Little My Wife

Little My Wife
Masak bekal



Bab 28


.


.


.


Ani hanya bisa menatap nanar kepergian mobil Victor. Semangat paginya seolah hilang seiring dengan ucapan Victor barusan.


"Victor benar-benar akan mempertahankan pernikahannya ?? Kenapa hatiku yang nyeri ??" Gumam Ani sendiri.


.


.


Victor mengantar Gea terlebih dahulu kerumah Haikal karna memang mereka akan kembali keJakarta pagi itu juga.


Terlihat sopir sudah mulai memasukkan beberapa barang mereka.


Saat Victor dan Gea turun dari mobil bersamaan dengan Haikal dan Amara yang juga keluar dari rumah.


"Nah.. Itu mereka.."Ucap Amara.


Gea berlari kecil menuju sang Daddy dan mencium adik laki-lakinya.


"Apa aku terlambat ??" tanya Victor saat sudah dekat.


"Tentu saja. tadi aku berniat akan keapartemenmu."balas Amara dengan candaanya.


"Maaf ya,.."ucap Victor.


"Kau bicara apa Vic, Kami terbang pukul 10 nanti. Kau sama sekali tidak terlambat."Sanggah Haikal.


"Mommy kita langsung pulang ya ??" Tany Gea.


"Iya sayang. tiketnya sudah dipesan Daddy dari kemarin sayang jika hangus. Daddy juga harus bekerja."Tutur Amara.


"Oh ya Vic. Kau sudah mengajak Gea bertemu Ani ?? Kemarin Ani menanyakan Gea." Tanya Amara.


"Tadi Gea udah ketemu aunty Ani. Dia sudah sembuh mom."Gea membalas.


"Syukurlah. Aku fikir kau tidak membaca pesanku Vic, karna tidak ada balasan sama sekali." Ucap Haikal.


Victor hanya tersenyum tipis. "Aku kekantor dulu" pamit Victor.


"Iya. Terima kasih sudah mengantar Gea.."Balas Haikal.


"Vic, kau tidak mampir sarapan ??" tawar Amara.


"Kenapa Victor jadi seperti itu ya ??" amara menatap Haikal.


"Itulah perubahan dia sekarang."Timpal Haikal yang segera masuk kedalam mobil juga. Gea pun mengekor sang daddy agar bisa bermain dengan Adiknya.


.


.


Nasywa yang sudah selesai beres-beres rumah merasa sedikit jenuh. Ingin keluar, tapi kemana ?? Nasywa bahkan belum punya kenalan atau teman dikota itu.


Karna bosan yang melanda, Nasywa memilih menyalakan televisi. Dan sangat kebetulan sekali, Ditelevisi ada info tentang melayani suami.


"Apa-apaan ini ?? Kenapa acara seperti ini ditayangkan ??" gumam Nasywa. Ia kemudian mengganti chanel.


beralih pada Acara memasak, dan hostnya menyarankan masakan untuk bekal suami juga.


Nasywa baru fokus disini. Memperhatikan tips agar masakan terlihat enak untuk suami.


"Benarkah kata orang itu ?? Memang harus ya istri masak bekal untuk suami ??"Nasywa bertanya pada dirinya sendiri.


"Kenapa sampai selingkuh segala !!? Masa hanya gara-gara makanan sampai selingkuh !!!" omel Nasywa sendiri.


Entah mengapa Perasaan nasywa malah tak karuan setelah melihat berita ditivi. Tak ingin dibuat kesalnya bertambah, Nasywa segera mematikan tivi itu dengan wajah masamnya.


"Sialan !! Gara-gara acara itu malah perasaanku tidak enak begini !!" Gerutu Nasywa.


"aku bisa masak kok !! Lihat saja !!" Nasywa berkacak pinggang memarahi televisi yang sudah mati itu lalu segera melangkah menuju dapur.


Dengan bantuan buku resep Nasywa membuat menu makanan yang sedikit simple tapi cukup enak jika dilidah.


Sunggingan senyum sesekali terbit dari ekspresi Nasywa saat satu menu berhasil ia buat.


Hampir satu jam Nasywa berkutat didepan meja dapur, dan akhirnya dua menu sederhana sudah siap dan lengkap didalam kotak makanan.


"Beres.. Huh, tidak sesulit menggoreng ikan.. Hi..hi..hi.."Tawa Nasywa sendiri.


Nasywa melirik jam dinding yang sudah menunjukan pukul 11.00.


"Ok. Pas sekali waktunya, mandi dulu langsung nganter bekal.."Nasywa buru-buru melepas celemek yang ia kenakan dan berlari kecil menuju kamarnya.


Gadis muda itu terlihat begitu bersemangat guna mengantar makan siang untuk Victor, suaminya dikantor.


.


.


.