Mafia Boss Love Story

Mafia Boss Love Story
KENZO KE MARKAS DIAMOND



"Tuan kenzo"Gumamnya.


Isi pesan...


Kenzo : sekertaris sela kau sedang dimana,apa kau bisa menjemput ku?.


Sela : Aku Masih di rumah,tuan ada di mana?.


Kenzo : Aku sedang bersama pandi di jalan x,ban kami kempis tiba tiba.


Sela : Aku akan segera kesana.


selesai...


"Mba,aku sudah selesai"Ucap sela memberhentikan sarapannya.


"Pak,kau ikut dengan ku"lanjutnya ke arah pria itu.


"Baik nona"Patuhnya.


Mereka berdua akhirnya berangkat dengan di supiri pria itu,panggil saja sang supir mulai sekarang, dengan sela yang duduk di belakang.


"Pak,kita pakai jalan yang kesana nya"Ucap sela menunjuk arah yang sedikit jauh perjalananya.


"Bukankah jalan sana memakan Waktunya non"Jawab sang supir heran.


"Di sana ada bos ku yang sedang menunggu pak"Jawab sela yang hanya di angguki sang supir,bertanda paham.


"Baik nona"Ucapnya dan berjalan ke arah yang sela tunjukan.


Tidak lama kemudian,sela pun datang ketempat kenzo yang sedang menunggunya di tepi jalan di bawah pohon yang rindang namun sejuk,di samping nya terdapat pandi yang ternyata juga menunggunya.


"Ku kira hanya tuan Kenzo"Ucap sela tersenyum ketika menghampiri keduanya, sedang kan sang sopir menunggunya di luar mobil setelah membukakan pintu untuk sela.


"Iya,aku tidak bilang tadi"Ucap kenzo.


"Maaf ngerepotin nya sel"Lanjutnya.


"Santai saja tuan,ayo"Ucap sela mengajak mereka ke mobil.


Mereka bertiga akhirnya memasuki mobil yang di bawa sela, lebih tepatnya yang di tumpangi sela tadi, dengan sela yang duduk di belakang bersama kenzo,dan pandi bersama sang sopir di depan.


Mobil pun berjalan dengan kecepatan sedang setelah semuanya masuk.


"Mobil siapa ini sel,apa kau membeli mobil?"Tanya pandi penasaran melihat ruangan mobil yang Begitu keren dan yaman, dirinya tau jika mobil ini cukup mahal,bahkan sangat mahal menurutnya, walaupun dia bisa membelinya.


"Tidak,aku tidak membelinya,ini punya pacarku"Jawab sela tersenyum menanggapi.


Kenzo dan pandi tentu saja paham apa yang di maksud sela pacarnya hanya mengangguk tau.


"Nona, perusahaan yang di maksud nona perusahaan mana?"Tanya sang sopir tidak tau sambil melirik sela di kaca spion di atas kepalanya.


"Perusahaan daraga pak"Jawab sela.


"Dia siapa"Ucap pandi lagi melirik dang sopir.


Sambil sesekali mereka berbincang untuk menghindari adanya keheningan di antara mereka, akhirnya mereka pun sampai di kantor perusahaan daraga yang berada di tengah tengah kota yang menjulang tinggi ke atas.


"Pak,kau pulang saja nya,jika menunggu ku akan lama"Ucap sela sebelum masuk perusahaan, Begitu juga Kenzo dan pandi yang menunggunya.


Sang sopir hanya mengangguk mengiyakan,dan akhirnya pergi membawa mobilnya.Setelah mobil itu jauh, barulah sela masuk bersama kenzo dan pandi yang sudah berjalan duluan sebelum dirinya.


"Selamat pagi tuan kenzo, sekertaris pandi dan sekertaris sela"Sapa semua pegawai berbaris menyambut mereka bertiga.


Tapi semua itu tak di gubris oleh kedua pria itu yang terus berjalan menuju lift yang dimana itu adalah jalan tujuannya untuk sampai ke ruangan nya.


"Selamat pagi juga untuk Kalian semua"Jawab sela ramah dan mengikuti pandi dan kenzo yang terlihat datar dan dingin, berbeda sekali ketika di dalam mobil tadi.


Mereka akhirnya sampai di ruangannya masing masing,sedang kenzo dan pandi akan segera meeting dengan klien lain seperti yang di bilang oleh pandi semalam.


Detik,menit,jam, bahkan waktu yang tadinya pagi sudah di gantikan dengan sinar matahari yang sudah berubah warna menjadi jingga,tanda bahwa hari sudah semakin sore,dan waktunya untuk semua orang untuk mengistirahatkan tubuh lelahnya yang seharian di gunakan untuk beraktivitas.


Dan ini juga adalah waktu yang di tunggu oleh kenzo bersama para bawahannya untuk membalaskan perbuatan seseorang yang di anggap mereka sebagai lawan sekarang, seseorang yang mereka semua hormati dan di lindungi sekaligus di jaga, ternyata dialah orang yang sudah merubah keadaan seseorang.


Seperti hal ya dengan Kenzo,sela, bahkan brian yang tak merasakan dekapan kedua orang tua yang harus nya menyayangi mereka semua dan menjaganya,tapi semua itu hilang oleh satu tangan seseorang, Yaitu orang yang di anggap ayah oleh Kenzo.


Hari ini, Kenzo yang berniat menghabisi orang tersebut sedang menuju ke markas diamond setelah pulang dari perusahaan dan sudah bersiap dengan baju nya yang menandakan dirinya dari kelompok kalajengking, dengan ditemani semua anak buahnya yang begitu banyak di belakang mobilnya maupun depan yang ingin menyaksikan pria tua itu mati dengan mata kepala mereka sendiri,tak ketinggalan seorang sekertaris,teman, sekaligus orang kepercayaan di kelompoknya sedang menyetir mobil dirinya (pandi).


Hampir dua jam perjalanan mereka tempuh untuk sampai di markas utama diamond yang dimana tempat pria itu berada dan di sekap.


Ketika baru saja mereka sampai di depan gerbang markas diamond, mereka semua langsung di sambut dengan tembakan senjata api dari kelompok diamond,yang mereka kira itu adalah salah satu musuh dari mafia lain yang ingin bermain-main dengan nya.


Kelompok kalajengking pun langsung turun dari mobil dan membalas tembakan tersebut ke arah dari kelompok selain dirinya.Adu tembak pun tak bisa di hindari dati keduanya, mereka saling melawan dan saling tembak menembak di kawasan sana.


Salah satu anak buah dari brian pun menghubungi nya ketika ada kesempatan.


"Bos, markas di serang!"Ucapnya setelah terhubung.


Baru saja dirinya berbicara begitu, sambung langsung terputus oleh brian yang langsung berangkat dari mension nya dengan membawa senjata andalannya dan satu pisau kecil yang dia selipkan di tempat nya.


Dengan kecepatan di atas rata rata dirinya membawa mobil,dan akhirnya tidak lama kemudian dirinya pun datang ke markasnya dengan melihat begitu banyak mobil di depannya berbaris teratur dari kumpulan kenzo.


Diapun langsung turun dan menembakan peluru senjata apinya ke arah langit dengan suara yang dia buat agar suaranya sangat keras, untuk di pakai saat dirinya Ingin menghentikan peperangan.


Dan benar saja, semua orang yang mendengarnya langsung berhenti menembak dan semua mata mengarah kepadanya,ada yang sedang memegang tangan,pundak dan kakinya nya yang terluka karna tertembak,dan masih banyak lagi dengan berbeda bekas luka lainnya di semua orang,ada juga yang masih baik seperti tidak terjadi apa apa, seperti kenzo dan pandai dengan sebagai anak buah dirinya dan Kenzo yang lihai dalam pertarungan.


Brian berjalan mendekati dua kumpulan tersebut yang terjadi di halaman markasnya sampai ke luar.Dia menuju halaman yang di sana terdapat rey yang Baik baik saja sedang menatap nya.


Rey yang memang sedang di markas Brian setelah pulang dari kantor nya hanya melihat pertarungan itu tanpa ingin ikut membantu anak buahnya juga.Dia yakin anak buahnya cukup lihai dan dapat mengatasi.


"Kenapa menyerang markas ku"Tanya brian dengan nada dingin ketika melewati kenzo yang sedang melihat dirinya dengan tatapan datar.


.


.


.


Bersambung 🍁