Mafia Boss Love Story

Mafia Boss Love Story
KABUR (MELARIKAN DIRI)



"Kenapa menyerang markas ku"Tanya brian dengan nada dingin ketika melewati kenzo yang sedang melihat dirinya dengan tatapan datar.


"Aku ingin membawa pria itu"Jawab kenzo, membuat brian berhenti berjalan dan berbalik menatap nya.


"Aku ingin membunuhnya sekarang juga"Lanjutnya dengan nafas tercekat dan memburu.


Brian tersenyum miring mendengar nya.


"Kenapa, apa kepala terbentur sesuatu?"Ucap brian mengejek.


"Atau kau sudah tau kebenaranya?"Lanjutnya.


Kenzo tak lagi Kaget mendengar Brian bicara, Tentu saja brian pasti tau semuanya yang sedang dia alami.


"Hemm, dan dimana dia"Ucap kenzo.


BOS BOS, PRIA ITU TIDAK ADA BOS


Terdengar teriakan dari beberapa anak buah brian sambil berlari ke arah nya.


"Apa maksud mu tidak ada"Ucap brian kesal.


"Seperti nya dia kabur bos"Jawabnya setelah di hadapan Brian dan Kenzo.


Membuat keduanya geram dan marah mendengar ucapannya.


"Apa kau tidak bisa menjaganya hah"Marah brian memukul mereka yang berjumlah lima orang itu di bagian wajah dan perut nya.


"Ma maaf bos"Ucap kelima nya bersamaan.


"Cari dia sampai ketemu"Titah brian.


"CEPAT!,"Teriak brian marah.


Semua anak buah yang mendengar langsung menjalankan perintah nya untuk mencari satu pria itu,entah bagaimana caranya dia bisa kabur dari penjara bawah tanah dengan keadaan yang sangat ketat.


Sama hal ya dengan kelompok kalajengking yang juga mencarinya atas perintah Kenzo.


Rey yang dari tadi menyaksikan ikut membantu dengan cara menghubungi anak buah di markas yang lainnya untuk mengepung semua wilayah agar pria itu tidak bisa kabur dan melarikan diri dari pencarian nya.


Sedangkan di tempat lain,di sebuah hutan yang di kelilingi pepohonan yang sangat rindang dan tinggi dengan begitu banyak akar dan ranting yang besar di tanah bersama bebatuan yang menghiasi nya bersama rumput kecil.


Dengan keadaan langit yang mulai gelap, membuat seorang pria yang kabur dari penjara kekejaman dari kelompok mafia itu semakin kesulitan dalam melihat jalan, hanya cahaya bulan yang akan mulai terlihat yang menjadi penerang di setiap perjalanan.


Dengan keadaan was was, penampilan acak acakan,dan begitu banyak bekas luka di tubuhnya, bahkan masih ada darah yang menetes dari tubuhnya menodai rerumputan dan tanah yang habis dia pijak,itu adalah luka yang baru di buat oleh anak buah dari diamond Yang khusus menyiksa lawannya.


Dirinya bisa kabur tadi ketika semua orang yang berjaga sedang keluar menyerang pasukan kalajengking datang tiba-tiba, tapi dirinya tidak tau jika ada penyerangan waktu itu,yang dia tau hanyalah kabur dari sana dan melarikan diri,jauh dari kelompok diamond.


Setelah cukup jauh dia berjalan,dia mengistirahatkan tubuhnya yang penuh luka dan begitu sakit di rasa di bawah ajar pohon yang menutupi semua tubuhnya,apa lagi luka bekas brian menancapkan pisau nya tidak di obati sampai sekarang,dan di biar kan begitu saja oleh anak buahnya, sekalipun dia meminta obat,tapi itu percuma.


"Dimana ponselnya"Pria itu mencari ponsel yang dia ambil tadi yang tergeletak begitu saja di lantai ruang bawah tanah diamond. Karna ponsel dirinya sudah lama menghilang, mungkin di ambil oleh anak buah brian' pikirnya.


Dengan mengingat ingat nomor ponsel Kenzo berharap kenzo bisa menolongnya dikala kondisi seperti ini, dirinya tidak tau saja jika kenzo sedang mengincar nya sekarang.


Sambil melihat kanan kiri, takut jika ada orang suruhan brian dengan keadaan takut dan was was, apalagi di tambah kesal juga ketika dirinya tidak bisa mengingat nomor Kenzo, beberapa kali berusaha menghubungi selalu salah nomor.


"Aaakkkh,apa anak itu ganti nomor,cek"Kesal nya terus berusaha.


Ketika dirinya sedang kesal, dirinya mendengar suara mobil berjalan tidak jauh dari tempat nya, seketika dirinya tersenyum bahagia, berarti sudah dekat jalan dan itu sudah masuk permukiman atau kota.


seperti ada harapan untuk hidup dari beberapa hari dia seperti akan mati, dirinya langsung beranjak dari duduknya dan berjalan mencari asal suara mobil tadi yang sudah menghilang.


Brian, Reyhan,kenzo dan juga pandi, mereka semua juga sedang mencari nya di tempat lain, seperti kenzo dan pandi di jalan jalan,brian dan rey mencari di jalan yang lain, sebagai pasukan berbagai mencari, bahkan sampai pelabuhan, terminal dan yang lainnya,itu semua di jaga. Siapa tau pria itu sudah jauh dan akan pergi dari kota ini' pikir semua nya.


Kembali ke adaan sela yang berada di apartemen.


Dua pelayan dan satu pria itu sudah pulang dari apartemen nya dari tadi siang atas perintah brian ketika sela memintanya untuk di pulangkan saja.


Sela yang sedikit jenuh dan bosan, keluar dari apartemen nya berniat untuk mencari udara dan menghilangkan kejenuhan, dengan berpakaian celana panjang,baju pendek berlengan panjang,dan sebuah handphone yang dia selipkan di saku celananya.


Berjalan jalan mengitari kota dengan menghirup udara malam yang terasa dingin dengan di tambah hembusan angin yang menambah kesan dingin nya malam.


Sela berjalan di sepanjang trotoar jalan sesekali bernyanyi kecil dan menyapa seseorang ketika berpapasan dengannya.


Tapi langkah dirinya terhenti, tatapan mata dia tajam kan melihat sesuatu di depannya.


Dia melihat seorang pria yang sedang berjalan seperti ketakutan dari kejauhan di depannya, sesekali dia melihat kanan kiri bahkan belakang pun,dan semua gelagat itu bisa di lihat oleh sela,dan itu ternyata seorang pria yang melarikan diri tadi di markas diamond dan sedang menjadi buronan bagi mereka.


Tapi tak dia hiraukan oleh sela,dia memilih terus berjalan melihat dan menikmati suasana kota malam yang indah di pandang mata,tidak seperti siang hari yang penuh dengan polusi dari kendaraan dan terik nya matahari.


Lagi lagi perjalanan nya terhenti, melihat pria yang semakin ke sini tapi masih jauh darinya,sedang di datangi seorang pria yang sangat dia kenal setelah turun dari mobilnya.


"Kenapa mereka berdua menghampirinya, apa mereka mengenalnya?"Gumam sela.


.


.


.


Bersambung 🍁