
"Baik nona"ucap sang sopir dan mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang.
Tidak lama kemudian, merekapun datang dan langsung masuk ke dalam restoran menuju kemeja yang sebelumnya di pesan melalui pandi.
"Selamat siang tuan kenzo dan nona sela"sapa pelayan pria yang di tugaskan untuk menyambut tamu.
"Iya, selat siang juga pak"Jawab sela ramah, Sedangkan kenzo hanya diam saja tanpa mau menjawab pertanyaan nya.
"Mari silahkan masuk"Ajak sang pelayan berjalan duluan di ikuti sela dan kenzo di belakang menuju meja yang sudah di pesan.
"Silahkan duduk tuan nona"ucap nya lagi sambil menarik kursi mereka berdua satu persatu sebelum dirinya pergi dari sana.
Mereka berdua akhirnya duduk di meja dengan berhadapan, sedangkan sang sopir yang tadi masuk duluan duduk di meja yang lainnya seperti biasa dirinya mengantarkan bos nya kesini.
"Mau pesan apa tuan?"Tanya sela sopan
"Jangan panggil saya tuan jika lagi di luar sela"ucap kenzo seperti mengingatkan
"Iya bos"ucap sela tersenyum bercanda.
"Bukan bos juga"ucap kenzo lagi
"Iya terserah,mau pesan apa tuan?"Tanya sela
"Biar saya saja"ucap kenzo
"Pelayan"panggil kenzo tiba tiba datar dengan sedikit keras.
"Iya tuan, mau pesan apa"ucap pelayan yang menghampiri.
"Saya pesan 2 mie pasta, minumnya cappucino sama teh lemon"ucap kenzo ke arah pelayan yang.
"Baik tuan, apa ada lagi?"tanya pelayan sopan
"Tidak ada"ucap kenzo
"Baik, ditunggu sebentar tuan"ucap pelayan ramah sebelum melangkah pergi.
Tidak lama menunggu, sang pramusaji datang menggantikan pelayan tadi dengan membawa hidangan yang di pesan kenzo tadi.
"Silahkan dinikmati tuan,nona"ucap pramusaji ketika sudah menghidangkannya.
"Iya, makasih mba"Jawab sela tersenyum ramah.
"Sama sama nona"ucap pramusaji tadi sebelum dirinya meninggalkan meja tersebut.
Mereka berdua akhirnya makan bersama dengan ke adaan tenang,sesekali mereka berdua membicarakan tentang pekerjaan biar tidak terlihat hening saja.
Sedangkan di tempat lain di rumah paman nya sela kediaman Nugraha. Mereka berdua baru saja sampai rumahnya dengan di sambut teriakan sang nyonya rumah (lita), bukan nya dirinya khawatir melihat ke adaan suami nya begitu,dirinya malah menanyakan kabar putrinya salsa.
"Sayang, gimana?,apa kamu menemuinya?"Suara antusias dari lita.
"Tidak, salsa belum menemuinya mah"ucap salsa menggeleng.
"Kenapa?"Tanya nya lagi tanpa menghiraukan sang suami.
"Tuh lihat keadaan ayah"Tunjuk salsa ke arah ayah nya yang langsung di lihat oleh lita.
"Kenapa ayah mu,dia terlihat baik baik saja"ucap lita melihat suaminya,dia tidak melihat luka pundak suaminya yang terhalang kemeja kerjanya itu.
"Ayo yah duduk dulu"ajak salsa ke ayahnya ke ruang tamu dan mendudukkan nya di sopa yang di ikuti mamahnya.
"Kenapa sih?"ucap lita tambah bingung.
"Salsa juga gak tau mah,tadi salsa baru masuk ruangan kantor ayah,ayah kanya nya tidur, yasudah salsa bangunin,pas ayah bangun,ayah bilang pundak nya sakit,pas salsa lihat,pundak ayah terlihat berdarah,yaudah salsa bawa ke rumah sakit"jelas salsa
"Terus"ucap lita
"Dokter bilang kurang tidur"ucap salsa tiba tiba cuek.
"Masa iya"ucap lita sambil melihat pundak sang suami yang tertutup kemejanya.
"Luka ini dia bilang kurang tidur"bingung lita melihat luka pundak sang suami yang terlihat goresan goresan itu.
"Iya mah"angguk salsa.
"Mmm gitu,yaudah mana obat nya mana sal..."ucap lita meminta obat yang langsung di berikan oleh salsa.
"Kok bisa kurang tidur luka gini yah"ucap lita sambil mengoleskan obat krim di pundak nugraha yang terluka.
"Mana ayah tau mah"ucap nugraha
"Auuuh,sakit mah,pelan pelan obati nya mah"Kesal nugraha.
"Udah sukur di obati, kalo obati sendiri emang bisa"ucap lita kesal yang tidak dapat Jawaban dari nugraha yang langsung diam mendengar dirinya bicara.
"Mungkin lagi kerja di luar"jawab lita cuek tak perduli dengan masih mengoleskan obat nya.
"Enak saja dia diluar,harusnya dia juga merasakan perih nya pundak ku ini"ucap nugraha sambil tersenyum aneh.
"Iya juga"ucap lita menyetujui ucapan suaminya.Nugraha yang mendengar ucapan istrinya langsung merogoh ponsel di kantong nya menghubungi sela.
Tuut
Tuuut
Sela yang masih di restoran dengan bosnya dan juga klien dari perusahaan tidak mendengarkan suara ponselnya bergetar di dalam tas.
Tuuut
Tuut
"Gimana?"penasaran lita
"Bisa bisanya anak itu tak mengangkat panggilan dariku"Geram nugraha kesal sambil terus menelepon nya.
Tuut
Sela pun mengangkat teleponnya dengan sedikit menjauh dari mejanya setelah di beritahukan oleh kenzo bahwa ponselnya bergetar.
"Iya paman"ucap sela
"Kesini sekarang juga"perintah paman nya di telepon dengan suara kesal terdengar marah.
"A ada apa paman"ucap sela tiba tiba gugup dengan perasaan yang tidak baik.
"Cepat pulang,dalam 20 menit kau sudah sampai kerumah,jika tidak,kau akan mendapatkan dua kali lipat dari ku"ucap paman nya lagi terdengar mengerikan di telinga sela.
"A apa paman?"kaget sela,bukan kaget apanya, dirinya seperti sudah tau apa yang akan terjadi pada dirinya sekarang.
"Bagaimana ini,jika pulang pasti akan ada masalah yang merugikan ku,tapi jika tidak pulang,pasti paman akan menambahnya seperti yang dia katakan"ucap sela sendiri dengan was was.
"Ada apa sel"Tanya kenzo yang menghampiri sela ketika klien tadi sudah pulang.
"Eng enggak,enggak papa tuan"ucap sela berusaha terlihat baik baik saja.
"Kau tidak menyembunyikan sesuatu dariku kan"tanya kenzo tidak percaya.
"Siapa tadi yang menelepon mu"Tanya nya lagi
"Paman ku,dia menyuruhku pulang"Jawab sela jujur.
"Terus, kenapa kau terlihat gelisah begitu"ucap kenzo melihat wajah sela intens.
Memang dirinya tidak pernah tau kehidupan keluarga sela sebenarnya,yang dia tau hanya pamannya yang mempunyai perusahaan yang cukup terkenal dan anak perempuannya yang menjadi model perusahaannya.
"Enggak, enggak papa,saya,saya izin pulang dulu tuan,boleh kan"ucap sela.
"Ayo,biar saya antar"ucap kenzo menawarkan diri
"Gak perlu tuan, saya bisa naik taksi"ucap sela beralasan.
"Ayok"ajak kenzo sambil menarik tangan sela menuju mobilnya yang berada di luar.
"Tapi tuan"ucap sela
"Ayok masuk"ucap kenzo sambil mendorong tubuh sela ke dalam mobil,diikuti dirinya juga.
"semoga baik baik saja pada diriku nanti,amin"doa sela.
nota
jika huruf miring (dalam hati)
jika menemui kurung ()itu penjelasan
jika huruf miring nya ketika bertelepon,berarti orang nya tidak sedang terlihat,bisa di katakan hanya terdengar di telinga si penelepon atau yang di telepon.
"Sebenarnya ada apa sih sel"tanya kenzo penasaran melihat sela.
.
.
.
Bersambung 🍁