Mafia Boss Love Story

Mafia Boss Love Story
PERTANYAAN PARA KARYAWAN



"Kau jangan turun"Ucap sela membuat brian terdiam dan menatap nya aneh.


"kenapa?"


"Jika kau keluar, orang orang akan curiga nanti "Jawab sela jujur.


"Curiga apa?"Tanya brian pura pura tidak tau.


"Sudah lah, intinya kau jangan keluar dari mobil"Ucap sela.


"Ya ya ya, aku paham sayang"Ucap brian tersenyum.


"Sudah sana masuk,jika kamu masih di sini,aku juga akan tetap di sini"Lanjutnya.


"Hemm,aku masuk dulu, hati hati dev"Ucap sela sambil keluar dari mobil, tapi belum berjalan masuk perusahaan dan melihat brian.


"Sudah sana, ngapain masih di sini"Titah brian ketika melihat sela hanya melihatnya.


Sela hanya mengangguk,dan mengucapkan kata kata perpisahan sebelum dirinya benar benar masuk ke perusahaan.


"Dah, aku masuk dulu dev"Ucap sela sebagai kata kata terakhir.


"Iya,dah sayang"Jawab brian melambaikan tangan dengan menatap sela yang sesekali tersenyum ke arah nya.


Setelah melihat sela masuk dengan aman, dirinya pun menghidupkan mobil nya kembali yang dia matikan tadi dan pergi ke perusahaannya sendiri.


Sela yang baru saja masuk perusahaan, mendapati semua pegawai di sana menyapanya sopan dengan menatap nya aneh.


"Selamat pagi menjelang siang sekertaris sela"Ucap mereka.


"Iya, selamat pagi menjelang siang juga untuk kalian"Jawab sela ramah.


"Kenapa dengan mata kalian semua, kenapa hari ini terlihat aneh"Lanjut sela bertanya,siapa tau ada yang jawab.


"Aaah,siapa dia sekertaris sela"Ucap salah satu dari mereka terdengar menggodanya.


"Siapa maksud kalian"Heran sela dengan tidak tau apa yang mereka maksud.


"Apa suami nona,tapi setau ku,nona belum menikah bukan"Ucap pegawai tersebut.


"Apa kamu ini,mana mungkin aku menikah tidak mengundang kalian bukan"jawab sela.


"Jadi kekasih mu nona"Ucap pegawai itu dengan tersenyum menggoda sela.


"Apaan sih,emang siapa yang kalian maksud?"Tanya sela lagi yang benar benar tidak tau jika yang di maksud pegawai tersebut adalah pria tadi yang mengantar nya, brian.


"Tentu saja yang mengantar anda tadi sekertaris sela"Jawab nya lagi.Seketika sela yang mendengar hal itu seketika tersenyum,tapi langsung berubah ekspresi seperti tadi.


"Ah kalian ini, sudah sana bekerja kembali, jangan membahas itu lagi"Ucap sela mengalihkan pembicaraan.


"Semangat bekerja untuk kalian semua"Lanjut nya melangkah pergi ke pintu lift para pekerja dan pegawai perusahaan.


"Semangat juga untuk mu sekertaris sela"Jawab pegawai lain yang hanya di angguki kecil dari sela sebelum menekan lantai lift.


Memang sela sangat dekat dengan para pegawai perusahaan daraga ini walaupun dirinya masih terbilang baru, bukan hanya cantik,tapi dia juga sangat ramah dan baik kepada sesama pekerja di sana, mangkanya dia sangat di sukai oleh semuanya.


Sela yang sudah sampai di ruangan nya langsung menyapa pandi yang sudah duduk di meja kerjanya sendiri dengan mengerjakan pekerjaan nya, dengan di jawab ramah oleh pandi.


"Selamat pagi pan"Sapa sela tersenyum. Entahlah ini pagi atau siang, dirinya juga tidak tau.


"selamat pagi juga sel,tumben kesiangan, kenapa?"Tanya pandi sedikit penasaran melihat sela sebentar.


"Iya,apa aku terlalu kesiangan"Ucap sela.


"Tidak,kau tepat waktu"Ucap pandi melihat arloji di tangan nya,yang tertera pas jam 9:00 wib seperti yang di janjikan.


"Haha, iya"Ucap sela tertawa kecil,dan duduk di mejanya kerjanya.


Mereka berdua akhirnya mengerjakan pekerjaan mereka masing-masing dengan tenang dan tanpa suara,hanya terdengar ketikan dari leptop oleh jari mereka yang terus menari nari di sana.


Tringgg'suara telepon perusahaan yang terhubung di meja sela,dan langsung mengangkat nya.


"Sekertaris sela,ada seseorang dari perusahaan nugraha yang ingin bertemu dengan tuan kenzo"Ucap sang penelepon,yang ternyata represionis yang berada di satu perusahaan dengan nya.


Karna jika ingin menemui sang atasan,di haruskan untuk membuat janji pertemuan terlebih dahulu.


Sela yang mendengar itu langsung membuka jadwal sang atasan,dan ternyata tidak tertera janji pertemuan dengan perusahaan nugraha.


"Bilang saja padanya, jika tak ada janji terlebih dahulu tidak bisa di temui"Ucap sela.


"Baik"Jawab nya.


Sekertaris itu pun memberitahukan Kembali apa yang sering dia katakan kepada seseorang yang ingin menemui sang atasan tanpa menutup telepon ya.


"Nona, sebaiknya anda membuat perjanjian temu dulu, tuan kenzo sepertinya sedang sibuk"Ucap nya memberitahu dengan sopan.


"Tapi ini sangat penting"Ucapnya yang ternyata salsa.


Sela yang memang mendengar percakapan mereka berdua begitu Kaget Ketika mendengar suara sang kakak.


"Astaga, Kenapa aku bisa lupa jika perusahaan nugraha adalah perusahaan paman"Ucap sela pelan.


"Siapa,apa ada masalah?"Tanya pandi yang tak sengaja melihat sela.


"Tidak ada,hanya ada salah satu perusahaan yang di ingin bertemu tuan kenzo,tapi belum membuat janji pertemuan"Jawab sela yang hanya di jawab"oh"ria oleh pandi.


"Mba,bilang padanya,jika ingin bertemu,dia bisa ketika jam dua siang nanti"Ucap sela ke sang represionis yang mendengar nya.


Sang represionis pun menyampaikan pesan sela kepada nona di depannya yang akhirnya di setujui oleh-nya setelah beberapa kali di bujuk agar jam dua saja.


"Baiklah, dimana tempat pertemuan nya"Ucap salsa.


"Di restoran xx nona"Jawab nya setelah mendengar jawaban sela di telepon.


"Hemm"Gumam Salsa dan berlalu pergi ke luar perusahaan.


"Sudah sekertaris sela"Ucapnya di telepon.


"Iya"Jawab sela dan mematikan teleponnya dengan memasukkan daftar pertemuan tersebut.


Sela yang sempat melihat pandi yang begitu fokus melihat leptop nya seketika penasaran,dan langsung bertanya.


"Apa ada proyek baru sehingga kau begitu serius seperti itu?"Tanya sela menghampiri meja pandi.


"Iya,dan ini tidak perlu kau tau"Jawab pandi sambil menutup laptopnya tanpa mematikan nya.


"Pandi, jika ini masalah perusahaan,tentu saja aku harus tau"Ucap sela.


"Eh, maksud nya bukan, makanya kau tidak boleh tau"Jawab pandi.


"Sudah sana,kerjakan pekerjaan mu, kenapa masih disini"Ucap pandi mendorong sela ke arah mejanya.


"Kau berani mengusirku"Ucap sela menatap pandi dengan berusaha setajam mungkin.


Pandi yang di tatap seperti itu menatap nya balik, dengan memangku wajahnya menggunakan satu tangan kanannya.


"Jangan menatap ku seperti itu,kau sudah sangat cantik,jika cantik mu terlewat batas,aku bisa saja mencintaimu,apa kau mau seperti itu"Ucap pandi bercanda dengan sedikit tertawa kecil ketika mengatakan nya.


"Aku memang cantik dari lahir,apa kau mau cantik juga sepertiku"Jawab sela percaya diri dengan mengedipkan sebelah matanya ke arah pandi.


Membuat pandi yang melihat nya seketika bergidik ngeri, seperti sudah membayangkan jika dia menjadi seorang perempuan saja.


"Hidih,mana mau, udah ganteng gini juga"Ucap pandi.


"Oh iya, dimana tuan kenzo, dari pagi perasaan tak terlihat?"Tanya sela mengingat dari tadi dia datang,dia tak melihat nya, padahal kan dia masuk sudah kesiangan.


.


.


.


Bersambung 🍁


Tidak terasa waktu terus berjalannya,dan sekarang sudah masuk ke bulan yang di tunggu tunggu oleh kita,Selamat menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H semuanya 🤗