Mafia Boss Love Story

Mafia Boss Love Story
KE KANTOR POLISI



Nugraha yang siap di bawa oleh beberapa polisi hanya diam menunduk, seperti menyadari kesalahannya yang pasti akan ketahuan.


Namun dirinya sedikit heran.. siapa yang sudah melaporkan nya?.. dari mana dapat bukti nya,, sedang kan semua bukti sudah dia hanguskan, seperti cctv..nama pemilik perusahaan...dan bukti dirinya memotong kabel rem mobil dulu.


"Pak polisi.. mungkin Anda salah orang.. suami saya mana mungkin berbuat seperti itu"ucap sang istri mengelak.


"JIka dia di penjara... siapa yang memberi ku uang sekarang... mana mungkin aku harus kerja... perusahaan juga sudah bangkrut dari kemarin" lanjut nya dengan membatin.


Ya, perusahaan yang di pimpin Nugraha sudah bangkrut..dan semua karyawan keluar dengan sia sia tanpa di beri gaji mereka.


Miris sekali jadi sebagai pegawai Nugraha..namun itu memang kenyataannya yang harus mereka terima walaupun sangat kecewa dan dengan kesal mengumpat pemilik perusahaan itu.


Tapi tanpa mereka ketahui, perusahaan dan para karyawan sudah kembali membaik, entah siapa yang memperbaikinya kemarin sore..


Dengan dapat uang yang cukup besar dengan waktu bersamaan di berikan kepada keluarga Nugraha tadi sore.


Namun dengan catatan pemilik perusahaan sudah beralih ke tangan lain.


Jadi bisa dikatakan... kemarin sore itu perusahaan sudah di beli oleh seseorang.


Kedua Putri nya hanya menatap nya dengan sedih.. bagaimana tidak sedih melihat sang ayah yang baik pada mereka akan berakhir di penjara bukan.


Namun orang jahat selalu ada hukumnya...


Tanpa mendengar ucapan lita.. rombongan polisi membuat Nugraha ke kantor Polisi dan langsung memenjarakan nya... sekalipun Nugraha berteriak minta di keluarkan, namun tetap saja tak di dengarkan.


"Selamat pagi tuan, Nona "ucap para polisi yang melihat kedatangan sela dan brian.


"Dimana paman"tanya Sela, walaupun masih terasa dan ingat perlakuan nya kepada sela.


Tapi dirinya ingin melihat orang yang selama ini membencinya itu.


Polisi pun menunjukkan dimana Nugraha berada.


Seketika Nugraha pun berteriak memanggil nama sela meminta pertolongan di dalam sel tahanan bersama beberapa tahanan lainnya di belakang.


"Sela sela...paman mohon... keluar kan Paman dari sini sela... Paman mengaku salah sela.. Paman salah.. tolong ampuni paman sela"ucap nya dengan memohon dengan menangis.


Sungguh...baru kali ini sela melihat orang yang dia panggil Paman itu menangis sekarang..dan bahkan sedang memohon padanya..


Mengingat itu, seketika hati sela terasa sakit kembali dan setetes air mata jatuh dengan sendirinya.


Brian yang melihat itu seketika memegangi tangan sela berusaha mengingat agar sela tidak menangis di depan Nugraha.


Benar saja,sela akhirnya tersenyum menatap brian...


"Jika memang kesini hanya untuk menangis, sebaiknya aku tak usah mengijinkan mu tadi" ucap Brian dengan dingin... membuat sela akhirnya tertawa mendengar nya.


"Ya udah ayo.. jangan marah gitu dong"


"Pak,kami pergi dulu nya" Lanjut sela.


"Hanya gitu saja nona"tanya salah satu polisi.


"Iya, permisi pak"Ucap sela akhirnya pergi bersama brian meninggalkan Nugraha yang seketika Teriak lebih keras memanggil nama sela.


"SELA...PAMAN MINTA MAAF..PAMAN SALAH SELA!!!"


"DIAM!!!" Bentak seseorang dari dalam sel yang sama yang merasa terganggu Teriakan Nugraha.


Seketika Nugraha pun diam dengan rasa takut melanda.Bagaimana tidak takut jika jika di kurung bersama pria yang terlihat kejam di wajahnya.


Sedangkan sela merasa kesal setelah bertemu paman nya itu.


"Memang dengan meminta maaf ayahku akan kembali apa"


.


.


.


Bersambung 🍁


likes komen dan vote nya kakak ☺️,biar author tambah semangat ☺️


Salam sejahteratera dari saya sendiri🙏😄