Little My Wife

Little My Wife
Pasti kau masuk angin



Bab 76


.


.


.


Dan benar saja, sepulang dari Rumah Haikal dan Amara, Victor dan Nasywa bergumul kembali dalam syahdunya malam yang larut. Seakan tak mau melewatkan semalam saja, Victor sangat betah sekali menggagahi wanita muda yang sekarang menjadi istri sahnya.


Nasywa pun juga demikian, walau saat pertama diterjang milik Victor Nasywa selalu merasakan sedikit perih, namun rasa nikmat tak bisa dipungkiri olehnya, Hingga Meski Lelah melanda, Nasywa dengan senang hati melayani pria dewasa yang berstatus suaminya itu.


Pergulatan berlangsung tak hanya hitungan menit, Victor mengulang dan mengulang seolah tak memiliki rasa lelah sedikitpun. Nasywa hanya mampu memejamkan mata seraya mengeluarkan suara-suara indah yang memenuhi seisi kamar temaram itu.


.


.


Pagi hari, Seperti biasa akibat kelelahan melayani Victor, nasywa akan tertidur sampai siang. dan Victor tak mempermasalahkan itu. Victor segera turun guna menyiapkan sarapan untuk istrinya.


Dan menu kesukaan Nasywa lah yang selalu dibuat oleh Victor. Tak lupa susu juga sudah Victor siapkan dimeja.


Selesai menatap makanan, Victor kembali kekamar guna mengajak sang istri untuk sarapan. Entah akan bangun atau tidak, karna Nasywa benar-benar terlihat cukup lelah.


Namun sesuatu yang mengejutkan, Tiba dikamar Victor tak melihat Nasywa diatas ranjang. Malah mendengar suara dikamar mandi.


Buru-buru Victor berlari kekamar mandi.


"uuueekkk...uueeekkk.."


"Baby.. Kau kenapa ??" Victor segera menyangga tubuh Nasywa dari belakang saat Nasywa terlihat lemah sekali.


"Hubby.. Aku muntah terus dari tadi.. Tubuhku lemah sekali.."Balas Nasywa dengan nafas tersengal-sengal.


"Ya Tuhan.. Pasti kau masuk angin.. Masih mual ??" Victor nampak begitu kawatir.


Nasywa terlihat menggangguk pelan.


"Sudah tidak apa-apa.. Tenang ya, aku disini.."Victor mendekap tubuh Nasywa dari belakang.


"Hubb.. Uuueeekkk...uuuueekkk..."Belum selesai Nasywa hendak bicara, kembali ia memuntah kan semua isi perutnya.


Wajahnya menjadi pucat sekali. Hal itu membuat Victor bertambah kawatir.


"Sayang.. Ini terlalu berlebih, kita kedokter ya ??"ajak Victor.


Nasywa menggeleng pelan. "Tidak mau..Bantu aku membersihkan badan saja.."


"Tapi sayang..-"


Victor pun akhirnya mengalah.


Dengan telaten Victor mengangkat tubuh Nasywa dan memasukkannya didalam bak mandi.


Setelan air hangat dinyalakan oleh Victor, dengan sigap pula Victor mulai membasuh tubuh Nasywa.


Nasywa hanya bisa pasrah. Ia sangat lemas sekali.


Victor begitu telaten dan cekatan membersihkan tubuh Nasywa. Tak mau membuat istrinya kedinginan, Victor segera menyudahi memandikan Nasywa.


Victorpun hendak mengangkat tubuh Nasywa. Namun Nasywa segera bersuara. "hubby.. Kau bisa basah jika mengangkatku.."


"hanya basah tidak masalah. aku tidak tega membiarkanmu berjalan dengan badan lemah seperti ini.."balas Victor yang dengan perlahan mengangkat tubuh Nasywa untuk dibawa kembali kekamar.


Sofa menjadi tujuan Victor. Nasywa nampak ia baringkan disana, Buru-buru Victor mengeringkan tubuh Nasywa dengan Handuk. Victor benar-benar sangat perhatian sekali. Nasywa yang lemah sampai bisa tersenyum tipis melihat betapa sang suami sangat sigap disaat ia sakit seperti ini.


"Aku buatkan Teh hangat ya ?? kau tunggu disini.."Ucap Victor sesaat setelah selesai memakaikan baju untuk Nasywa.


Nasywa menggangguk patuh.


Victor nampak cepat berjalan keluar. Ia pun berlari menuju dapur, membuatkan Teh hangat dan juga membawa sarapan sekalian.


.


.


"Minum dulu.."Victor membantu Nasywa minum teh hangat buatannya.


"Bagaimana ?? Lebih baik ?? Aah, aku olesi minyak angin ya.."Victor berlari menuju laci dan mengambil minyak angin. Nasywa patuh sekali saat Victor mengolesi perut punggung dan leher Nasywa dengan Minyak angin.


"Terima kasih hubby.."Ucap Nasywa dengan lemah.


"Sarapan dulu ya.. Kau terlihat pucat sekali.."Tawar Victor.


Nasywa menggangguk setuju. Ia tidak mau membuat suaminya kecewa.


Victor mengambil sepiring nasi dan dua lauk kesukaan Nasywa.


Suapan pertama mendarat sempurna dimulut Nasywa. Dan..


uueeekkkk !!!


.


.


.