Mafia Boss Love Story

Mafia Boss Love Story
PERSIAPAN PEPERANGAN



"Bagaimana ini, apa yang akan dia lakukan pada ku"Ucap Nugraha khawatir.


"Ada apa?"Tanya lita mengangetkan dirinya yang tengah khawatir itu.


"Kau masih ingat ketika temanku yang membunuh temannya itu"Ucapnya Nugraha yang hanya di angguki lita tanda dirinya tau.


"Tau, kenapa dengan nya?"Taya lita.


"Ternyata anaknya masih hidup,dan ku dengar juga darinya, anaknya itu sebagai ketua Mafia diamond yang di takuti di kalangan mafia yang lain"Jelas Nugraha.


"Mafia?,di takuti?"Ucap lita Kaget.


"Apa kau tau siapa orang nya?"lanjutnya penasaran.


"Tidak,dan aku takutnya dia melibatkan ku,aku tadi sudah menolak nya untuk jangan melibatkan ku dalam hal ini"Ucap Nugraha.


"Tapi dia malah mengancam ku tadi,entah apa yang akan dia lakukan"Lanjutnya dengan suara pelan.


Brian yang sudah pulang dari restoran langsung ke perusahaan nya bersama sekertaris nya han untuk mengerjakan pekerjaan yang sempat tertunda tadi pagi.


Waktu terus berjalan, tanpa terasa, hari sudah mulai sore, menandakan waktunya untuk para pekerja dan semua orang untuk istirahat.


Berbeda dengan semua orang yang akan istirahat,sela baru saja bangun dari tidur istirahat nya dan langsung melihat jam sebentar.


"Sudah jam tiga sore rupanya"Ucap nya.


Dirinya pun beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi untuk mencuci muka,dan di lanjut ke dapur untuk membuat makan siang ke sore an itu.


Ketika membuka kulkas, dirinya begitu kaget melihat Begitu banyak bahan makanan yang masih segar.


"waaah, banyaknya"Ucapnya senang.


"siapa yang membelinya nya?"Lanjutnya.


Tapi sedetik kemudian, dia pun masa bodoh,dan langsung mengambil bahan bahan yang akan dia buat sekarang, seperti ayam,ikan,dan tempe secukupnya.


Di lanjut memasak nya, tapi sebelum memasak itu, dirinya memasak beras dulu dengan cara di setrum menggunakan listrik.Baru lah memasak lauk pauknya.Dari membersihkan, memotong,dan karna dirinya memilih yang simpel, Jadi semua bahan makanan semuanya serba di goreng.


Tak butuh waktu lama, masakan pun selesai,dan langsung di hidangkan di atas meja untuk di makan sendiri olehnya.


"Tak enak rasanya makan sendiri, Gimana ya kabar buk jun, semoga saja kabarnya selalu baik"Ucap sela di sela sela makannya.


Di markas utama kalajengking, semua anggota sedang berkumpul di aula markas nya yang begitu besar sampai penuh oleh semua orang yang sedang menyaksikan tuan besarnya dan tuan yang beberapa tahun ini menggantikan nya,(tuan kenzo), dengan di temani sekertaris di samping nya(pandi)


"UNTUK PARA PASUKAN, SAYA,TUAN BESAR DARI KELOMPOK KALAJENGKING,INGIN MENGUMUMKAN BAHWA, YANG TADINYA SAYA MEMBERIKAN NYA PADA TUAN KENZO,SAYA MENCABUTNYA KEMBALI,DAN SEKARANG KELOMPOK INI DI KETUA OLEH KU"Ucap pria tersebut dengan lantang dan tegas.


"BAIK BOS, SELAMAT DATANG KEMBALI"Ucap para pasukan bersamaan.


"Tuan kenzo, apa kau tak penasaran, kenapa tiba tiba tuan besar mengambilnya kembali"Bisikan Terdengar di telinga kenzo oleh pandi.


"Cepat kau cari tau,aku juga merasa ada yang aneh"Perintah kenzo dengan pelan.


"Baik tuan"Ucap pandi melangkah pergi keluar markas.


"Ayah,aku pulang duluan nya, selamat kembali"Ucap kenzo kepada nya.


"Pulang lah,ayah juga masih ada kerjaan nanti malam"Jawab nya datar, setelah mendengar itu,kenzopun akhirnya pergi ke luar dengan di bukan jalan oleh pasukan yang sedang berkumpul.


"Selamat sore tuan"Ucap mereka menunduk sopan ketika dirinya lewat.


"Hemm"Gumam nya dingin.


Di dalam markas kalajengking...


"Ya"Jawab nya,dan memberitahukan ke semua pasukan yang ada di markas utama untuk bersiap siap akan menyerang pasukan yang lain.


"Kalian semua paham"Ucap nya setelah menjelaskan kan.


"Paham bos"Ucap mereka mengerti.


"Bagus"Ucapnya tersenyum miring.


"Setelah malam ini,tidak akan ada penghambat untuk bersaing dengan perusahaan ku, perusahaan ku yang akan menjadi yang terbesar sekarang"Lanjut nya dengan suara pelan,agar semua orang tak mendengar ucapan nya.


Malam pun tiba.


Brian yang sedang di ruang keluarga mension nya bersama semua temannya sedang berkumpul.


Rey yang sudah menemukan informasi tentang apa Yang dia cari langsung menyerahkan nya melalui file dari semua anak buahnya kepadanya brian.Bahkan pak jo sebagai kepala pelayan juga ikut bersama mereka berempat.


Bukan tanpa alasan, dirinya memang di anggap seperti paman sendiri oleh Brian yang sudah mengurus nya sejak kepergian orang tuanya dulu, mungkin dirinya juga anak bekas pelayan orang tuanya waktu masih hidup"pikir brian.


Brian pun membaca semua yang ada di file itu dengan teliti.Tapi bola matanya seketika membesar dan Kaget melihat tulisan beserta gambar orang tuanya.


"Apa ini rey?"Tanya brian pelan, seolah dirinya tau gambar dan tulisan yang ada di file tersebut.


Rey yang di Tanya hanya diam,dan memanas di bola matanya,seakan akan tak berani mengucapkan nya.


"Maaf bri, tapi itu kenyataan nya"Ucap rey pelan.


"Maka dari itu, seperti apa yang kita lakukan sebelum nya, yaitu membunuhnya bri"Lanjutnya dengan suara keras.


Brian yang sudah paham dan mengerti ucapan rey, seketika tersulut emosi,dan begitu marah,dan langsung memerintahkan kepada temannya untuk mengabari para pasukan nya untuk menyerang markas utama dari kalajengking.


Angga dan han yang dapat perintah langsung menghubungi semua pasukan yang berada di kota ini.


"Kalian semua bersiap siap,kita akan menyerang markas kalajengking"Ucap han dan angga bersamaan dengan berbeda handphone kepada pasukan nya yang berada di markas.


"Baik tuan"Ucap pasukan di sebrang sana.


Brian tanpa basa basi langsung mengambil pistol dan pedang untuk di bawa perang dan bersiap siap menggunakan bajunya.


(Disini pakai baju kelompok diamond yang serba hitam, dengan di hiasi satu diamond di punggung bajunya serta berlabel nama"Diamond 💎", bukan pakai baju yang terbuat dari baja atau apalah itu yang untuk menahan serangan.


Tapi jika pemikiran nya atau khayalan nya beda,gak papa sih✌️)


Para pasukan dari dari markas sudah menunggu di halaman depan mension brian.


Tidak lama kemudian, Brian pun datang membawa pedang di punggung nya,dengan di ikuti ketiga temannya di belakang,dan masuk mobilnya masing masing yang serba hitam itu,Kecuali brian yang sedikit ada silawan berwarna biru dari mobilnya.


Mereka semua akhirnya berangkat menuju markas kalajengking, dengan posisi Brian dan temannya berada di tengah tengah mobil pasukan nya, seperti sedang di kawal.


Begitu juga di markas kalajengking yang Sedang bersiap siap menuju markas utama diamond.


.


.


.


Bersambung 🍁


jangan lupa dukungannya teman🤗,like,komen and vote, terimakasih 😄🤭,jika tidak bisa, salah satu aja gak papa 😁.Jika suka, subscribe nya juga boleh.