Little My Wife

Little My Wife
Tidak usah masak



Bab 10


.


.


Sore hari Ani sudah kembali setelah bekerja beberapa jam dikantor. Benar saja, Gabriel sudah tidak ada diapartemen setelah Ani memantau Wisnu Yang menyiapkan party untuk semua karyawan Horison Group.


.


.


Saat Ani kembali Nasywa tengah sibuk didapur, seraya fokus pada ponselnya.


"Dia memberi resep tapi secukupnya. Memang aku tau secukupnya itu seberapa !!?" Gerutu Nasywa memarahi ponselnya.


"Dan ini, Sesuai selera !! Seleraku apa saja suka. Lalu bagaimana !!?" Nasywa berkacak pinggang seraya mengambil beberapa bahan makanan yang ada dikulkas.


Ani yang melihat itu sedikit tertawa kecil lalu menghampiri Nasywa.


"Tidak usah masak Nasy."tegur Ani.


"Oh.. Bibi sudah pulang ??"Nasywa melirik kebelakang Ani. Ani sampai mengerutkan alisnya saat Perhatian Nasywa teralihkan.


"Paman itu tidak ikut pulang ??" tanya Nasywa.


"Tentu saja tidak.."Ani meletakkan tas dan duduk didepan mini bar meneguk air dingin hingga tandas.


"Kok begitu ?? Katanya ini rumah dia.."Nasywa turut duduk disisi Ani.


"Rumah pribadi, Dia tinggal diapartemen yang sama sepert kita tinggal."Balas Ani.


"Benarkah ??" Nasywa begitu terkejut. Ani hanya mengangkat bahu dengan santai.


"Bibi, aku mau buat makanan ini. Bantu aku ya .."Nasywa Menunjukkan sebuah resep pada Ani.


"Tidak usah masak."Ani merampas ponsel Nasywa.


Sembari tersenyum, Ani menambahkan kata "Nanti Ada party diApartemen."


"Benarkah ?? Wah.. Sudah lama aku tidak ikut party."Nasywa kegirangan.


"Tapi ingat. Disana semua isinya orang dewasa. Kau tidak boleh macam-macam ya.."pesan Ani.


"Ok !!" Nasywa mengangkat tangan dengan senyum sumringah. Ani turut Tersenyum.


.


.


.


.


Dengan Gaun Pendek pilihannya, Nasywa begitu anggun dan memperlihatkan dia muda diantara yang lain.


Apalagi beberapa, Ada yang berpakaian begitu seksi. Iya, tidak ada larangan karna Wisnu tidak membuat peraturan apapun.


"Wah.. Bibi.. Ini pesta yang sangat aku suka.."ucap Nasywa.


"Suka bagaimana !!?? Awas saja nanti aku bertemu Wisnu, bagaimana ia membuat Hallroom menjadi sebuah Bar."Omel Ani seraya mengedarkan pandangannya.


Tepat dipintu masuk, Ani bisa melihat Victor yang terlihat keren dengan setelan kemeja hitam favoritenya.


Baru saja Ani hendak menghampiri, Terlihat Wisnu sudah menarik Victor agar bergabung dengan para pria yang lain.


"Bu Ani kenapa masih disini ?? Ayo kita berkumpul dengan Pak Victor."Tegur salah satu karyawan hingga membuat Ani terkejut.


"Ahh.. Iya, Emm kita barengan ya ??" Balas Ani.


"Tentu saja. Marilah buk, ini pesta anda loh.."Kedua karyawan itu menggandeng tangan Ani membawa wanita itu bergabung bersama para pria.


Victor terlihat enggan saat Wisnu memberikan minuman alkohol padanya. Sejak tadi pula Victor hanya duduk dan memperhatikan sekeliling. Namun perhatian Victor malah terfokus pada Gadis mungil yang asik berjoget ria dengan senyum lebar dibibirnya.


Tanpa sadar sudut bibir Victor terangkat melihat kelucuan gadis kecil itu.


Hingga Victor tak sadar jika Ani sejak tadi sudah dihadapannya.


"Vic.. Ada Ani tuh.."Wisnu menepuk pundak Victor.


pandangan Victor langsung teralihkan dan segera menatap tajam Wisnu. "Lalu kenapa ??"


"Ya diajak ngobrol dong !!? Minum-minum kek.."Balas Wisnu yang tertawa lepas bersama yang lain.


"Aku benar-benar menyesal memberimu kebebasan Wisnu !!"Gerutu Victor.


"Iya.. Dia membuat pesta anak muda seperti ini.."tambah Ani.


"Kau juga tidak suka ??" Tanya Victor.


"Kau kenal aku sudah lama kan ?? Bahkan Amara akan marah jika tau aku berada didepan minuman Alkohol seperti ini.."Tutur Ani dengan melipat kedua tangannya.


.


.


.