sekertaris pan"Jawab sela ramah dan beranjak dari duduknya.


"Ais kau ini sel,kita udah lama kenal,masih aja formal begitu"Ucap pandi pura pura kesal di depan sela,sela yang melihatnya hanya tersenyum melihat pandi seperti itu.


"Kan ini di kantor bukan lagi di luar sekertaris pan"ucap sela.


"Yaudah,saya buatkan kopi dulu buat tuan kenzo"ucap sela lagi meninggalkan pandi di sana menuju dapur,dirinya memerintah salah satu pelayan di sana untuk membuatkan kopi,memang dirinya juga bisa,tapi ketika di suruh bos nya membuatkan kopi,dirinya selalu menyuruh pelayan kantor yang ada di dapur.


Tidak lama kemudian,dirinya masuk keruangan tuan Nugraha sambil membawakan segelas kopi panas di tangan nya.


"Permisi pak"ucap nya sambil berjalan masuk tanpa mengetuk pintu.


"Taruh saja di meja"Tunjuk kenzo tanpa melihat sela.


"Baik tuan"Ucap sela sambil meletakkan kopinya di meja yang di tunjuk kenzo.


"Kalo begitu,saya permisi dulu tuan"ucap sela pamit keluar.


"Iya,oh iya sekertaris sela,apa jadwal saya nanti"Tanya kenzo menghentikan langkah sela.


"Setelah makan siang nanti,tuan ada jadwal pertemuan dengan perusahan xx di restoran yang tak jauh dari Perusahaan kita ini tuan"Jawab sela sopan melihat tuannya.


"Kita berdua yang akan menemuinya sel, sekertaris pandi ada kerjaan lain hari ini"ucap kenzo.


"Baik tuan"Jawab sela


"Saya permisi dulu tuan,setelah waktunya,saya akan memanggil tuan kesini"Lanjut sela lagi


"Iya silahkan"Jawab kenzo, setelah mendengar itu,sela pun akhirnya keluar ruangan tuan nya menuju ruangan nya sendiri.


Suuut


"Tidak terlalu buruk"ucap kenzo setelah meminum kopinya,dan meneruskan pekerjaan nya kembali dengan melihat dan mengetik komputer.


Sedangkan di tempat lain,di perusahaan nugraha.


Salsa yang baru saja sampai di ruangan ayah nya begitu terkejut ketika melihat ayah nya seperti sedang tertidur lelap tapi dengan keadaan mengenaskan,erlihat rambut yang acak acakan di tambah keringat di keningnya yang nampak terlihat capek,dan paling membuat salsa makin melotot karna kaget,ketika matanya tertuju ke arah kemeja sang ayah yang seperti ada noda darah yang merembes dari dalam.


"Ayaah"Teriak sela membangunkan sang ayah sambil mengguncang guncang kan tubuhnya.


"Ayaaah"Teriak nya lagi ketika sang ayah tak bangun bangun.


"Ayaaah"Teriak nya lagi lebih keras,dan sepertinya itu berhasil membangun kan nya.


"Ekhhh"Suara sang ayah


"Eh,ada apa sayang,akhh"Tanya sang ayah bingung sambil meringis ketika merasakan sakit dari punggung nya.


"Ayah kenapa yah?"Tanya salsa khawatir


"Gak juga gak tau,kenapa pundak ayah tiba tiba sakit begini"Suara sang ayah terlihat sakit sambil memegang pundak nya.


"Akkh"Teriak nya lagi ketika melihat tangannya yang berdarah setelah memegang pundaknya.


"Kenapa ada darah yah,ayah luka yah"Tanya salsa lagi buru buru membuka baju sang ayah di bagian pundak.


"Benarkah,Tapi ayah dari tadi disini dan mungkin ketiduran"Ucap tuan nugraha yang sudah lupa ingatan tadi.


"Ayo yah ke rumah sakit"Ajak salsa menarik tangan ayah nya keluar ruangannya menuju ke rumah sakit menggunakan mobilnya.


Salsa:Anak pertama dari tuan rian nugraha,karna dirinya cukup cantik untuk menjadi model,akhirnya dirinya diangkat sebagai model perusahaan sang ayah di kantornya


Sebenarnya niatnya tadi menemui sang ayah untuk meminta sang ayah menemui dirinya dengan tuan brian dari perusahaan bd.siapa tau bisa kekasihnya nanti.Tapi yang dia lihat malah membuat dirinya kaget, seperti cerita di atas itunya.


setiba di rumah sakit, mereka berdua sedang di ruangan rawat tuan nugraha di periksa dengan ke adaan duduk.


"Gimana dok,kenapa ayah saya bisa begitu"Tanya salsa ke dokter yang memeriksa ayah nya.


"Dari pemeriksaan saya, sepertinya tuan nugraha kekurangan tidur nona"Jawab sang dokter asal.


"Kekurangan tidur?"Bingung salsa begitu pula tuan nugraha.


"Iya nona"Jawab dokter tersenyum berharap orang di depannya percaya.


"astaga,apa mungkin saya bisa berbohong begini,semoga saja dia tidak pintar,amin"ucap sang dokter dalam hati.


"Masa iya dok?"ucap salsa masih tak percaya.


"Iya nona,apa tuan habis berkelahi atau terbentur sesuatu atau apa gitu tuan"Tanya sang dokter ke arah tuan nugraha yang hanya dapat gelengan dari nya.


"mana mungkin berkelahi, walaupun berkelahi sama siapa,dari tadi kan saya kerja bukan berkelahi" ucap nugraha sedang berpikir.


"Tuh kan,saya sudah bilang tadi,tuan ini hanya kurang tidur"Ucap sang dokter lagi dengan tenang,berharap orang di depan nya percaya.


"Oh,iya dok kalo benar benar begitu,apa ayah saya sudah di obati"Ucap salsa akhirnya percaya.


"Nona bisa tebus obatnya di administrasi di lantai bawah"Ucap nya lagi memberikan resep obat ke arah sela.


"Mmmm,ayo yah"Angguk salsa sambil mengajak sang ayah keluar dari ruangan yang berbau obat itu.


"Huuh selamat,untung saja apa yang di katakan tuan Angga benar bahwa dirinya bodoh,paling tidak dirinya bisa percaya kata kataku"Ucap sang dokter lega ketika mereka berdua sudah keluar.


Tiba tiba suara handphone dirinya bergetar menandakan ada telepon masuk dan langsung mengangkatnya.


"Iya tuan"ucapnya


"Apa sudah selesai"ucap penelepon yang ternyata angga dengan suara datar.


"Sudah beres tuan,dia tidak tau bahwa dia abis terkena pukulan"ucapnya lagi


"Hemm"gumam angga dan langsung mematikan sambungan teleponnya sepihak.


Tak terasa waktu terus berjalan,dan sekarang sudah waktunya makan siang untuk semua orang,anak anak,orang dewasa,yang sedang sekolah, maupun para pekerja kantoran.


Seperti sela sekarang,dirinya sedang menuju ke ruangan bosnya untuk memanggil nya makan siang sekaligus pertemuan dengan perusahaan yang akan mengajukan kerjasama.


"Tuan,sudah waktunya berangkat"ucap sela di balik pintu ruangan kenzo.Kenzo yang di panggil langsung keluar membuka pintu.


"Ayo berangkat"ucap kenzo berjalan duluan yang diikuti sela di belakangnya menuju parkiran perusahan menuju mobil dan menaikinya untuk di bawa ke restoran yang di kendarai sang sopir kenzo.


"Ke restoran paling dekat dari perusahaan ini pak"ucap sela ke sang sopir setelah masuk dan menutup pintu mobil.


"Baik nona"ucap sang sopir dan mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang.


.


.


.


Bersambung 🍁