
"Siapa mereka semua?"ucap kenzo sendiri.
****
Sela yang baru saja datang di mejanya di kaget kan oleh ucapan pandi.
"Sekertaris sela,Anda di panggil keruangan tuan kenzo"Ucap pandi.
"Ada apa ini, Apa tuan kenzo akan memecat ku"Ucap sela pelan.
"Haha,Gak bakal sekertaris sela,Sudah sana "Ucap pandi yang mendengarnya.
"Iya sekertaris pan"Jawab sela dan melangkah masuk ke ruangan tuan kenzo sesudah mengetuk pintunya tadi dan di suruh masuk.
"Iya tuan,Ada apa memanggil saya"Ucap sela.
"Jika saya boleh tau,Siapa tadi yang mengantarmu sekertaris sela"Tanya kenzo yang membuat sela melihat kaca di dekat kenzo yang mengarah langsung ke depan perusahaan di luar.
"Bukan siapa siapa tuan"Jawab sela.
"Tuan tadi hanya mengantarkan saya karna sudah telat masuk kantor"lanjut sela lagi.
"Oh, Begitu rupanya,Ya sudah sekertaris sela,maaf mengganggu kerjanya"Ucap kenzo.
"Iya,Tidak apa apa tuan,Saya permisi taun"Pamit sela keluar ruangan kenzo.
"Seperti aku mengenalnya"Ucap kenzo sendiri sambil mengingat orang yang membawa sela tadi terlihat sedikit tak jelas dikarenakan jauh dari pandangan.
"Aah, mungkin salah lihat"Ucapnya lagi menepis penglihatannya.
Di meja sela, Setelah dirinya menentukan jadwal kenzo,Dirinya membuka handphone miliknya dan mencari sesuatu di dalamnya.
"Sedang apa"Ucap pandi mengagetkan sela.
"Sertaris pan"Kesal sela.
"Sedangkan apa sih, Serius banget"Tanya pandi.
"Bukan apa apa"Jawab sela menaruh handphone nya kembali di atas meja.
Setelah sela mengatakan itu,Akhirnya mereka berdua mengerjakan pekerjaan mereka masing masing di mejanya.
Di perusahaan BD,Brian yang baru saja sampai di perusahaannya dengan di ikuti sekertaris han di belakang memasuki ruangan kantornya khusus dirinya.
"Selamat pagi tuan brian"
"Hemm"Gumam brian.
"Selamat pagi sekertaris han"Sapa para karyawan yang melihat mereka berdua, Tanpa di jawab brian yang terus melangkah dengan gagahnya.
"Selamat pagi"Jawab sekertaris han dengan datar mengikuti brian yang masuk lift.
Sedangkan di perusahaan nugraha,Salsa yang baru masuk ruangan sang ayah memberitahukan keinginannya.
"Ayah kapan ayah akan menemui tuan brian lagi"Tanya salsa.
"lagi tidak ada jadwal pertemuan,lagi pula, Jika ingin menemui harus jauh jauh hari,Itupun harus bersangkutan dengan pekerjaan yang sangat menurutnya penting"Jelas sang ayah memberitahu.
"Kira kira kapan yah,Jika begini terus,Kapan salsa akan bersamanya yah,ayah bantu salsa dong yah"Ucap salsa.
"Tentu saja,Tapi kali ini ayah lagi gak bisa bantu,Ayah masih ada pekerjaan sal"Ucap sang ayah.
"Ok kalo gitu,Salsa tunggu yah"Ucap salsa dan keluar ruangan sang ayah.
Tidak terasa,waktu sudah menunjukan jam dua siang,Sela dan pandi sedang duduk di mejanya masing masing melanjutkan pekerjaan yang tadi tertunda makan siang pun melanjutkannya.
"Sekertaris sela,Kamu bisa gantikan saya dulu bisa?"Tanya sekertaris pandi kepada sela.
"Tuan kenzo sebentar lagi ada pertemuan dengan perusahaan nugraha,Kamu bisa gantiin saya kan"lanjut pandi,Sela yang mendengarnya otomatis kaget,Dan melihat pandi.
"Saya gak bisa sekertaris pan"Tolak sela halus.
"Kenapa?"Tanya pandi.
"Ayolah,Dia juga pamanmu juga kan"Ucap pandi lagi.
"karena itu juga aku gak mau pan"Ucap sela.
"Kamu bisa kan?"Tanya pandi lagi.
"Aku anggap,Diam mu tanda setuju sel"lanjut pandi tersenyum.
"Tapi pan.."Ucap sela.
"Makasih sel"Ucap pandi
"Hmm"Gumam sela pelan.
Seperti yang di bilang tadi, Dirinya menggantikan pandi dan masuk keruangan kenzo,Karna dirinya sedang khawatir jika paman dan dirinya bertemu, Akhirnya dia masuk tanpa mengetuk pintu keruangan kenzo.
"Sedang apa"Ucap kenzo yang melihat sela yang terus berjalan seperti melamun.
"E eh,Maaf tuan"Ucap sela tersadar dan berhenti berjalan.
"Kenapa sekertaris sel,apa ada yang di pikirkan"Tanya kenzo.
"Nggak tuan,Oh iya tuan,Saya di suruh sekertaris pandi menggantikannya menemani tuan menemui tuan dari perusahaan nugraha"Ucap sela.
"Oh,Baik jika begitu,Ayo"Ucap kenzo beranjak dari duduknya berjalan keluar ruangannya yang di ikuti sela di sampingnya menuju restoran tempat yang akan di jadikan pertemuan dua perusahaan itu.
Tidak lama kemudian, Mereka pun sudah sampai di restoran tersebut,Ketika sela dan kenzo ingin masuk keruangan yang sudah di pesan di restoran,dirinya terhenti di depan pintu,Otomatis kenzo yang melihat sela juga terhenti,Dan melihatnya.
"Ada apa,Apa ada sesuatu yang membuat mu terus berpikir"Tanya kenzo melihat sela seperti khawatir.
"Bagaimana ini"Khawatir sela dalam hati.
"Tidak,Bukan apa apa"Jawab sela.
"Ayo masuk tuan"lanjut sela dan akhirnya mengikuti kenzo yang masuk keruangan itu di belakang kenzo,jadi dirinya tidak terlihat dari depan.
"Selamat siang tuan kenzo"Sapa seorang pria yang terdengar seperti paman nya.
"aduh,gimana ini,tamat sudah riwayatku"Ucap sela khawatir.
"Tidak sela,Harusnya kamu membuktikan,Jika kamu bisa hidup tanpa pamanmu itu,Ok, Semangat sela"Ucap sela pelan menyemangati dirinya.
Sela pun berjalan ke arah samping kenzo yang bisa terlihat oleh pamannya yang didepan kenzo tadi seketika kaget melihatnya,Begitupula sang kakak salsa yang ikut sang ayah yang berada di mejanya sedang berdiri di ngin menyapa tuan kenzo.
"Sela"Kaget mereka berdua.
"Selamat siang tuan Nugraha, Selamat siang nona"Sapa sela ke arah keduanya dengan tersenyum,Seperti seorang sekertaris menyapa teman kerjanya.
"sedang apa dia disini"Ucap salsa
"Tuan, Sekertaris ku menyapa kalian"Ucap kenzo dingin menyadarkan keduanya.
"Eh"
"Selamat siang juga nona"Ucap keduanya seperti tidak bersahabat.
"Silahkan duduk tuan"Ucap nugraha,Kenzo yang mendengarnya langsung saja duduk di mejanya yang diikuti mereka bertiga.
"tuan kenzo juga sepertinya kaya, tampan juga,tak jauh beda dari tuan Brian, walaupun lebih tampan tuan brian sih"Ucap salsa memandangi wajah kenzo.
"Jangan melihat saya begitu jika kerja sama perusahaan ayahmu ingin berjalan lancar"Ucap dingin kenzo tiba tiba yang membuat salsa dan tuan nugraha diam,Takut di batalkan kerjasama mereka.
Mereka semua akhirnya membahas apa yang mereka bahas, Sesekali salsa memandangi kenzo dan sela bergantian dengan hati begitu geram melihatnya.
"Jadi pekerjaannya ini,Enak sekali dia bisa berdekatan dengan tuan kenzo setiap hari"Geram salsa tak tahan melihat sela yang sedang mendengarkan penjelasan tuan nugraha,Yang mengakibatkan dirinya refleks menggebrak meja membuat semuanya kaget.
"Yang sopan"Ucap nugraha pelan menendang kaki salsa di bawah meja pelan.
"Ayah,Apa belum selesai"Tanya salsa berusaha menenangkan diri tanpa di balas oleh sang ayah yang memilih fokus menjelaskan kembali.
"Begitu tuan kenzo"Ucap nugraha mengakhiri ucapannya.
"Hemm"Ucap kenzo dan langsung menandatangani dokumen yang di bawa nugraha tadi.
"Makasih tuan kenzo"Ucap nugraha,Kenzo langsung beranjak dari duduknya tanpa menjawab ucapan nugraha dan keluar restoran yang di ikuti sela.
*****
Tidak terasa,Sudah waktunya untuk para pekerja untuk pulang mengistirahatkan tubuh mereka masing masing.
Tak terkecuali sela,Dirinya juga sekarang di depan sebuah apartemen setelah dari perusahaan tadi bersama pemilik apartemen di sampingnya.
"Apa yang ini aja kali,Tapi aku harus ke rumah tuan brian dulu"Ucap sela melihat apartemen nya.
.
.
.
Bersambung 🍁